Semenjak saat lalu, Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin udah menempatkan palang besi di Jembatan Seribu atau yang akrab diketahui jadi Jembatan Besi, Kuin, Banjarmasin.

Tetapi sempat berlangsung pembicaraan di antara Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin dengan sopir yang kerab lewat di tempat itu.

Beberapa peristiwa lantas pernah berlangsung. Antara lain ada perbuatan penduduk yang membebaskan palang besi setinggi 2, 5 mtr. itu. Bahkan juga sampai ke faksi Polsek Banjarmasin Utara.

Lalu, Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin kembali menempatkan palang besi itu. Kabar ketinggian lantas diletakkan pada palang besi, ialah bertulis, 2, 5 m.

Pantaun Banjarmasinpost. co. id, Minggu (19/5/2019) , palang besi itu kelihatan miring. Dari kabar penduduk ditempat, palang itu masih dikira menghambat angkutan berat yang lewat. Ditambah lagi yang tingginya lebih dari tiga mtr.. Sampai-sampai kemungkinan ditabrak oleh sopir lewat cara berencana.

Gak cuma itu, penduduk HKSN, Banjarmasin, Maulana mengemukakan kerap cemas sewaktu melalui di jembatan itu. Seringnya angkutan berat yang silam lalang diatas jembatan katanya cukup membuat kuatir bertahannya jembatan lebih lama.

Biarpun ada palang, saat ini tutur Maulana palang besi itu bahkan juga ditabrak oleh angkutan. Peluang ucapnya peristiwa penabrakan kerapkali berlangsung malam atau subuh.

” Kemungkinan yang nabrak itu truk yang bawa kayu. Memang angkutannya tdk sangkut. Tetapi kargonya buat sangkut, ” kata Mulana.

Meskipun belum pernah melihat dengan cara langsung, Tetapi Maulana kerap lewat di daerah itu saat malam hari. Dia pula seringkali memandang angkutan yang tambah tinggi dari palang besi di Jembatan Kuin.

Sebab jalan itu adalah satu pilihan paling dekat ke arah tempat kerjanya, Maulana mengharapkan ada petugas jalan raya atau Dinas Perhubungan yang berjaga.

source: harga bahan bangunan