You are herePendidikan Dokter Rebut Peminat Terbanyak Jalur Undangan

Pendidikan Dokter Rebut Peminat Terbanyak Jalur Undangan


By dradm11 - Posted on 22 February 2012

Hingga data Selasa (21/2), dari 512 pelamar Universitas Hasanuddin, Program Pendidikan Dokter merebut peminat teratas  yang dipilih peserta melalui Jalur Undangan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)  tahun 2012 yang dibuka 1 Februari dan berakhir 8 Maret 2012.  Sebanyak 132 pelamar juga ‘meminang’ untuk memperoleh beasiswa bidikmisi.

Pendidikan Dokter mencatat 115 pelamar dengan 77 pelamar yang menempatkannya sebagai program studi (prodi) pilihan pertama, 6 peserta menempatkan pada pilihan kedua dengan PTN pilhan Unhas.  Sementara 28 peserta lainnya menempatikan program studi pertama dan 4 peserta pada  program studi kedua dengan Unhas sebagai PTN pilihan kedua. Sebanyak 14 pelamar lainnya dikategorikan ‘meminang’ program beasiswa bidikmisi.
Urutan kedua peminat terbanyak diperoleh Program Studi Farmasi dengan total 87 pelamar dengan rincian 37 peserta yang menempatkannya sebagai prodi pertama dan Unhas sebagai PTN pilihan pertama. Sedangkan 17 peserta lainnya menempatkannya sebagai prodi pilihan kedua. Unhas sebagai PTN pilihan II, dipilih sebagai prodi pertama oleh 22 peminat dan 11 lainnya sebagai prodi pilihan kedua. Sebanyak 19 peserta lainnya tercatat sebagai pelamar beasiswa bidikmisi.
Prodi lainnya yang untuk sementara diminati banyak pelamar adalah (jumlah total) Akuntansi 53, Kesehatan masyarakat 69, Ilmu Keperawatan 50 , Ilmu Hukum 49, Manajemen 40, Pendidikan Dokter Gigi 34, Sastra Inggris 30, Piskologi 27.
 
Blacklist 14
Berdasarkan data yang dirilis Humas SNMPTN Pusat p[er 20 Februari lalu, jumlah sekolah yang sudah mendaftarkan siswanya melalui Jalur Undangan SNMPTN tercatat 28.250 sekolah dengan 6.008 siswa terdaftar. Jumlah terbanyak berasal dari Jawa Timur, 4.029 sekolah (1.031 mendaftar) , disusul Jawa Barat 4.005 sekolah (914 siswa mendaftar), Jawa Tengah 2.697 sekolah (775 siswa mendaftar), Sumatera Utara 2.420 (451 siswa mendaftar), DKI Jakarta 1.228 sekolah (332 mendaftar), Sulsel 1.155 sekolah (204 mendaftar),Banten 1.143 sekolah (198 mendaftar),dan Lampung 1.141 sekolah (161 mendaftar).
Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah sekolah yang mendaftar naik tajam. Tahun 2011 sekolah yang mendaftar 8.227 sekolah dengan persentase sekitar 73,00%. memasukkan daftar kelas 5565, memasukkan daftar siswa 5.322, memasukkan daftar nilai 4353, ,memfinalisasi rekomendasi dan pendaftaran selesai masing-masing 1.788.
Siswa yang direkomendasikan 119.435, membayar (biaya pendaftaran) 25.748, bidikmisi 5.227, mendaftar 13.223, dan final 12.002. Dari sekolah yang terdaftar itu, terdapat 14 yang di-blacklist (diberi sanksi), karena pada tahun sebelumnya melakukan kecurangan pada saat memasukkan nilai bagi para siswanya yang didaftar melalui Jalur Undangan SNPTN. Empat sekolah di antaranya terdapat di Sulawesi Selatan.
Sekretaris Eksekutif Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Andi Ilham Makhmud menjelaskan, sekolah-sekolah yang terkena blacklist tersebut sudah menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan mereka itu.
‘’Banyak sekolah yang bersurat ke MRPTNI yang menyampaikan permohonan maaf atas sanksi yang diberikan Panitia SNMPTNm’’ ujar Ilham Makhmud, Selasa (21/2).