|
 Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr.dr. Idrus. A. Paturusi dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa kembali mengukuhkan dua sekaligus guru besar di bidang pertanian, yakni Prof. Dr. Ir. Sylvia Sjam, MS dan Prof. Dr. Ir. Ahmad Munir, M.Eng, Rabu (19/12), di Ruang Senat Lt.2 Rektorat Unhas. Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul Keselarasan Pengelolaan Organisme Pengganggu Tanaman Dalam Perspektif Pertanian Organik Dengan Pemanfaatan Sumber Bahan Alami Bioaktif Tanaman Untuk Keamanan Produk Pertanian, Prof.Sylvia menyampaikan bahwa pemaparan ilmiah tersebut didasari atas keprihatinannya terhadap kerusakan ekosistem pertanian akibat tidak adanya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Hal tersebut berdasarkan pengamatannya melalui hasil penelitian dan aplikasinya pada tingkat petani. Sehingga ia berharap teciptalah suatu keselarasan dalam pengelolaan hama untuk memanfaatkan sumber daya alam bagi manusia dan lingkungan, agar manusia bisa dengan bijak mengelola populasi hama dengan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan dan produk akhir yang aman untuk dikonsumsi. Sedangkan Prof. Munir dalam pidato pengukuhannya yang berjudul Ranah Spiritualitas Sistem Hidroekologi, menjelaskan bahwa keberadaan air dalam siklus hidrologi, merupakan sirkulasi air yang berlangsung dari atmosfir ke permukaan bumi dan kembali ke atmosfir melalui mekanisme evaporasi, transpirasi, kondensasi, dan presipitasi, yang kesemuanya itu telah tercantum jelas dalam kitab suci Al-Qur’an. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa karakteristik hidroekologi yang terjadi di alam ini dapat dianalogikan dengan hati dan karakter manusia. Oleh karena itu, intelektual sejatinya mentafaqquri segala cipatan Tuhan dan mentadabburinya dan selanjutnya meningkatkan kualitas keimanannya. Selain itu pengkajian ilmiah dalam hidroekologi yang berada dalam ranah spiritual, diharapkan dapat mewujudkan keselarasan manfaat dalam kehidupan umat manusia di permukaan bumi ini. Sumber : www.unhas.ac.id
|