You are hereUnhas Terima Usulan Keberlanjutan Program KKN Unhas

Unhas Terima Usulan Keberlanjutan Program KKN Unhas


By iqbal_sultan - Posted on 15 September 2012

Sebagai jalan untuk membicarakan keberlanjutan program KKN unhas kedepannya, Unhas menggelar Lokakarya KKN Unhas 2012 di Gedung IPTEKS Unhas, Sabtu (15/9).  Lokakarya ini dilaksanakan dengan tema Keberlanjutan KKN dalam Mengimplementasikan University Social Responsibility.

Acara ini dihadiri oleh mantan Rektor Unhas Prof. Dr. H. Achmad Amiruddin serta Prof. Dr. Basri Hasanuddin, MA, Prof. Dr. Ir. H. Sudirman, M.PI selaku ketua LP2M Unhas mewakili Rektor Unhas, Dr. Iqbal Sultan, M.Si. selaku kepala Humas Unhas, dekan dan wakil dekan I se-Unhas, Dosen pembimbing lapangan KKN Unhas, Kol. Inf. M. Shokir, S.E. selaku Asisten Territorial Kodam VII Wirabuana, Komandan Korem, Komandan Kodim,H. Tan Malaka Guntur selaku Ketua Bappeda Provinsi Sulawesi Selatan, Manager Pertamina Makassar, pimpinan beberapa bank BUMN dan swasta, serta para mahasiswa Unhas.

Acara lokakarya ini dibagi menjadi dua sesi seminar panel. Seminar panel I membicarakan KKN dari masa ke masa, eksistensi KKN unhas, kolaborasi mahasiswa dalam KKN, integritas perencanaan pembangunan daerah dan KKN serta KKN dan kearifan lokal. Sedangkan seminar panel II membicarakan mengenai eksistensi Corporate Social Responsibility masing-masing perusahaan dan kemitraan terhadap program KKN unhas serta pentingnya asuransi dalam pelaksanaan KKN. Sesi terakhir adalah sesi sidang komisi-komisi bidang akademik, program, dan keuangan.

KKN sebagai tanggung jawab sosial universitas akan menyentuh sendi kehidupan masyarakat. Melalui lokakarya ini setiap pihak memberikan usulan bagi keberlanjutan program KKN Unhas yang lebih baik kedepannya bagi masyarakat. Saat ini KKN unhas telah mencapai perkembangan yang pesat dengan adanya KKN regular serta KKN Internasional.

Dalam Lokakarya tersebut, Prof. Basri Hasanuddin sebagai menjelaskan tujuan KKN unhas sebagai personal development bagi mahasiswa, community development serta institutional development. Selain itu dirinya juga mengungkapkan pentingnya daya inovatif mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan KKN.  

“Agar masyarakat tidak mengalami kejenuhan akibat KKN dari berbagai Universitas yang masuk di desa, maka perlu pikiran inovatif mahasiswa untuk memungkinkan KKN dapat berlanjut dengan baik dan berhasil mencapai tujuannya”, ungkap prof Basri.

Ketua UPT KKN Unhas, Dr. Hasrullah mengungkapkan bahwa melalui lokakarya ini, pihaknya dapat menyusun rencana keberlanjutan KKN Unhas kedepannya berdasarkan usulan-usulan dari para peserta lokakarya tersebut.

“Melalui lokakarya ini, kita dapat mengetahui dan melakukan pemetaan terhadap KKN selanjutnya, jadi kita bisa lakukan pemetaan KKN Gel. 83 dimana dan apa temanya. Dalam hal ini pemetaan program dan juga sebenarnya pemetaan wilayah”, ungkapnya.

Melalui lokakarya tersebut Hasrullah berencana melakukan kerjasama dengan Departemen Lingkungan Hidup dan kemitraan dengan beberapa instansi lainnya.

Dalam lokakarya tersebut, mengenai kolaborasi TNI dan Unhas yang telah terjalin selama ini, M. Shokir mewakili Pangdam VII Wirabuana mengatakan bahwa pihaknya akan memfasilitasi apa yang telah diputuskan oleh pihak universitas selaku penyelenggara KKN. Pihak Kodam juga akan menerima dengan baik usulan kerjasama Unhas dan TNI dalam menyukseskan KKN.

“Melalui lokakarya ini saya berharap agar kolaborasi TNI dan mahasiswa dalam KKN Unhas dapat menjadi program permanen” tandasnya. (JP)