Dibukanya pendaftaraan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Bireuen malahan buka kesempatan upaya untuk orang lain, terpenting untuk pakar juru tuliskan tangan.

Hal semacam itu pun dijalani dua penduduk Bireuen yang turut memakai penerimaan CPNS untuk mencapai keuntungan dengan jual layanan menulis surat permintaan untuk peminat di seputaran Kantor Bupati Bireuen.

“Kesempatan ini benar-benar begitu jarang-jarang diterima, namun kami cuma jual layanan tulisan surat permintaan dengan imbalan satu lebar surat permintaan sebesar Rp 20 ribu”, ucapkan Roji Rainunda serta Khairul terhadap Penanegeri. com, Selasa (26/11) .

Simak juga : surat permohonan

Saat dibukanya CPNS itu, beberapa penulis surat permintaan itu mengakui memperoleh uang layanan lebih kurang Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu perharinya, serta diyakinkan makin bertambah sejalan banyak pendaftar sejauh ini.

Disadari Roji Rainunda, buat tahun ini peminat jasanya begitu minim ketimbang beberapa tahun awal mulanya. Lebih peserta CPNS tahun ini semakin banyak melamar ke wilayah lain.

Artikel Terkait : surat penawaran

Kebanyakan, imbuhnya, keduanya buka layanan tulisan surat lamaran mulai waktu 08. 00 sampai waktu 16. 00 WIB, serta keuntungan yang diterima dari upayanya itu terus dibagi dua.

Baca Pun Wakil Walikota Langsa : Penduduk Mesti Musuhi Narkoba
“Selain penduduk Bireuen sendiri, juga ada yang memohon layanan tulisan surat lamaran dari wilayah lain yang turut melamar CPNS di Bireuen, dari Aceh Utara, Lhokseumawe serta juga ada dari Medan, Sumatera Utara, ” papar Roji.