Dr. Arifin, MT Ketua Departemen Fisika yang Baru

Pergantian pucuk pimpinan dalam suatu organisasi merupakan hal alamiah. Demikian yang terjadi pada Senin 22 Mei 2017 di Gedung Rektorat Unhas Lantai dasar, saat Rektor Unhas Prof. Dwia Aries Tina Pulubuhu melantik ketua Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) yang baru, Dr. Arifin, MT menggantikan Dr. Tasrief Surungan, M.Sc., ketua Departemen sebelumnya. Periode pergantian pejabat struktural di Unhas secara umum adalah 4 tahun. Ini berati, Dr. Arifin sebagai pejabat baru akan mengemban amanah sebagai ketua departemen hingga Tahun 2021.

Dengan pergantian ini, Departemen Fisika yang dibuka sejak tahun 1963 telah dinakhodai oleh sejumlah nama, antara lain Prof. Halmar Halide (2009-2013), Dr. Sri Suryani (2005-2009) Dr. Muh. Altin Massinai (2001-2005), Drs. Safaruddin M,Sc (1997-2001), Dr. Bualkar Abdullah, M.Sc (1994,1997), Dr. Nurlaela Rauf, M.Sc (1991-1994), Prof. Dr. Dadang Ahmad (1989-1991), Drs. Sjarif Hamid, M.Sc. (1986-1989), Prof. Andi Mappadjantji (Alm) (1983-1980).

Sekretaris Jurusan yang baru juga dilantik, Bannu, S.Si, M.Si., menggatikan Syamsuddin, S.Si., MT. Usai pelantikan, dilaksanakan serah terima jabatan di Sains Building yang disakasikan oleh Dekan FMIPA, Dr. Amiruddin. Acara serah terima disaksikan oleh para wakil Dekan, Kepala Tata Usaha dan
Sejumlah Kepala Sub-Bagian.

Sekretaris Jurusan yang baru juga dilantik, Bannu, S.Si, M.Si., menggatikan Syamsuddin, S.Si., MT. Usai pelantikan, dilaksanakan serah terima jabatan di Sains Building yang disakasikan oleh Dekan FMIPA, Dr. Amiruddin. Acara serah terima disaksikan oleh para wakil Dekan, Kepala Tata Usaha dan
Sejumlah Kepala Sub-Bagian.

Dalam sambutan saat menerima Jabatan, Dr. Arifin mengharapkan kinerja Departemen yang selama ini telah menunjukkan sejumlah prestasi dapat dilanjutkan.

Dekan saat memberikan sambutan menggaris bawahi sejumlah capaian yang sangat signifikan yang dicatatkan oleh Departemen Fisika dibawah kepemimpinan Dr. Tasrief Surungan, antara lain, antara lain pembukaan dua program Studi S2, yaitu Program Magister Fisika dan Magister Geofisika dalam Tahun 2015. Dengan demikian, kini Departemen Fisika membina empat program studi, yaitu dua program studi S1 (Fisika dan Geofisika), dan tambahan dua program S2 yang disebutkan. Selain itu, lanjut Dekan, capaian yang menjadi rujukan oleh departemen lain di lingkungan Unhas adalah pelaksanaan The 6th ICTAP (International Conference on Theoretical and Applied Physics) dalam Tahun 2016. Untuk pertama kalinya (di Unhas), melalui ICTAP, prosidingnya diterbitkan oleh Publishing Company yang mapan (established) dalam hal ini AIP (American Institute of Physics), sehingga makalah-makalah yang dimuat terindex Scopus. Melalui ICTAP, Departemen Fisika menambah 9 dokumen terideks Scopus untuk Unhas.

Selamat buat Ketua dan Sekretaris Departemen Fisika yang baru, semoga sukses mengemban amanah.
(adm01).

Kuliah Umum Fisika Hadirkan Prof. Evvy Kartini

Pakar Fisika Bahan Mampat dari BATAN Prof. Evvy Kartini tampil menginspirasi saat membawakan kuliah umum di Departemen Fisika FMIPA Unhas, 12 April 2017. Di depan civitas akademika Fisika, yang terdiri atas Dosen dan Mahasiswa (S1 dan S2), Prof. Kartini menguraikan topik Hamburan Neutron untuk Penelitian dan Pengembangan material maju, khusunya Baterai Lithium. Kepakaran Beliau memang sangat menonjol dalam bidang ini.

evvy-pic

Sebelum masuk dalam topik Fisika, Beliau mangawali kuliahnya memotivasi mahasiswa. Rekam jejak Beliau memang gemilang, sebagai alumni Fisika S1 ITB, memperoleh PhD dari Technische Universitaet (TU) Berlin dan Postdoctoral di McMaster University, Hamilton Canada serta Visiting scientist di sejumlah Universitas di Eropah.

Di selah-selah kuliah umum tersebut, peraih anugrah Satyalencana Wirakarya ini menunjukkan Baterai Lithium Power Bank
hasil inovasi Laboratorium yang dipimpinnya di Batan. Benar-benar menginpirasi. Kuliah diantarkan kurang lebih satu jam (Jam 11.00-12.15). Dalam sesi tanya jawab sejumlah peserta (mahasiswa dan dosen) mengajukan pertanyaan. Diantanya tentang keunggulan Baterei Lithium, Beliau menjelaskan bahwa selain bobotnya yang jauh lebih ringan, kapasitas atau densitas energinya juga lebih tinggi serta rechargeble. Baterai Lithium-Ion menopang revolusi
perkebangan smartphone dan mobil listrik. Ketua Pasca Sarjana Fisika, Dr. Bualkar Abdullah juga tampil mengajukan pertanyaan, yaitu kemungkinan kesempatan bagi mahasiswa Fisika Unhas untuk penelitian tugas akhir di Laboratorium Batan. Prof. Evvy tanpa ragu
memberi respons positif.

Usai kuliah, Prof. Evvy mendapat applaus spontan serta cinderamata dari Fakultas MIPA yang diserahkan oleh Dr. Nuralela Rauf, M.Sc. Dosen senior Fisika yang juga kolega Beliau saat program S1 di ITB. Terima kasih kepada Prof. Evvy atas kuliahnya yang memukau sekaligus menginspirasi. Sukses selalu, untuk indonesia yang handal dalam sains dan teknologi.

Most Viewed Posts

Pendaftaran S2 Fisika & Geofisika

Silahkan membuat username dan Password yang akan digunakan untuk login guna Kelengkapan/Edit data yang diperlukan.
Register
Login