You are hereHak Paten Karya Riset Unhas Minim
Hak Paten Karya Riset Unhas Minim
Penerbitan Hak atas Kekayaan Intelektual atau HAKI terhadap karya-karya penelitian di Universitas Hasanuddin Makassar masih sangat minim jika dibandingkan dengan jumlah riset yang dihasilkan setiap tahun. Rata-rata hasil karya yang dipatenkan melalui Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia cuma 6-10 per tahun, sementara karya riset yang dihasilkan para peneliti Unhas dalam setahun bisa mencapai 100 lebih.
Sejumlah peneliti di Unhas, Selasa (2/9), menyebutkan, minimnya penerbitan HaKI terhadap karya riset di Unhas karena secara institusional belum ada upaya serius untuk mengajukan secara kolektif ke Dephukham. Mereka tak mendapatkan sosialisasi dari Sentra HaKI Unhas.
Tak sedikit yang mengurus sendiri karyanya ke Dephukham di Jakarta dengan merogoh dana pribadi. Dr Ir Fujaya Yushinta MSi, penemu met de budidaya kepiting cangkang lunak tanpa mutilasi, serta Dr dr Puji Astuti Taslim penemu protein suplemen ikan gabus, misalnya terpaksa bolak-balik ke kantor Dephukham di Jakarta untuk mengurus hak paten mereka . Prof Dr Ir Baharuddin Patandjengi, penemu metode pembenihan kentang dengan eroponik, juga bersiap-siap menempuh hal serupa.
"Kami takut hasil karya kami dicaplok oleh peneliti luar negeri, atau bisa jadi juga peneliti dari kampus lain. Lebih baik, kami mengurus sendiri walau harus keluar ongkos penerbangan ke Jakarta-Makassar," ujar Yushinta.
Biaya penerbangan itu di luar biaya pendaaftaran di Dephukham. Untuk karya kategori biasa, dibutuhkan biaya pendaftaran Rp 575.000. Untuk kategori sederhana Rp 475.000. Biaya pemeriksaan substantif Rp 2 juta.
Rektor Unhas mengakui Prof Dr dr Idrus Paturusi mengakui minimnya karya peneliti Unhas yang dipatenkan. Ia berjanji mengoptimalkan pengajuan HaKI agar Unhas tidak dianggap mandul dalam hal riset. "Bisa jadi karena minimnya perolehan hak paten, peneliti Unhas kurang dikenal secara nasional. Padahal, kami sudah bekerja keras. Selama ini ini kami sudah berupaya meningkatkan jumlahnya dari biasanya 6 menjadi lebih dari 10 per tahun," kata Idrus.
Dalam Buku Kumpulan Abstrak Penelitian Lembaga Peneli tian Unhas 2006-2007 tercantum tak kurang dari 138 karya. Kepala Humas Unhas M Dahlan Abu Bakar mengatakan, rata-rata sejumlah itulah hasil riset dari Unhas per tahun.
