Kerja Sama Unhas-Lapan Ditanda-tangani

Hari Kamis, 16 Maret 2017 bertempat di Ruang Rapat A, Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin, kerjasama antara Unhas lapan ditanda tangan. Misi utama kerjasa kali ini adalah pengembangan Satelit A4 Unhas-Lapan.
Wakil Rektor bidang Perencanaan, Inovasi dan kerjasama, Prof. Dr. Budu, MD, selaku wakil Unhas menadantangan Program Kerja Sama (PKS) bersama wakil Lapan, Dr. Rika Andiarti, Deputi Bidang Teknologi Dirgantara Lapan.

Penandantangan PKS ini merupakan realisasi dari
pembicaraan sebelumnya, antara Ketua
Lapan Prof. Thomas Djamaluddin dan Unsur Pimpinan FMIPA Unhas, yaitu saat Ketua Lapan bertindak sebagai
salah seorang Keynote Speaker dalam The 6th International
Conference on Theoretical and Applied Physics
(The 6th ICTAP), yang dilaksanakan
oleh Departemen Fisika bekerjasama dengan
HFI (Himpunan Fiska Indonesia), pada 19-21 September 2016 di Makassar.

Acara diawali dengan sambutan oleh Dekan FMIPA Unhas,
Dr. Amiruddin, dilanjutkan dengan sambutan pihak Lapan,
Dr. Rika Andiriati, dan WR4 Unhas Prof. Budu.
Dalam sambutannya, Dekan MIPA menyampaikan nilai strategik
dari kerjasama ini, dimana Teknologi Satelit merupakan teknologi canggih yang menjadi pilar utama bagi teknologi komunikasi. Pihak Lapan menggaris-bawahi urgensi kerja-sama dengan pihak Universitas
dalam rangka mewujudkan misi Lapan 2040, yaitu mamiliki
kemandirian dalam teknologi dirgantara, termasuk dalam mengembangakan satelit untuk kebituhan Komersial.

Wakil Rektor IV, Prof. Budu mengawali sambutannya dengan
mengapresiasi peran Almarhum Abd. Rahman, MT, selaku
kepala pusat teknologi satelit yang ikut menginisiasi
kerjasama Unhas-Lapan yang ditanda-tangan hari ini.
Abdul Rahman adalah alumni Fisika Unhas yang telah mengabdi di LAPAN sejak Tahun 1992 dengan jabatan terakhir sebelum berpulang ke Rahmatullah TAhun 2016 yang lalu adalah Kepala Pusat Teknologi Satelit Lapan. Pihak Unhas mengapresiasi kerja-sama Unhas-Lapan, terutama
dalam bidang teknologi Satelit yang merupakan pilar utama
dalam Teknologi Informasi. Keterlibatan sumber daya Unhas
dalam kerjasama ini diharap seoptimal mungkin sehingga
rencana peluncuran paling lambat dalam Tahun 2020 dapat tecapai. Selain itu keterlibatan Unhas harus pula berdapak dalam hal pendidikan dan pembelajaran, sehingga secara umum generasi muda dapat memiliki kemampuan dalam
pengembangan teknologi satelit. Penguasaan teknologi Satelit sangat penting untuk Indonesia yang lebih maju di masa depan, demikian Prof. Budu.

Usai penandantanganan, acara diisi dengan diskusi tentang
teknis pengembangan Satelit dan arah pemanfatannya
untuk sejumlah bidang seperti pertanian dan
perikanan serta teknologi kesehatan dan
perubahan iklim. Diskusi diawali dengan sejumlah
presentasi dari pihak LAPAN, antara lain oleh Chief Engineer Satelit A4 Unhas-Lapan,
Dr. M. Arif Syaifuddin. Dengan penandatangan kerjasama ini, terbuka peluang bagi pihak Unhas, baik dosen maupun mahasiswa untuk mendalami riset pengembangan satelit, termasuk pemanfaatan secara optimal teknologi
setelit. Semoga rencana-rencana dalam
kerja sama ini terwujud dan sesuai harapan sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat pengguna.

Fisika UnhasPengabdian di SMAN 1 Bontonompo

Peningkatan penguasaan ilmu fisika masyarakat umum merupakan salah satu misi Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Hasanuddin. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada Sabtu, 15 Oktober 2016 yang lalu dilakukan pelatihan untuk peningkatan pemahaman ilmu fisika di kalangan pelajar dan pengajar SMA. Ketian dilaksanakan dalam bentuk peningkataan kemampuan berupa pengayaan cara penyelesaian soal dalam berbagai bidang fisika. Usai pelatihan peserta diharapkan memiliki kemampuan menyelesaikan soal–soal (Problem Solving), baik dalam bidang teori maupun eksperimen fisika. Kemapuan tersebut menjadi bekal bagi anak didik untuk dapat berlomba dalam berbagai event kompetisi seperti olimpiade MIPA di tingka Kabupaten maupun Provinsi bahkan Nasional.

bonto

Selain pelatihan problem solving, juga didemonstrasikan sejumlah skil penggunaan internet secara optimal dalam mempelajari ilmu fisika. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh staf pengajar jurusan fisika Universitas Hasanuddin, yang tergabung dalam kelompok keahlian fisika teoretik dan komputasi dengan ketua tim Prof. Dr. Wira Bahari Nurdin. Hadir antara lain ketua Departemen Fisika, Dr. Tasrief Surungan, M.Sc. Dan anggota tim Drs. Bansawang, MS, Dr. Nurlaela Rauf, M.Sc., Dr. Paulus L. Gareso, dan Eko Juarlin, S.Si. M.Sc.

Dalam kegiaatan pengabdian ini, dilakukan pula survei terhadap 105 orang siswa, dengan metode sampel acak dimana diperoleh data bahwa seluruh siswa telah mampu menggunakan mesin cari (search engine) di internet; 91% siswa menyatakan menggunakan internet dalam pencarian kumpulan soal fisika, 90% menyatakan membantu dalam mencari bahan catatan kuliah atau buku, 87% menyatakan internet membantu dalam menyelesaikan jawaban, 21% menyatakan pernah melihat video pembelajaran fisika di internet, dan 11% menyatakan pernah berdiskusi tentang masalah fisika di internet. Survei tersebut juga menunjukkan bahwa mata pelajaran di SMA yang oleh siswa dipandang paling susah adalah fisika (78%), matematika (19%), kimia (6%), bahasa Inggris (2%), dan biologi (1%). Terhadap penggunaan internet rata-rata sehari, 24% menjawab 1 jam, 28% menjawab 2 jam, 15% 3 jam, 5% 4 jam, dan 10% diatas 5 jam.

Most Viewed Posts

Pendaftaran S2 Fisika & Geofisika

Silahkan membuat username dan Password yang akan digunakan untuk login guna Kelengkapan/Edit data yang diperlukan.
Register
Login