RAPAT PENGUKUHAN PENGURUS MRPTNI MASA BAKTI 2014-2016

Prof. Usman Rianse, Prof. Herry Suhardiyanto, dan Prof. Rochmad Wahab

Prof. Usman Rianse, Prof. Herry Suhardiyanto, dan Prof. Rochmad Wahab

Segera setelah terpilih menjadi Ketua MRPTNI masa bakti 2014-2016 di Makassar, Prof. Herry Suhardiyanto bersama sekjen dan bendahara, Prof. Usman Rianse dan Prof. Rochmat Wahab, mengundang seluruh anggota MRPTNI, para Rektor PTN di Hotel Sahid Jaya Jakarta Jumat tanggal 7 Maret 2014, untuk menyusun dan melengkapi struktur pengurus MRPTNI dan sekaligus mengukuhkannya. Pada rapat itu, sempat juga diperkenalkan Rektor Universitas Sulawesi Barat Dr.  Aksan Jalaluddin, yang baru saja dilantik oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Rektor PTN baru dan sebagai anggota baru MRPTNI serta Prof. Dr. Dwia Aries Tina sebagai Rektor terpilih Universitas Hasanuddin yang sementara menunggu pelantikan.

Pertemuan membahas tentang tugas MRPTNI kedepan, dan sekaligus mencoba menginventarisasi masalah-masalah yang dihadapi PTN dan yang menjadi tantangan pengurus yang akan datang. Para Rektor menyambut  baik susunan pengurus yang diajukan oleh Prof. Herry dan kembali berkomitmen menjadikan MRPTNI sebagai forum silaturahim antar rektor PTN dan mengharapkan dapat membantu pemerintah, khususnya direktorat jenderal pendidikan tinggi dalam melaksanakan berbagai tugas pemerintah kedepan.  Prof. Herry menghimbau kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar selalu melibatkan MRPTNI sebelum mengeluarkan kebijakan strategis yang melibatkan perguruan tinggi.

Struktur Pengurus MRPTNI tidak terlalu berbeda dengan susunan struktur sebelumnya. Hanya saja ada beberapa tambahan wakil sekjen agar setiap wakil sekjen dapat berkordinasi dengan paling sedikit dua bidang strategis. Personil pun tidak banyak yang berganti namun terjadi beberapa pergeseran posisi dibidang yang berbeda. Ketua MRPTNI mengusulkan agar setiap wakil sekjen dapat melakukan rapat kordinasi dengan masing-masing bidang  yang dibawahinya untuk mengusulkan program-program strategis bagi MRPTNI. (Sekretariat MRPTNI 2014)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Herry Suhardiyanto, Ketua MRPTNI 2014-2016

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof.Dr.Ir.Herry Suhardiyanto, M.Sc. terpilih sebagai Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) periode 2014-2016 dalam Rapat Musyawarah Anggota MRPTNI di Hotel Clarion Makassar, Ahad (2/3). Herry Suhardiyanto yang didampingi Sekjen Prof.Dr.Ir.Usman Rianse, Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari itu, menggantikan Prof.Dr.Ir.Idrus A Paturusi, yang menjabat Ketua MRPTNI periode 2012-2014.

Peserta Musyawarah dua hari itu secara aklamasi menunjuk Prof.Herry Suhardiyanto menjadi formatur tunggal bagi menyusun Kepengurusan MRPTNI 2014-2016. Namun Rektor IPB tersebut menunjuk delapan orang mendampinginya sebagai formatur. Ke-8 anggota itu masing-masing Rektor UNS, Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, UIN Malang,  Universitas Hairun,  Unsyiah, Rektor Unpatti, UNY Yogyakarta, UIN Semarang, dan Rektor IPB.

Ketua MRPTNI periode 2012-10`4, Idrus A Paturusi sebelum acara pemilihan dalam laporan pertanggungjawabannya menyebutkan, selama periodenya dilaksanakan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan semangat kebersamaan antar-PTN guna meningkatkan mutu dan integritas PTN. Melakukan koordinasi dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dan integrasi UN dalam SNMPTN. Membantu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merealisasikan program-program nasional yang strategis dan menjadi perguruan tinggi sebagai pilar perekat kebangsaan NKRI.

”Membangun sinergitas pemerataan mutu PTN melalui kegiatan pendampingan, asistensi, dan detasering antarperguruan tinggi yang sudah maju dan yang belum maju,” kata Idrus A Paturusi.

Dalam periodenya, Idrus juga bekerja sama networking dengan perguruan tinggi luar negeri melalui international conference, student mobility, credit earning, staff exchange, university visiting, dll. Mengupayakan status MRPTNI menjadi organisasi pendidikan tinggi yang berbadan hukum dan secara resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Juga menyempurnakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) MRPTNI sesuai dengan kondisi factual dan perkembangan di bidang pendidikan tinggi.

Sekretaris Eksekutif MRPTNI Ilham Makhmud menjelaskan, selama masa kepemimpinan Idrus A Paturusi dilaksanakan 9 kali rapat paripurna, 4 kali rapat Pengurus MRPTNI, 11 kali rapat Anggota, dan 9 kali konferensi dan seminar internasional.

”Rincian ke-33 kegiatan yang dilaksanakan MRPTNI selama periode Prof.Idrus A.Paturusi lengkap dalam laporan pertanggungjawabannya,” kunci Ilham yang tetap dipercayakan sebagai Sekretaris Eksekutif MRPTNI 2014-2016. ***

(M.Dahlan Abubakar, melaporkan dari Makassar)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

2nd JAPAN-INDONESIA RECTOR CONFERENCE

Upaya meningkatkan perluasan kerjasama perguran tinggi negeri dengan mitra universitas diluar negeri terus digulirkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui “Joint Working Group” (JWG)antar negara diberbagai belahan dunia. Tujuan JWG ini adalah untuk meningkatkan kapasitas  dan akses perguruan tinggi terhadap perkembangan ilmu mutakhir sebagai hasil-hasil riset inovative perguraun tinggi di luar negeri. Salah satu JWG yang baru saja dilaksanakan adalah 2nd Japan-Indonesia Confernce  di Universitas Gajah Mada Yogyakarta 13-15 Desember 2013. Conference ini merupakan wujud komitmen para rektor dari kedua negara pada konferensi pertama di Nagoya Uniersity Jepang, bulan November 2012 lalu yang menghadirkan dua pembicara kunci yaitu pimpinan perusahaan Toyota  Mr. Kodaira Noboyuri dengan Prof. BJ. Habibie, dimana pada kesempatan itu, Pak Habibie mendapatkan penghormatan Doktor Honoris Causa dari Nagoya University Jepang.

Konferensi kedua ini mengambil tema “Partnership in Bridging the Theory into Practices” dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama kolaborasi peguruan tinggi Jepang dan Indonesia dalam rangka meningkatkan kerjasama antar perguruan tinggi dengan pelaku industri di kedua negara. Konferensi ini juga menggelar beberapa paper hasil riset perguruan tinggi dan profil kerjasama antar perguruan tinggi Japan-Indonesia yang telah dan akan dilaksanakan kedepan.

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemdikbud, yang rencananya membuka konferensi ini, mendadak berhalangan hadir sehingga sambutan pembukaan beliau dibacakan oleh Rektor Universitas Gajah Mada, Prof. Dr. Pratikno, S.Soc.Sc. dan sekaligus mewakili Dirjen membuka konferensi dan didampingi oleh Sekjen Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, MSc yang sekaligus juga menyampaikan sambutan ketua MRPTNI. Pihak perguruan tinggi Jepang diwakili oleh President Nagoya University, Prof. Dr. Hamaguchi Michinari yang juga turut memberikan sambuatannya. Sekjen MRPTNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa konferensi ini dimaksudkan untuk mempertemukan berbagai displin ilmu dari perguruan tinggi kedua negara guna membangun kerjasaman diberbagai aspek dengan prinsip kesetaraan. Pertukaran ide yang konsisten sebagai implementasi kerjasama selama ini membuat hubungan perguruan tinggi Jepang dan Indonesia semakin langgeng dan panjang. Untuk itu diharapkan kerjasama ini terus berkelanjutan terutama dalam rangka menghadapi “Asian Economic Comunity 2015 yang akan datang. Sementara itu, Presiden Nagoya University menyampaikan bahwa tahun lalu di Nagoya University Jepang kita duduk bersama dalam konferensi pertama, membicarakan berbagai topik dan isu strategis dimana pada saat itu, kami dari perguruan tinggi di Jepang sangat terkesan dan berkomitmen melanjutkan konferensi ini hingga kita semua berada ditempat ini lagi. Abad 20 telah dilewati bersama dengan pengalaman yang panjang yang diwarnai oleh banyak kerjasama, tapi sekarang kita bersama-sama lagi menghadapi berbagai  isu global yang tentunya memerlukan kerjasama sinergi yang lebih intensif. Untuk itu, kami sangat menghargai dan berterima kasih atas pelaksanaan konferensi kedua ini, dengan harapan akan terus dilaksanakan dimasa-masa yang akan datang secara bergantian di kedua negara. Tidak satu pun diantara kita yang secara sendiri dapat menghadapi tantangan global dimasa yang akan datang. Kami telah banyak belajar tentang sisi Indonesia melalui berbagai kerjasama selama ini.

Konferensi dilanjutkan dengan pemaparan dari pembicara kunci; Bapak Heru Setiawan, Director of Planning, Investment and Risk management PT. Pertamina Indonesia dengan topik Pertamina New & Renewable Energy (NRE) Bussiness Development Strategy and Road Map yang menggambarkan berbagai strategi yang akan dilaksanakan oleh PT Pertamina dalam memenuhi “demand energy consumption” di Indonesia yang sangat membutuhkan riset inovative dari perguruan tinggi. Selanjutnya peserta konferensi di  bagi menjadi dua kelompok diskusi dimana paper para peserta dipresentasikan. Pada kelompok diskusi 1 disampaikan papaer dari Kyoto University, Prof. Kosuke MIZUNO, Tokyo University of Foreign Study Dr. Koji MIYAZAKI, Nanzan University, Prof. Dr. Mikihiro MORIYAMA, IPB, Prof. Anaz Mifta Fauzi, ITB, Dr. Edwan Kardena dan UGM, Prof. Ir. Sri Rahardjo, MSc, Ph.D. Sementara itu, pada kelompok dua disajikan papaer dari Chiba University, Prof. Akikazu ANDO, Kobe University, Dr. Akira NEGI, Hokkaido University, Prof. Kasushige KAWABATA, Nagoya University, Prof. Yuzuru SHIMADA, ITS, Prof. Dr. Adi Soeprijanto, UI, Prof. Bambang Wibawarta, dan dari Dikti, Prof. Dr. Supriadi Rustad. (Sekretariat MRPTNI melaporkan dari Yogyakarta).

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Prof Idrus Paturusi Memimpin Konferensi ASAIHL yang ke 138 di Colombo Srillangka 5-6 Desember 2013

Idrus Paturusi Bersama Menteri Pendidikan Tinggi Srilangka, Hon. S.B. Dissanayaka

Untuk pertama kalinya sejak terpilih sebagai President “The Association of Southeast asian Institution of Higher Learning”, ASAIHL September 2013 lalu, Idrus Paturusi memimpin dan membuka Konferensi yang ke 138 di Colombo Srilangka, kamis 5 Desember 2013. ASAIHL adalah organisasi para rektor perguruan tinggi, yang didirikan pada tahun 1956 dan kini anggotanya bukan hanya perguruan tinggi se Asia saja tetapi sudah meliputi wilayah Pasifik,dan bahkan Eropa. Idrus Paturusi adalah orang Indonesia ke empat yang menjadi President ASAIHL dimana tiga sebelumnya yang pernah menjabat adalah Prof. Bahder Djohan, Prof. Mahar Mardjono dan Prof Sujudi. ASAIHL menunjuk University University of Kelaniya dan University of Colombo, Srilangka, sebagai pelaksana konferensi yang dihadiri hampir 200 peserta dari berbagai negara. Turut hadir pada pembukaan konferensi ini, Menteri Pendidikan Tinggi Srilangka, Hon. S.B. Dissanayaka dan sekaligus menunjuk Sekretaris General Pendidikan Tinggi Srilangka, Dr. Sunil Tayantha Navarathna membacakan sambutannya sambutan tentang perkembangan dan tantangan yang dihadapi perguruan tinggi dengan isu universitas kelas dunia dewasa ini, khususnya di Srilangka. Menteri pendidikan menyampaikan apresisinya pada pelaksanaan konferensi dengan tema “education for all; prospects and challenges” ini. Beliau menjelaskan bahwa tema tersebut sangat baik dan penting, namun pada pelaksanaannya sangat tergantung pada berbagai aspek, seperti; aspek ekonomi, aspek sosial dan dukungan pemerintah. Untuk itu pendekatannya harus mengarah pada industrialisasi hasil-hasil riset yang kreatif dan inovatif dari perguruan tinggi untuk kepentingan kesejahteraan manusi dan lingkungan, guna menghilangkan kemiskinan dan ketertinggalan. Idrus Paturusi dalam pidatonya menyampaikan bahwa sistem pengembangan pengetahuan saat dapat dikembangkan melalui kerjasama riset yang didukung oleh pencapain dibidang teknologi informasi dan komunikasi. Konsep kerjasama riset tersebut menggiring kita memahami masalah dan bagaimana mengatasinya. Melalui kerja sama tersebut bukan hanya mengembangkan ilmu pengetahuan saja, namun juga mengatasi dan meminimalisir multi-interpretasi. Berbagai universitas menyampaikan paper pada konferensi ini antara lain; Chulalongkorn University Bangkok, Srinakharinwirot University Thailand, De La Salle University Philipina, University Brunei Darussalam, Chinese University of Hongkong, Build Bright University Cambodia, University Putra Malaysia, Nanyang Technology University Singapore, Vietnam National University Hanoi, Lingnan University Hongkong, Maejo University Thailand, University Rohtak India, Kansas State University USA, Mountpiller University Prancis. Perguruan tinggi Indonesia yang hadir adalah; Unair, UNS Solo, Unpad, Untan, Unesa Surabaya, Universita Haluoleo dan Unhas, dimana “country representative paper” dibawakan oleh UNESA Surabaya. Beberapa ”scientific paper” juga dibawakan oleh Unair, Unesa dan UNS.
Dalam rapat “ASAIHL Board” yang dilaksanakan di Ruang Senat University of Colombo di gedung yang sudah berusia lebih 120 tahun, rapat dipimpin oleh Prof Idrus Paturusi dan disepakati beberapa hal antara lain pelaksanaan konferensi berikutnya yaitu ; University Montpillier Prancis 11-13 Juni 2014, Nanyag Technology University Singapore 3-5 Desember 2014, dan pada tahun 2015 Iran dan Cambodia, 2016 Taiwan dan Thailand dan 2017 Indonesia dan Vietnam. Dalam rapat ini juga diputuskan untuk menerima beberapa agenda yang diusulkan oleh anggota antara lain “approval of the minutes of the One Hundred and Thirty-Seventh Meeting of the ASAIHL Board of Trustees”, Reports of the President and the Secretary General on Activities, dan application for new membership. Dari Unhas sendiri hadir empat orang; Prof. Idrus Paturusi dan Ilham Makhmud sebagai pengurus ASAIHL dan Prof. Dadang A. Suriamiharja dan Nasaruddin Salam sebagai peserta. (Ilham Makhmud melaporkan langsung dari Colombo).

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KONFERENSI 8 CUPT-CRISU DI UNIVERSITAS HALU OLEO KENDARI

Konferensi Internasional CRISU-CUPT (Council of Rectors of Indonesian State Universities – Council of University Presidents of Thailand) berperan penting dalam meletakkan dasar yang kuat terciptanya hubungan dan kerjasama antara universitas-universitas negeri Indonesia dan Thailand. Tujuh konferensi sebelumnya dipandang berhasil memperkokoh hubungan antara universitas-universitas di kedua negara dan kini menjalin diskusi-diskusi penting dalam berbagai bidang kerjasama, antara lain pemanasan global, perpindahan masyarakat dunia, interaksi akademik dan penyerbukan silang dalam bidang pertanian. Konferensi ke-8 diselenggrakan di Universitas Halu Oleo, Kendari 17 – 19 Oktober 2013 dengan tema “Inovasi dan Kerjasama Menuju Komunitas ASEAN 2015”. Universitas Halu Oleo mendapat kepercayaan dari Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) untuk menyelenggarakan konferensi ini dengan beberapa rangkaian kegiatan seminar dan pameran ilmiah.

Konferensi dibuka oleh staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan turut dihadiri oleh Duta Besar R.I untuk Republik Kerajaan Thailand, Bapak Drs. Lutfi Rauf MS, beserta seluruh jajaran pemerintah daerah Sulawesi Tenggara. Duta besar RI menyambut dengan antusias dan mendukung konferensi ini. Beliau sempat memaparkan kondisi hubungan kerjasama bidang pendidikan Indonesia dengan Thailand.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan adalah; Forum Rektor,  yang membahas kebijakan pengembangan perguruan tinggi kedua negara dimana para rektor saling menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) untuk perluasan kerjasama; Forum Dekan, yang mempertemukan para dekan berbagai disiplin ilmu untuk mengimplementasikan kerjasama antar perguruan tinggi kedua negara; Forum Mahasiswa, yang berhasil mendeklarasikan   “Deklarasi Kendari” berupa inisiatif mendirikan  “Asean Youth Community”.

Pada sesi seminar, para ilmuwan untuk menyampaikan ide, inovasi dan perkembangan terkini tentang penelitian di negara mereka masing-masing. Tema utama dalam seminar internasional ini ialah “Innovation and Collaboration Toward ASEAN Community 2015”. Disela acara seminar diadakan pameran terbuka bagi semua peserta dari universitas-universitas, yayasan, perusahaan, dan lain-lain. Pameran ini adalah wadah bagi peserta untuk menampilkan segala materi-materi menarik dari universitas masing-masing.

Universitas Halu Oleo, bekerjasama dengan pemerintah daerah tidak lupa memanfaatkan moment penting ini dengan mengajak seluruh peserta konferensi menyambangi wisata resort bawah laut terindah didunia di kepulauan WAKATOBI. Kegiatan ini dirangkaikan pula dengan kegiatan penanaman pohon di  salah satu daerah di Wakatobi serta mengajak peserta mengunjungi daerah perkampungan suku Bajo yang terkenal unik itu. Karena jadwal pesawat Kendari-Bangkok mengharuskan peserta Thailand dan beberapa Rektor Indonesia harus transit di Makassar, maka Universitas Hasanuddin melakukan jamuan Malam “Gala Dinner” dan “Cultural Night” di Hotel Clarion Makassar, yang sebelumnya diawali dengan kunjungan “Sunset” Pantai Losari dan “Campus Tour”.

Konferensi CRISU-CUPT ke-8 tahun 2013 ini dihadiri oleh sekitar 480 peserta. Dari jumlah tersebut, 114 peserta dari universitas luar Sulawesi Tenggara, 61 peserta dari  universitas negeri di Thailand. dan selebihnya sekitar 303 peserta dari universitas di Sulawesi Tenggara termasuk Universitas Halu Oleo. Konferensi melibatkan 7 Universitas dari Thailand dan 35 PTN dan PTS dari Indonesia, dimana keterlibatan PTS dari Kendari adalah sebagai peninjau beserta masing-masing 1 PT dari Prancis dan Tomor Leste (IM).

Posted in Uncategorized | Leave a comment