Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) hendak memutuskan terima 14 saksi dari keseluruhan 15 saksi yang didatangkan Team Hukum Prabowo Subianto – Sandiaga Uno dalam sidang Pergesekan Hasil Penentuan Umum (PHPU) Pemilihan presiden 2019. Ada dua orang saksi yang tidak dirasa dalam persidangan oleh Majelis Hakim MK.

Anggota Majelis Hakim MK, Suhartoyo menuturkan dari 15 saksi Team Hukum Prabowo – Sandiaga Uno yang udah disumpah dalam persidangan ada 2 saksi yang tidak di panggil. Karena itu Majelis Hakim MK hendak memutuskan 13 saksi saja yang bakal dirasa dalam persidangan.

Baca Juga  : pengertian hukum

” Mahkamah hendak memutuskan dari 15 orang yang dengan fisik disumpah tetapi sebetulnya 2 saksi tidak di panggil ialah Suwarno serta Mulyono jadi mahkamah hendak memutuskan 13 saksi tersebut yang dirasa, ” kata Suhartoyo dalam sidang PHPU Pemilihan presiden 2019, di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019) .

Selain itu, Majelis Hakim MK hendak memutuskan terima menambahkan 1 saksi. Saksi itu ialah Said Didu.

Simak Juga : pancasila sebagai dasar negara
” Jika ada keberatan kelak dicatat, memohon artian beberapa faksi biar langsung kami dengar saja saksi seterusnya, ” tuturnya.

Didapati, Said Didu adalah yang di ajukan dari Team Prabowo serta belum diambil sumpahnya oleh Hakim MK sampai sidang kelanjutan perselisihan Pemilihan presiden yang telah diselenggarakan semenjak pagi barusan.