Friday, 14-Oct-2005 9:54 PM  



     Rencana Pengembangan
     Riwayat Jurusan
     Evaluasi Program
     Lingkungan Eksternal
     Struktur Organisasi 


     Pendahuluan
     Matakuliah Wajib
     Matakuliah Pilihan
     Peraturan Akademik


     Rencana Strategis


     Biologi Dasar
     Genetika
     Zoologi
     Botani
     Mikrobiologi
     Lingkungan dan Kelautan
     Terpadu


    

   
  >> PROFIL JURUSAN BIOLOGI F. MIPA UNHAS


Pendahuluan
Rencana Pengembangan Jurusan Biologi
Riwayat Jurusan Biologi/Program Studi Biologi
Rencana Pengembangan Jangka Panjang
Lingkungan Eksternal
Evaluasi Program Akademik
Struktur Otganisasi F. MIPA UNHAS dan Program Studi Biologi
Organisasi di Jurusan Biologi

Halaman 2
ke halaman [1] [3]

    >> Evaluasi Program Akademik
    A. Pendidikan
[Lulusan] [Proses Belajar Mengajar] [Mahasiswa] [Kurikulum] [Program Layanan Internal]
 
Lulusan

Lulusan yang dihasilkan sejak tahun 2000 adalah 144 orang dengan jumlah rata-rata pertahun 30 orang. Lulusan terbanyak dicapai pada tahun akademik 2002/2003 sebanyak 46 orang. Profil lulusan berdasarkan tahun lulus dan IPK diuraikan pada Tabel 5. Lama studi mahasiswa yang dapat diselesaikan rata-rata 68,18 bulan. Mahasiswa yang dapat menyelesaikan studi lebih dari 5 tahun masih cukup tinggi sekitar 75 %. Sedangkan yang dapat menyelesaikan studi antara 4 – 4,5 tahun hanya 8,33 %.

Secara umum dapat dikatakan PS Biologi belum mampu meluluskan mahasiswa sesuai rencana kurikulum yaitu masa studi antara 4 – 4,5 tahun. Hal ini terkait dengan lamanya waktu penyelesaian tugas akhir rata-rata 1 tahun.

IPK lulusan cenderung fluktuatif, dengan IPK lebih dari tiga sebesar 52,08 %. Hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu modal dasar untuk menunjukkan kemampuan akademik dan kompetisi di pasar kerja. Dari Informasi yang diperoleh (iklan, alumni, pengguna lulusan) IPK lulusan lebih dari tiga sering dijadikan syarat penerimaan tenaga kerja.

Pada penelusuran alumni diperoleh data waktu tunggu sebelum memperoleh kerja rata-rata 10,1 bulan, dengan waktu tunggu tertinggi pada 6 – 12 bulan sekitar 43,22 %,.

Dari 144 alumni PS. Biologi, sebanyak 81 orang yang terdata dan telah bekerja. Alumni yang bekerja dan telah terdata tersebut tersebar pada instansi negeri dan swasta dengan sebaran yaitu pada sektor pendidikan 28,12 %, Industri 18,75 % dan Jasa 21,87 %. Sedangkan yang bekerja pada instansi pemerintah non pendidikan 7,81 %, dan pada sektor lain sekitar 23,44 %.

Dari angket yang disebar tersebut dan wawancara langsung pada alumni diketahui bahwa gaji pertama lulusan PS. Biologi berkisar antara Rp 500.000,- sampai Rp 1.000.000,- dengan rata-rata Rp 785.000,-. Kemampuan kompetisi alumni PS Biologi dengan alumni program studi dari Universitas lain di pasar kerja masih sukar diukur dan dipantau, hanya dengan mengandalkan angket, demikian pula dengan besarnya gaji yang diterima.

[kembali ke atas] [kembali ke awal]


  Proses belajar-mengajar

Rata-rata jumlah peserta mahasiswa untuk setiap mata kuliah wajib adalah sekitar 45 - 50 orang, ini sesuai dengan jumlah mahasiswa yang masuk pertahun ditambah mahasiswa yang mengulang. Waktu yang digunakan untuk menyelesaikan seluruh mata kuliah wajib dan pilihan adalah antara 3,5 sampai lebih 5 tahun.

Waktu penyusunan skripsi rata-rata lebih dari 7 (tujuh) bulan, yang dihitung sejak Surat Keputusan pembimbing skripsi dikeluarkan hingga yang bersangkutan dinyatakan lulus dalam ujian sidang. Secara kuantitatif produktivitas di PS. Biologi relatif tinggi dimana hampir 85% mahasiswa yang terdaftar dapat mencapai sarjana dalam kurun waktu 4 (empat) sampai lebih 5 (lima) tahun studi. Sisanya, 15% relatif dikategorikan sebagai “Droup Out” (DO) meskipun sebenarnya mahasiswa tersebut pindah ke fakultas lain (6,19 %) dan selebihnya berhenti antara lain karena sakit, berumah tangga (6,64%). Sedangkan mahasiswa DO akibat ketidak mampuan akademik sebanyak 0,88% (Tabel 16).

Dari hasil angket yang disebarkan, umumnya mahasiswa kurang puas dalam mengikuti perkuliahan oleh karena kurangnya sarana penunjang kuliah seperti buku ajar, diktat, hand-out, modul. Begitu pula masih banyak dosen PS. Biologi yang mengandalkan pemberian materi kuliah dalam bentuk catatan pada saat kuliah. Selain itu dosen cenderung tidak menggunakan referensi yang mengikuti perkembangan ilmu (relatif banyak yang menggunakan referensi berumur lebih dari 20 tahun dan bertaraf nasional). Hal tersebut merupakan dampak negatif dari kurang tersedianya buku teks yang dianjurkan di perpustakaan. Ketidak puasan mahasiswa juga disebabkan oleh minimnya media pembelajaran yang tersedia, peralatan praktikum dari segi kualitas dan kuantitas kurang memenuhi standar pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut PS. Biologi menempuh berbagai langkah :

  • Praktikum dari matakuliah tertentu dilakukan secara berkelompok, demonstrasi untuk mengatasi kekurangan peralatan yang dibutuhkan.
  • Menganjurkan penggunaan buku ajar, diktat dari perguruan tinggi lain yang memiliki reputasi terbaik
  • Penelitian Skripsi dianjurkan untuk melakukan pada Program Studi lain dalam lingkungan Unhas atau ke lembaga penelitian di luar Unhas.
  • Topik penelitian diarahkan pada penelitian dasar atau aplikatif yang peralatannya dimiliki oleh PS. Biologi.

Kemampuan bahasa Inggeris mahasiswa PS Biologi dievaluasi melalui pra-TOEFL yang dilaksanakan di lingkungan sendiri. Jumlah mahasiswa yang mengikuti tersebar pada 5 angkatan (angkatan 1998-2001). Hasil pra-TOEFL tersebut menunjukkan bahwa angkatan yang lebih muda (1999 -2000) cenderung memperoleh nilai pra-TOEFL yang lebih tinggi (> 500) yaitu berkisar antara 6 – 8%. Sedangkan angkatan 1997 dan 1998 tidak ada yang memperoleh nilai pra-TOEFL > 500. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan berbahasa Inggeris tidak meningkat seiring dengan lama kuliah mahasiswa PS Biologi. Mahasiswa PS. Biologi dari kuesioner (125 mahasiswa) yang disebarkan diperoleh data sebanyak 64,8% yang telah mengikuti kursus. Mahasiswa yang telah mengikuti kursus bahasa Inggeris didominasi oleh angkatan 2002 dan 2001.

Dua tahun terakhir PS. Biologi mulai melaksanakan dialog akademik yang melibatkan sebagian besar staf dosen dan pegawai PS. Biologi. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan masukan kepada staf dosen, staf administrasi dan Pimpinan Jurusan dan Fakultas (Pembantu Dekan I) untuk meperbaiki proses akademik dalam hal kualitas pelayanan dan kinerja staf. Demikian pula digunakan untuk memberikan informasi tentang kebijakan yang ditetapkan oleh PS. Biologi dalam rangka penyelenggaraan proses pembelajaran dan evaluasinya. Selain itu PS. Biologi mulai semester Awal 2003/2004 telah memberlakukan Peraturan Seminar I, II, dan Ujian/Sidang Sarjana yang baru disusun.

Ketersediaan buku ajar sangat ditentukan oleh kemampuan dosen untuk mentransfer ilmu dalam bentuk tulisan. Penyajian informasi melalui buku ajar, diktat, hand-out, modul yang jelas dan sistematik akan turut mempengaruhi proses transfer informasi. Sampai saat ini, bahan ajar yang dihasilkan sangat terbatas dalam kuantitas maupun kualitas. Dari hasil angket diperoleh pula beberapa keluhan yaitu penguasaan metodologi pembelajaran oleh staf dosen masih kurang, dosen menagajar cenderung satu arah, pemberian umpan balik kurang terlaksana, si