You are hereFakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan

Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan


Sejarah Singkat
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan didirikan pada tanggal 27 Februari 1996 dengan 2 jurusan, yakni : Jurusan Ilmu Kelalutan dab Jurusan Perikanan. Jurusan Ilmu Kelautan terdapat 2 konsentrasi, yakni : Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut dan Konservasi Sumberdaya Hayati Laut. Jurusan Perikanan mempunyai 4 program studi yakni : Manajemen Sumberdaya Perairan, Budidaya Perairan, Pemanfaatan Sumberdaya
Perikanan dan Sosial Ekonomi Perikanan. Jumlah alumni sampai sekarang adalah 2139 orang.

Visi

FIKP Unhas adalah "Menjadi pusat pendidikan unggulan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut pada tahun 2018".

Misi

Untuk mewujudkan visi FIKP, maka dirumuskan misi FIKP, yaitu:

  1. melaksanakan pendidikan akademik dalam pengembangan sumberdaya manusia yang mampu mengelola sumberdaya pesisir dan laut;
  2. melaksanakan penelitian dan pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut;dan
  3. mengembangkan kemitraan dan sistem infomasi IPTEK kelautan dan perikanan.

Tujuan Pendidikan
1. Jurusan Ilmu Kelautan

1.1. Konsentrasi Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut

Tujuan umum adalah menghasilkan sarjana yang mampu mengeksplorasi sumberdaya hayati laut untuk menunjang optimalisasi pengelolaan wilayah pesisir dan laut. Sedangkan tujuan khususnya adalah : (1) Pengembangan kepribadian dan interaksi ilmiah; (2) Penemukenalan potensi sumberdaya hayati laut; (3) Estimasi potensi sumberdaya hayati laut; dan (4) Pemetaan potensi sumberdaya hayati laut.

1.2. Konsentrasi Konservasi Sumberdaya Hayati Laut

Tujuan umum adalah menghasilkan sarjana yang mampu mengkonservasi sumberdaya hayati laut untuk menunjang pemanfaatan berkelanjutan. Sedangkan tujuan khususnya adalah : (1) Pengembagan kepribadian dan interaksi ilmiah; (2) Pengelolaan kawasan konservasi; (3) Rehabilitasi habitat; dan (4) Penangkaran biota laut.

2. Jurusan Perikanan

2.1. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan

Tujuan umum adalah menghasilkan sarjana yang mempunyai kemampuan spesifik dalam pengelolaan sumberdaya perikanan pantai. Sedangkan tujuan khususnya adalah : (1) Pengembangan kepribadian dan interaksi ilmiah; (2) Analisis potensi sumberdaya hayati perairan; (3) Penentuan bentuk teknologi pemanfaatan sumberdaya hayati perairan; (4) Pelestarian fungsi perairan; (5) Evaluasi efek aktifitas manusia terhadap sumberdaya hayati perairan; dan (6) Pembuatan program restorasi perairan yang terdegradasi.

2.2. Program Studi Budidaya Perairan

Tujuan Umum adalah menghasilkan sarjana yang mempunyai kemampuan spesifik dalam pengelolaan sumberdaya perikanan pantai. Sedangkan tujuan khususnya adalah : (1) Pengembangan kepribadian dan interaksi ilmiah; (2) Mengembangangkan dan menerapkan ilmu dan teknologi pakan kultivan (organisme akuakultur) pesisir; (3) Rancang bagun prasarana dan sarana akuakultur pesisir; (4) Pembenihan dan pembesaran kultivan pesisir; (4) Genetika dan pemuliaan kultivan pesisir; (5) Penanganan penyakit dan parasit; kultiren pesisir dan (6) Manajemen kualitas air untuk media kultivan pesisir.

2.3. Program Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan
Tujuan umum adalah menghasilkan sarjana yang terampil dan menguasai ilmu dan teknologi serta manajemen penangkapan ikan dan pengolahan hasil perikanan. Sedangkan tujuan khususnya adalah : (1) Pengembangan kepribadian dan interaksi ilmiah; (2) Mengembangangkan dan menerapkan ilmu dan teknologi; (3) Penguasaan IPTEK penangkapan ikan; (4) Penerapan IPTEK penangkapan ikan; (5) Penguasaan dan penerapan manajemen penangkapan ikan; (6) Penguasaan IPTEK pengolahan hasil perikanan; dan (7) Penerapan IPTEK pengolahan hasil perikanan.

2.4. Program Sosial Ekonomi Perikanan

Tujuan umum adalah menghasilkan sarjana yang berilmu dan berwawasan sosial ekonomi, serta mampu berkarya berdasarkan prinsip kewirausahaan. Sedangkan tujuan khususnya adalah : (1) Pengembangan kepribadian dan interaksi ilmiah; (2) Penguasaan aspek sosial ekonomi dan teknis usaha perikanan; (3) Penerapan prinsip kewirausahaan perikanan; (4) Pengembangan kewirausahaan perikanan; (5) Analisis aspek sosial ekonomi masyarakat pesisir; dan (6) Perumusan kebijakan pembangunan perikanan.