Eksodus truk yang terjerumus di Tol Jakarta-Tangerang KM 06+600 arah Tomang, Jakarta Barat sudah selesai. Sekarang arus jalan raya di tempat normal kembali.

24

“Kendaraan telah ditangkap di pundak luar. Lalin normal kembali,” tutur Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad, Irra Susiyanti dalam info pada wartawan, Kamis (20/2/2020).

Irra menjelaskan, proses eksodus usai dikerjakan pada jam 10.55 WIB. Sekarang semua lajur jalan bisa dilintasi kendaraan.

Baca Juga : Biaya Kuliah UGM

“Jam 10.55 WIB proses eksodus serta pembersihan muatan usai dengan setahap pundak serta lajur 1 dibuka, lalin normal kembali,” paparnya.

Kecelakaan berlangsung pada jam 03.50 WIB pagi hari barusan. Awalannya, truk colt diesel bermuatan bata mudah (hebel) yang sedang parkir di pundak jalan ruas Tol Jakarta-Tangerang KM 06+600 arah Jakarta mendadak ditabrak oleh truk tangki bernopol B-9984-WV dengan muatan cairan kimia (caustic soda liquid).

Tabrakan ini menyebabkan ke-2 truk masuk ke right of way (ROW) jalan tol. Sesaat muatan hebel tumpah di pundak luar serta lajur 1. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

“Pemicu kecelakaan yang menyertakan dua kendaraan ini karena pengemudi kendaraan tangki atas nama Antoni (26) mengantuk hingga kehilangan kendali serta oleng ke kiri, selanjutnya menabrak kendaraan colt diesel bermuatan hebel,” katanya.

Insiden ini sempat memunculkan kemacetan di ruas Tol Tomang. Sepanjang proses eksodus, petugas mengatur jalan raya.

Baca Juga : Universitas Gadjah Mada

Selain itu, Jasamarga Metropolitan Tollroad Division Head Reza Febriano mengatakan, ada 124 insiden kecelakaan karena kelengahan pengemudi di ruas tol Jakarta-Tangerang selama setahun 2019. Kecelakaan ini berefek pada arus jalan raya.

“Kecelakaan karena kelengahan pengemudi ini sampai 94% pada tahun 2019. Serta ini benar-benar membahayakan sekali baik buat pengemudi itu atau buat pemakai jalan yang lain, dan bikin rugi. Bikin rugi buat pemakai jalan yang lain sebab berefek pada kepadatan panjang,” kata Reza.

Selanjutnya, Reza menyarankan supaya beberapa entrepreneur kendaraan logistik pastikan kendaraan serta pengemudi dalam kondisi sempurna dan laik jalan sebelum lakukan perjalanannya. Layanan Marga menyarankan supaya pengemudi untuk beristirahat di rest ruang bila sudah capek atau mengantuk.