Hasil quick count atau kalkulasi cepat Pemilihan presiden 2019 masuk hitungan akhir. Pasangan capres-cawapres nomer urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin kuat mengungguli pasangan nomer urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Hasil itu berdasar pada kalkulasi cepat atau quick qount tiga instansi survey yang bekerja bersama dengan SINDOnews, yaitu Voxpol Center, LSI Denny JA, serta Tanda. Dari tiga instansi survey itu, semua memenangi pasangan Jokowi -Ma’ruf Amin.

Baca juga : Jurusan di ISID

Seperti LSI Denny JA yang telah menyelesaikan 98,60 % data dengan kelebihan Jokowi-Ma’ruf Amin dengan kelebihan 55,65 % berbanding 44,35 % untuk pasangan Prabowo-Sandi.

Seterusnya Tanda Politik, di mana pasangan petahana itu unggul 53,89 % berbanding pasangan lawan 46,11 % dengan 93,81 % nada masuk.

Sesaat, Voxpol Center yang telah menghimpun 82,3 % juga merasakan hasil 56,16 % untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf berbanding 43,84 % untuk Prabowo-Sandi.

Sesudah diyakinkan menang lewat quick count, Pasangan Jokowi-Ma’ruf langsung memberi pengakuan singkat. Bersama dengan wakilnya KH Ma’ruf Amin, Jokowi mengemukakan tiga point penting.

Pertama, Jokowi minta beberapa pendukungnya masih menanti hitungan sah KPU berdasar hasil pencapaian nada Pemilihan presiden 2019.

“Ke-2, dari tanda-tanda exit poll juga quick count barusan telah kita lihat semua, tetapi kita mesti bersabar, bersabar menanti hitungan dari KPU dengan sah,” kata Jokowi dalam pengakuannya di Djakarta Theatre, Jl MH Thamrin, Jakpus, Rabu (17/4/2019).

Jokowi pun mengemukakan animo pada KPU, Bawaslu, serta DKPP. Pemilu Serentak 2019 dipandang telah berjalan dengan jujur serta adil.

“Terima kasih pun kita berikan pada TNI serta Polri yang sudah mengamankan ketertiban dan keamanan hingga semua dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Tetapi, berlainan dengan hasil quick count Pemilihan presiden 2019, Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan perihal sebaliknya. Prabowo mengaku jika dianya jadi pemenang Pemilihan presiden 2019.

Kemenangan pasangan Prabowo-Sandi itu berdasar pada hasil exit poll yang dikerjakan internal, yaitu BPN Prabowo-Sandiaga Uno di 5000 tempat pengambilan suara (TPS).

Menurut data yang didapat team Prabowo Subianto, dianya memenangi sekitar 55,4 % dari vs exit poll.

Baca juga : Jurusan di POLIJE

“Hasil dari exit poll yang dikerjakan di 5.000 TPS, kita menang 55,4 %,” kata Prabowo Subianto, Rabu (17/4/2019).

Quick count atau kalkulasi cepat ialah cara verifikasi hasil penentuan umum yang dikerjakan dengan mengkalkulasi prosentase hasil pemilu dalam tempat pengambilan suara (TPS) yang jadikan sampel. Hasil quick count ini adalah hasil sesaat. Sampai sekarang ini, data paling baru masih tetap masuk ke instansi survey yang membuat quick count.

Data quick count bukan hasil sah Pemilihan presiden 2019. Hasil sah pemilu menanti hitungan nada dengan manual dari KPU.