Dalam dunia psikologi mungkin kita semua sudah tidak asing dengan istilah kepribadian introvert, extrovert, dan openness. Tipe kepribadian tersebut memang cukup terkenal di kalangan masyarakat. Akan tetapi apakah kalian  pernah mendengar dengan istilah trait kepribadian machiavellianism?

Kepribadian machiavellianism merupakan salah satu trait pada tipe kepribadian Dark Triad. Tipe Kepribadian ini dinamakan sebagai Dark Triad karena tipe kepribadian ini mempunyai tiga trait yakni Psychopathy, Narcissism, dan Machiavellianism.

Psychopathy subklinis diindikasi dengan munculnya sikap anti sosial, berkurangnya rasa empati, rasa penyesalan dalam sebuah kesalahan, dan muncul tindakan-tindakan berani yang terselubung dalam cintra yang mempesona.

Narcissism subklinis diindikasikan dengan munculnya gabungan antara rasa keangkuhan dan rasa kebanggan egosentrik dalam kualitas pribadi yang bisa memberi dampak negatif terhadap orang lain.

Sedangkan Machiavelianism (Mach) mengacu kepada gaya interpersonal duplikat yang diindikasikan dengan pengabaian sinis terhadap moralitas serta berpusat pada keuntungan serta kepentingan pribadi.

Mungkin dalam keseharian kita sering menjumpai seseorang dengan kepribadian machiavellianism namun kita tidak mengetahuinya misalnya, seseorang yang melakukan berbagai cara untuk orang lain mengerjakan seseuatu hal yang kemudian hasil dari pekerjaan itu diakui sebagai hasil pekerjaan sendiri. Merasa sering menjumpai? Mungkin sikap tersebut sering kita jumpai namun tidak kita sadari, seorang individu yang mempunyai kecenderungan ekploitatif serta manipulatif (kepribadian Mach) ditandai dengan adanya keinginan menggunakan kemampuan untuk membuat strategi manipulatif, pandangan sinis kepada orang lain, serta mengabaikan nilai-nilai moral yang berlaku pada lingkungan dimana orang tersebut tinggal. Ditinjau dari karakteristk Mach entah dari intensitas rendah hingga tinggi, bisa mempengaruhi hubungan intrapersonal orang dewasa pada berbagai konteks. Salah satu hubungan yang bisa terpengaruhi adalah hubungan persahabatan.

Terdapat sebuah penelitian yang mengahasilkan sebuah kesimpulan bahwa seorang wanita yang memiiki kepribadian Mach akan cenderung memilih lebih selektif dalam memilih orang-orang yang masuk pada lingkaran persahabatannya. Dia hanya akan memilih sahabat yang bisa memberikan keuntungan bagi dirinya. Memiliki kepribadian Mach bisa menurunkan kebutuhan untuk merasa dekat secara emosional dengan orang lain. Akan tetapi orang-orang yang memiliki kepribadian Mach akan sangat mungkin untuk bisa tampil hangat dalam menjalin hubungan dengan orang lain, yang bertujuan agar bisa mempertahankan pertemanan, sehingga dia bisa tetap melancarkan aksi manipulatif secara kontinu.

Pada sisi lain kepribadian Mach bisa saja memberi pengaruh positif apabila dibarengi tujuan kompetitif serta fokus pada tujuan-tujuan hidupnya. Orang dengan karakter Mach yang kompetitif serta memiliki fokus tujuan hidup akan bisa selektif menemukan sumber daya serta peluang dari lingkungan, dan juga lebih mampu untuk menentukan keputusan untuk kemajuan karir yang lebih baik karena mengesampingkan emosi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa seseorang dengan kepribadian Mach memiliki performa yang baik dalam dunia marketing. Karena kepribadian Mach menunjukkan performa penjualan yang baik dalam kodisi yang membutuhkan interaksi yang signifikan antara tenaga penjual dengan customer. Kemudian trait Mach juga cocok dengan kondisi persaingan industri, karena kepribadian Mach memiliki daya saing yang tinggi serta memiliki kemampuan dalam penyunsunan strategi. Hal tersebut membatu situasi kerja yang kompetitif, sehingga bisa membantu meningkatkan kinerja antar rekan kerja.

Kepribadian Mach tidak melulu dianggap sebagai trait yang buruk. Kepribadian Mach sangat cocok menjadi seorang pemimipin dalam suatu perusahaan, karena dalam dirinya tertanam keinginan tinggi untuk menggapai sebuh tujuan, sehingga memiliki usaha yang sangat keras, Ttrait Mach juga  mempunyai kemampuan untuk membuat strategi supaya performa kerja karyawan menjadi lebih produktif.