Seorang masyarakat Kecamatan/Kabupaten Jombang dipastikan positif terkena virus corona atau COVID-19. Orang yang dirahasiakan identitasnya ini diketahui sempat menanggung derita tanda-tanda pneumonia semenjak pulang dari umroh.

148

Hal tersebut disebutkan Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi. Ia memberi pernyataan pada wartawan ditengah-tengah susahnya akses info ke Dinas Kesehatan atau Pemkab Jombang berkaitan masalah corona.

Mas’ud akui sudah bertanya terdapatnya pasien corona yang tidak diisolasi di dalam rumah sakit ke Kepala Dinas Kesehatan Jombang Subandriyah serta Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran.

Baca Juga : Pengertian Etika

” Pasien yang tidak diisolasi di dalam rumah sakit itu memang benar ada. Saya pengaturan dengan Kepala Dinas Kesehatan serta Direktur RSUD Jombang rupanya benar ada satu pasien dari Kecamatan Jombang, ” kata Mas’ud pada wartawan di kantornya, Jalan KH Wahid Hasyim, Selasa (31/3/2020).

Dia menerangkan, pasien corona itu sempat dikelompokkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Hingga diisolasi di RSUD Jombang. Ia menanggung derita batuk semenjak pulang umroh.

” Itu salah satunya jemaah umroh periode paling akhir, pulang ke Jombang menanggung derita batuk. Pada akhirnya masuk kontrol di dalam rumah sakit, ” terangnya.

Sesudah dirawat 14 hari di RSUD Jombang, pasien corona diperbolehkan pulang sebab telah sehat. Tetapi waktu dipulangkan, hasil tes swab pasien corona itu belum keluar.

” Dianya serta keluarganya meminta isolasi di dalam rumah. Diperbolehkan oleh rumah sakit. Jika dokter memperbolehkan, karena itu tidak ada tanda-tanda bahaya, ” katanya.

Baca Juga : Etika Adalah

Waktu pasien di dalam rumah, hasil tes swab keluar. Ia dipastikan positif corona. Hal tersebut dikeluarkan oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab di kantornya pada Senin (30/3). Sayangnya walau dinyatakan terkena corona, pasien diperbolehkan isolasi mandiri di dalam rumah.

” Tempo hari siang team dari propinsi telah mengontak by phone serta memonitor tempat tinggalnya. Pasien keadaannya sehat. Menurut saya saat dokter telah ijinkan diisolasi di dalam rumah, berarti tidak ada tanda-tanda penyebaran, ” cetus Mas’ud.

Sesaat Humas Gugus Pekerjaan Perlakuan COVID-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno menerangkan, pasien corona sudah kembali dibawa petugas medis ke RSUD Jombang.

” Kan telah dibawa ke rumah sakit . Dijemput team medis RSUD Jombang. Waktu dibawa ke rumah sakit keadaannya sehat. Keluarganya isolasi mandiri, ” pungkasnya.