ASAIHL Conference 2015; ISFAHAN IRAN

Konferensi ASAIHL yang ke 141 dilaksanakan di Islamic Azad University, Isfahan Iran tanggal 22-25 Mei 2015. Walaupun Iran bukan perguruan tinggi di Asia tenggara, namun sesuai perkembangan organisasi ASAIHL, keanggotaannya tidak lagi dibatasi oleh hanya perguruan tinggi di Asia tenggara, namun terbuka bagi perguruan tinggi seluruh dunia. Saat ini tercatat beberapa perguruan tinggi di Eropa, Amerika, dan bahkan Afrika sudan menjadi anggota dari organisasi perguruan tinggi yang sudah hampir berusia 70 tahun ini. Dengan demikian ASAIHL kini beranggotakan hampir 150 perguruan tinggi di seluruh dunia. Konferensi ke 141 ini mengambil tema “ Towards 2020; International and Regional Collaboration in Research, Curriculum and Student Experience”, dengan menunjuk Islamic Azad University (IAU) sebagai penyelenggara. IAU adalah universitas yang didirikan pada tahun 1982 dan sudah menjadi universitas terbesar di Iran dan mungkin dunia, kalau dilhat dari jumlah mahasiswanya yang mencapai 1,8 juta mahasiswa dengan 472 kampus yang tersebar di seluruh iran dan 4 branchs diluar negeri, Ingris, Dubai, Turkey dan  Saudi Arabia.

Delegasi Indonesia, dikordinasikan oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia MRPTNI, namun karena ketua MRPTNI Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, Rektor IPB tidak dapat hadir karena bertepatan dengan kunjungan kerja ke Ingris, maka Prof. Dr. Idrus Paturusi, mantan Rektor Unhas yang juga mantan Presiden ASAIHL ditunjuk menjadi pimpinan delegasi. Delegasi Indonesia yang hadir diantaranya, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Surabaya, Univeritas Halu Oleo, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Universitas Islam Sumatera Utara, dan Universitas Narotama Surabaya dengan total delegasi 36 peserta dan pembawa paper. Prof. Dr. Muhlas Samani dari Unesa membawakan Indonesia Country Report dengan judul; “Local Wisdom as a Character Education Basis”. Prof. Albert dari UHO membawakan paper dengan judul “Telecollaborative Social Media-Based Tandem Language Learning; A New Direction to Language Learning in the 21st Century”, Prof. Azhar Arsyad dari UIN Alauddin dengan judul “The Universal Value in Modern Neo-Sufism of Jam’iyatu Al-Slamiyyah in Indonesia”, Prof.Hanafi Hilaluddin dari UHO dengan judul; “Opportunities, Cahllenges, and Solutions to Character-Based Learning in Indonesia, Reflection of Learning in International Standard School”, Prof. Nur Ahmad Fadhil Lubis dari UIN Sumatera Utara dengan judul; Integration of Knowledge and Learning; the Experience of UNINSU”, Dr. Asrul Sani dari UHO dengan judul; Challenges and Opportunities of Knowledge Transfer Partnership in Halu Oleo University”, Dr. Jamhir Safani dari UHO dengan judul; “Streghtening Research and International Collaboration: a Case Study of Halu Oleo University”. Di hari kedua, peserta Indonesia yang tampil membawakan paper adalah Dr. Carlina Amir dari UHO dengan judul; “The Impact of Students’ Perception on the Usage of Blended Instruction and on Their Writing Achievment”, Dr. Wahyudin Madil dari UHO dengan judul; A Comparison of Conventional, Online and Hybrid Methide of Course Delivery for Teaching English Grammar at a Tertiary EducationLevel”, Prof. Nur Ahmad Fadhil Lubis dari UIN Sumatera Utara dengan judul; “ Islamic Studies: A Trans-disciplinary Approach”,  Dr. Badara Aris dari UHO dengan judul; “Implementation of Lesson study to Creat a Characterized and Maritime Insight Learner in Coastal Area”, dan Dr. Ikhwansyah Isranury dari UIN Sumatera Utara dengan judul; Implementation of Root-Cause Analysis and Force Field Analysis in Higher Education Continuous Improvement ; USU Experince and Program. Dua pembicara lainnya di Indonesia yang sudah terdaftar papernya namun tidak sempat hadir, adalah Prof. Fathur Rokhman dari UNNES Semarang, dan Prof. Alaa M. Abdullah Al-Assady dari UIN Jakarta.

Rektor Islamic Azad University, Prof. Hamid Mirzadeh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa terlalu banyak tantangan yang dihadapi oleh perguruan tinggi saat ini, bukan hanya di Iran tetapi juga secara global. Hal ini memerlukan kerjasama kolektif untuk menemukan solusi dan penyelesaian masalah agar kita dapat mewariskan yang terbaik kepada generasi yang akan datang. Perguruan tinggi harus mempersiapkan mahasiswa agar lebih berfikir dan bertindak global, karena mereka akan berhadapan dengan masalah ini. Untuk itu pengembangan kurikulum, student retention, teknologi baru, kualitas pembelajaran, perluasan partisipasi, pengelolaan manajemen dan keuangan semua memerlukan antisipasi menghadapi perkembangan kedepan. Pada konferensi ini dengan jumlah representasi berbagai negara dunia, saya mengharapkan kita dapat bekerjasama dan berfikir bersama serta sharing pengalaman masing-masing dalam bentuk kebersamaan menghadapi era kedepan yang lebih baik dan berkualitas. Kami sangat bangga menjadi tuan rumah konferensi yang besar dan bergengsi ini, untuk itu kami menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Presiden ASAIHL Prof. Datuk Dr. Mohd. Fauzi Ramlan dan Sekjen ASAIHL. Dr. Ninnat Olanvoravuth atas kepercayaan yang berharga ini. Selamat konferensi dan jangan lupa mengunjungi berbagai tempat bersejarah di Iran. (Ilham Makhmud, melaporkan langsung dari Isfahan, Iran).

Posted in Uncategorized | Leave a comment

RAPAT PENGURUS MRPTNI

Para pengurus MRPTNI melaksanakan rapat dalam rangkaian acara seminar internasional yang dilaksanakn di IPB Bogor tanggal 28 Mei 2015. Rapat dilaksanakan di IICC dan dihadiri oleh para pengurus MRPTN dan beberpa PR/WR 1 mewakili rektor masing-masing. Agenda rapat adalah membicarakan tentang persiapan beberapa event internasional seperti; SUIJI meeting pada bulan September 2015 di Kagawa University Jepang, The 10th CUPT-CRISU Conference yang akan dilaksanakan di IPB Bogor, 27-30 Oktober 2015, Indonesia-Japan Rector Conference yang akan dilaksanakan di Hokkaido University Jepang pada tanggal 5-6 November 2015. Selain itu, ikut dibicarakan tentang beberpa masukan ke MRPTNI diantaranya program hilirisasi/komerialisasi hasil-hasil riset perguruan tinggi negeri dan menyarankan membentuk Pokja khusus untuk hal tersebut. Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah isu revisi Permnedikbud No. 49/2014, masalah-masalah UKT dan renumerasi di perguruan tinggi.

Terkhusus mengenai agenda internasional, Annual meeting; SUIJI International Seminar on Tropical Agriculture akan dilaksanakan di Kagawa University pada tanggal  12 – 14 September 2015. Untuk itu MRPTNI mengundang seluruh anggota MRPTNI untuk menghadiri seminar tersebut, walaupun konsorsium SUIJI hanya beranggotakan 6 Perguruan Tinggi penginisiatif, tiga di Jepang yaitu; Ehime, Kochi dan Kagawa University dan tiga di Indonesia yaitu; UGM, IPB dan UNHAS. Pada Seminar sebelumnya telah dihadiri pula USU dan Universitas Malikulsaleh sebagai observer. Agenda berikutnya adalah the 10th Council of University President of Thailand (CUPT) – Council of Rector of Indonesia State University (CRISU), yang akan dilaksanakan di IPB Bogor pada tanggal 27-30 Oktober 2015 dengan tema “Enhancing Management and Leadership of Indonesian and Thailand Universities toward the Implementation of Bandung Message 2015 to Strengthen South-South Cooperation”. Konferensi ini akan menyongsong 10 tahun kerjasama Perguruan Tinggi Indonesia-Thailand melalui CUPT-CRISU Conference. Untuk itu, akan dilaksanakan lebih meriah dengan agenda FGD yaitu Rector Forum, Dean Forum dan Student Forum, sebagaimana dilaksanakan selama ini. Pada konverensi ini juga akan diundang para pimpinan Perguruan Tinggi diluar Indonesia dan Thailand sebagai observer, guna memperluas kerjasama perguruan tinggi antar negara, khususnya menghadapi MEA 2015 melalui semangat konferensi Asia-Africa. Agenda internasional berikutnya tahun 2015 ini adalah 3rd Indonesia-Japan Rector Conference yang akan dilaksanakan di Hokkaido University, tanggal 5-6 November 2015 dengan tema “Colaboratin in Research and Education for Sustainable Society”.

Adapun pembahasan masalah internal, rapat mengusulkan beberpa hal diantaranya; diusulkan agar MRPTNI mengkomunikasikan dengan Menristek Dikti, terkait struktur organisasi dan konsekuensi terhadap DIPA PTN. Hal ini mengingat kompleksitas pengelolaan DIPA jika terpecah di beberapa Ditjen sesuai nomenklatur kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Untuk itu diusulkan agar  DIPA berada dalam satu wadah – dalam kewenangan PA, bukan dengan beberapa KPA. Hal lain adalah perlunya konsultasi MRPTNI ke BPK, tentang Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi agar ada kesatuan pandangan dalam mekanisme operasionalnya. Hal berikutnya yang diputuskan adalah perlunya percepatan penyelesaian masalah di PTN baru dimana umumnya mereka belum memiliki OTK dan Statuta sehingga sulit bergerak.  Diharapkan para rektor PTN baru dapat mengajukan substansi yang akan disampaiakn dalam audiensi dengan menteri. Pada saat Audensi disampaikan juga tindak lanjut permintaan penyederhanaan permintaan student visa bagi mahasiswa internasional. Substansi yang ingin disampaikan PTN Baru pada saat audensi agar disampaikan per email ke Sekretariat MRPTNI. Adapun hasil diskusi tentang hilirisasi hasil-hasil riset Perguruan Tinggi diputuskan bahwa kampus diharapkan menjadi tumpuan untuk pelaksanaan hilirisasi hasil-hasil riset. Sebagai contoh  kasus adalah ; pertumbuhan ekonomi di Kalimantan yang hanya mencapai 1% pertahun sebagai akibat dari produk-produk yang dihasilkan adalah produk tanpa olahan yang tidak memilik value added. Untuk itu hilirisasi hasil-hasil riset diharapkan memberikan nilai tambah produk-produk tersebut dan ini memerlukan “team work”, disetiap kampus untuk melakukan upaya peningkatan “value added” produk lokal masing-masing daerah. (Sekretariat melaporkan langsung dari Bogor, 28 Mei 2015)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

CELEBES INTERNATIONAL CONFERENCE ON DIVERSITY AT WALLACEA’S LINE (CICDWL) 2015

Haluoleo University 9-10 May 2015,

Universitas Haluoleo, UHO bekerjasama dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, MRPTNI menyelenggarakan Celebes International Conference tentang keaneka-ragaman pada garis Wallacea dengan topik; “Sustainable Managemenet on Geological, Biological, and Cultural Diversities at Wallacea’s Line Toward a Millenium Era”. Konferensi dilaksanakan di Gedung Mokodompit Hall UHO Kendari dan dihadiri oleh sejumlah peserta dari berbagai Negara, baik sebagai pembawa paper maupun sebagai peserta.

Konferensi dibuka oleh Ketua MRPTNI dengan didampingi olehRektor UHO. Ketua MRPTNI Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, MSc, yang juga adalah Rektor Institut Pertanian Bogor dalam pembukaan konferensi inimenyampaikan selamat dating kepada seluruh peserta dan presenter disertai dengan ucapan terima kasih kepada Rektor Universitas Halu Oleo dan jajaran panitia, yang telah sukses menyelenggarakan konferensi Internasional dengan sangat baik.

Indonesia diberkati dengan sejumlah sumber daya yang dapat digunakan untuk mensejahterakan bangsa-bangsa. Habitat kelautan Indonesia menjadi “hotspot” keaneka-ragamanhayati yang tersebar di 17.000 pulau. Archipelago Indonesia menjadi kondisi ideal untuk evolusi plethora dari spesies endemik. Pada garis Wallacea ditemukan sejumlah spsesies yang tidak ditemukan di belahan dunia lainnya. Fragmen bumi Wallacea dipisahkan dari mainland Asia sejak 200 juta tahun lampau sehingga menyebabkan terisolasinya evolusi dari berbagai spesies yang unik, dan flora-fauna Wallacea sangat berfariasi disetiap pulau, sehingga kekayaan ini harus terus terlindungi kelestariannya.

Untuk menjaga kelestarian sumber daya alam ini diperlukan pemberdayaan masyarakat local melalui sejumlah interaksi yang dapat menseimbangkan penataan bio-physic dengan kegiatan sosial-ekonomi masyarakat sebagai mana diharapkan dalam pencapaian MDGS. Semangat Wallacea telah tumbuh dengan baik dikalangan para peneliti di Perguruan Tinggi, khususnya Perguruan Tinggi Negeri yang bergabung di MRPTNI, sehingga semangat ini harus terus dipertahankan dan dijaga melalui jaringan kerjasama antar perguruan tinggi tingkat dunia, melalui kerjasama yang  saling menguntungkan.

Sementara itu, Rektor UHO, Prof. Dr. Ir. Usman Rianse, MS dalam sambutannya menyampaikan bahwa konferensi ini akan memfasilitasi kita berdiskusi tentang manajemen pengelolaan yang berkelanjutan dari sumber daya alam dimana para peserta akan saling tukar menukar ide dalam menagani berbagai masalah penelitian. Pada kesempatan ini, Rektor UHO menyampaikan terima kasih kepada MRPTNI atas kerjasamanya melaksanakan konferensi ini, dan tentunya jugapenghargaan yang tinggi kepada para peserta, dan khususnya kepada pembicara dari Perguruan Tinggi luar negeri. Atas kerja sama dan semangat yang tinggi maka kita dapat menyelenggarakan konferensi internasional ini di Universitas Halu Oleo Kendari.

Ada empat keynote speakers yang menyampaikan papernya pada hari pertama konferensi ini, antara lain ; Dr. Dorinda Osterman dari Nanyang Technological Singapore University dengan judul “Does the Wallacea Line Extend to the Benthos?”; Prof. Dr. Gautama Kumar Jaadari Jawaharlal Nehru University New Delhi India dengan judul Indic Indonesia and China ; Dr. Anin Memon dari Rajamanggala University of Technology Thunyaburi, Thailand dengan judul The Fabricantion and Mechanical Properties of Continuous Natural Fiber Reinforced Thermoplastic Composite; dan Prof. Dwikorita Karnawati, Rektor UGM dalam hal ini hanya mengirimkan materi presentasinya. Pada hari kedua tgl 10 Mei 2015 keynote speaker yang akan presentasi adalah; Dr. Watthanaphon Cheewawungttipong dari Rajamanggala University of Technology Srivijaya, Muang Songkla, Thailand; Dr. Diah Permata Wijayanti dari UNDIP semarang, juga berhalangan hadir karena tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan dan mengirimkan materinya dengan judul “Coral Assemblages in Karimunjaya Archipelago, Reproductive Activity and Genetic Variation Indonesia”; Prof. Dr. Jamaluddin Jompa dari UNHAS dengan judul “The Wallacea Region Arround the Coral Triangle Area: Scientific and Management Cahllenges”; Dr. Rashila Deshardari Tribuvan University, Nepal, tidak jadi menghadiri konferensi karena bencana alam Nepal yang menimpa beberapa orang keluarganya; Ir. Johni S. Tasirindari UNSRAT Manado dengan judul “Sustainable Sulawesi in Biogeography perspective”; dan Dr. Sahadev Sharma dariHawai University denganjudul“Coastal Blue Carbon Dinamics Under Combined Effect of Climate Change  and  Anthropogenic  Pressures”.

Pada hari pertama, penyajian materi dilakukan dalam dua sesi parallel dengan menampilkan 41 paper dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri, sementara pada hari kedua kembali dengan dua sesi parallel menampilkan 52 paper, baik dalam maupun luar negeri. Banyaknya jumlah paper dan kualifikasi para pembicara kunci merupakan indicator kesuksesan konferensi ini sehingga diharapkan paper-paper tersebut dapat diseminasi dengan baik oleh para peserta dimasa yang akan datang. (Ilham  Makhmud, melaporkan langsung dari Kendari)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PENERIMAAN HASIL UJIAN NASIONAL, UN-SMA TAHUN 2015

Setelah melalui proses perdebatan dan kontroversi yang panjang, akhirnya Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, MRPTNI dapat menerima hasil UN sebagai bahan pertimbangan kelulusan calon mahasiswa  di berbagai PTN. Hal tersebut terbukti setelah Ketua MRPTNI, Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto dan Ketua Panitia SNMPTN-SBMPTN 2015, Prof. Dr. Rochmat Wahab menerima hasil UN yang diserahkan oleh Puslitbang Kemdikbud pada tanggal 2 Mei 2015 di kementerian Pendidikan dan Kebudayaan R.I, disaksikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Anis Baswedan dan beberapa pejabat tinggi dari kedua kementrian, Menristekdikti dan Mendikbud. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekjen Kemristekdikti, Prof. Dr. Ainun didampingi oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Dr. Illah Sailah.

Ketua MRPTNI dalam releasnya dibeberapa media telah menyampaikan bahwa pada dasarnya MRPTNI menerima hasil UN sebagai bahan pertimbangan penerimaan mahasiswa baru, baik melalui SNMPTN, SBMPTN dan  Seleksi Mandiri PTN. Namun mekanisme pertimbangannya diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing Rektor PTN. Tentu mereka memiliki pertimbangan dan penilaian yang berbeda-beda terhadap pelaksanaan UN. Untuk itu MRPTNI menyerahkan sepenuhnya kepada mereka tentang mekanisme penilaiannya (Sekretariat MRPTNI)

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Joint Working Group Indonesia-Japan 2015

Joint Working Group  (JWG Indonesia-Japang) yang ke3 pada tahu 2015 ini disepkati oleh kedua pihak MRPTNI dan Hokkaido University untuk dilaksanakan di Hokkaido University Japan, pada tanggal 5-6 November 2015. Hal tersebut diputuskan melalui rapat kordinasi pengurus MRPTNI dengan President Hokkaido University, Prof. Keizo Yamaguchi dan Deputy International office Hokkaido University, Mr. So Kawanobe. Rapat dilaksanakan di IPB Bogor pada tanggal 6 Maret 2015 dan dipimpin oleh Rektor UI, Prof. Dr. Muhammad Anis selaku wakil ketua bidang kerjasama Internasional MRPTNI. Turut hadir dalam pertemuan ini Rektor IPB Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, Rektor Unsri, Prof. Badia Perisade, Rektor Unmul, Prof. Dr. Masjaya, Rektor UMRAH, Prof. Dr. Safsir Akhlus, Rektor UNY Prof. Dr. Rochmat Wahab, Rektor Unsyiah Prof. Dr. Samsu Rizal, Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. Thamrin Usman, dan Sekjen MRPTNI, Rektor UHO, Prof. Dr. Usman Rianse. Turut pula hadir menggantikan rektor masing-masing, Wakil Rektor 4 Unhas, Prof. Dr. Budu, dan Wakil Rektor 1 UNS, Prof. Dr. Sutarno serta Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Dikti, Dr. Purwanto.

Beberapa kesepakatan yang untuk sementara menjadi keputusan bersama antara Jepang dan Indonesia adalah tema konferensi “Collaboration in Research and Education for Sustainable Society”. Disamping itu, rapat juga mengusulkan agar yang membawakan Keynote Speach adalah Bapak Dr. Susuilo Bambang Yudhoyono, mantan Presiden Republik Indonesia. Untuk itu, pengurus MRPTNI segera melakukan permintaan kesediaan beliau agar mengikuti jejak Prof. Dr. B.J. Habibie yang juga menjadi keynote speach pada konferensi pertama di Nagoya University Jepang.

Disamping itu, disepakati pula bahwa akan ada 3 sesi paralael discussion untuk para rektor melaoprkan perkembangan kerjasama mereka dengan universitas di Jepang. Adapun topik dari ketiga diskusi paralel tersebut antara lain; Education collaboration, Research collaboration dan Industry and University Collaboration in Innovation. Setiap group akan dipimpin oleh satu peserta dari Indonesia dan satu peserta dari Jepang. Selanjutnya akan dilaksanakan pula campus tour dan sight seeing disekitar kota Sapporo Jepang. (Sekretariat MRPTNI melaporkan langsung dari Bogor).

Posted in Uncategorized | Leave a comment