Sampah cair kelompok B3 (Bahan Beresiko serta Beracun) dibuang serta mencemari pekarangan masyarakat di Dukuh Satir, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah. Di tempat pembuangan sampah ini, diketemukan segel tercatat PT Rayon Penting Makmur.

597

Sampah cair berwarna kuning kecoklatan ini mencemari pekarangan punya Karso (59) yang bersisihan dengan bantaran Kali Pedes. Cairan bau menusuk ini, menurut Karso mengakibatkan pohon-pohon di pekarangan mati dan memunculkan sesak napas buat yang menghirupnya.

“Dibuangnya di pekarangan saya. Berbau benar-benar menusuk serta dapat membuat sesak napas. Sampah ini mengakibatkan kerusakan tanaman sebab pada mati. Tanah yang terserang sampah ini turut terbakar,” tutur Karso, Senin (2/12/2019).

Baca Juga : Biaya Kuliah PNJ

Sampah Kimia Beresiko Dibuang Asal-asalan di Brebes, Segel PT. RUM Diketemukan di LokasiLimbah cair beracun kelompok B3 dibuang di pekarangan masyarakat di Brebes, Senin (2/12/2019). Photo: Imam Suripto/detikcom

Pria yang mempunyai warung di dekat tempat insiden ini akui tidak tahu siapa yang buang sampah itu. Sebab bisa saja dibuang waktu keadaan sedang sepi hingga tidak didapati masyarakat.

“Paling mungkin dibuang saat malam hari. Jika menurut narasi masyarakat, telah ke-3 kalinya sampah ini ditumpahkan di pekarangan sini,” lanjut Karso.

“Kami temukan segel yang tertulis PT RUM di TKP. Segel ini bisa saja panduan untuk ungkap beberapa pihak yang bertanggungjawab yang sudah buang sampah di daerah kami,” papar Edi waktu didapati di kantornya.

Menurutnya, sampah yang diketemukan di Desa Kutamendala ini masuk kelompok B3. Dari penelusuran di lapangan, tempat masyarakat yang terkena seluas 200 mtr. persegi.

Baca Juga : Politeknik Negeri Jakarta

Edi memberikan tambahan, sampah itu harus memperoleh perlakuan spesial sebab benar-benar beresiko buat lingkungan serta kesehatan manusia.

“Itu masuk sampah B3. Tidak bisa dibuang demikian saja. Ditambah lagi di pekarangan serta dekat sungai,” tuturnya.

Aktor pembuangan sampah, sambungnya, dapat dijaring dengan Undang-Undang No. 32 tahun 2009 mengenai Perlindungan serta Pengendalian Lingkungan Hidup serta PP 101 tahun 2014 mengenai Pengendalian Sampah B3. Aktor dapat dikenai hukuman tubuh serta denda.