Untuk beberapa pemudik, petugas menyediakan rest ruangan di KM 487, Desa Tawangsari, Kecamatan Teras. Biarpun bangunan rest ruangan sejumlah besar dibikin dari peti container, tapi mempunyai sarana lengkap, salah satunya, mushala, minimarket, SPBU serta MCK dan stan UKM.

Baca Juga : material bangunan

Pemudik didambakan dapat beristirahat dengan nyaman serta nikmati pelbagai sarana di lokasi rest ruangan. Pada Selasa (21/5) , bangunan rest ruangan telah tuntas. Beberapa pekerja masih menuntaskan bangunan rest ruangan buat pospam serta minimarket.

Menurut Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro lewat Kasat Terus AKP Febriyani Aer, dipilihnya material bangunan rest ruangan dari peti container sebab lebih kuat, sekaligus juga menyikapi hembusan angin kencang.

‘’Tahun lalu, bangunan dari tenda serta kayu, nyata-nyatanya tidak kuat waktu terserang hembusan angin kencang. Ada sisi yg rusak, ’’ kata Kasat Terus di sela- celah penelusuran rest ruangan.

Faksinya memperhitungkan dapat berlangsung penambahan jumlahnya pemudik yg lewat jalan darat sejalan dengan selesainya jalut tol Trans Jawa. Tetapi, faksinya memperingatkan beberapa pemudik biar hati- hati serta hati-hati.

‘’Ingat batas kecepatan di jalan tol ialah 80 km/jam. Apabila sangat cepat, dapat berlangsung kecelakaan gara-gara ban meletus sampai kendaraan terbalik. ’’

Sebelum pergi, kendaraan harus diyakinkan dalam situasi siap serta laik jalan. Apabila sopir capek, selekasnya beristirahat di rest ruangan. ‘’Jangan memaksakan melesat senantiasa sebab dapat membahayakan keselamatan di perjalanan. ’’

Berkaitan memperkirakan kemacetan, faksinya mengamati privat di exit tol Boyolali serta Colomadu. Apabila di pintu keluar masuk tol berlangsung kemacetan sampai 2 km, arus kendaraan dapat diarahkan lewat jalan arteri.

‘’Untuk jalan tol, lokasi yg riskan kecelakaan berada pada KM 480 sampai KM 483. Sedang di jalan arteri, lokasi riskan laka di ruas Keboan, Kecamatan Ampel, ” ujarnya.