Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

Agroteknologi (S2)


Alamat : Gedung Fakultas Pertanian Lt. 2, Kampus Unhas Tamalanrea, Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 10 Makassar 90245
Ketua Program Studi : Ir. Rinaldi Sjahril, M.Agr. Ph.D (Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. )




Program studi Magister Agroteknologi hadir untuk menjawab tantangan dunia pertanian kedepan dalam pengembangan ilmu dan inovasi teknologi pertanian yang kontinyu dalam rangka peningkatan produksi, peningkatan mutu produk, nilai ekonomi produk, dan efisiensi proses produksi. Hal tersebut dapat dicapai melalui penyediaan Sumber Daya Manusia yang profesional, handal, dan kompeten di bidang IPTEK Pertanian, terutama di bidang ilmu agronomi, bioteknologi tanaman (agro-bioteknologi), ilmu tanah, dan perlindungan tanaman, dengan spesialisasi pada rekayasa teknologi budidaya tanaman tropika dan pangan alternatif.

Sejarah Singkat
Program studi Magister Agroteknologi sebagai program studi monodisiplin pada Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) pertama kali diusulkan pembentukannya ke DIKTI pada tahun 2012 oleh Rektor Universitas Hasanuddin (Prof. Idrus Patturusi) dan Ketua Komisi 1 Senat Bidang Akademik (Prof. Dr. H. M. Noor Jalaluddin, MS.) sebagai magister agronomi.
Pada tanggal 17 Februari 2014, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan surat mandat nomor 148/E.E2/DT/2014 tentang penugasan penyelenggaraan program magister Agroteknologi kepada Universitas Hasanuddin, yang dilanjutkan dengan surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 310/E/O/2014 pada tanggal 12 Agustus 2014 dengan tentang izin penyelenggaraan Prodi Magister Agroteknologi. Sehingga Penerimaan mahasiswa angkatan pertama dimulai pada Semester Awal Tahun Ajaran 2014/2015.

Bidang Kajian Ilmu
Program studi monodisiplin Magister Agroteknologi merupakan program studi yang termasuk dalam Rumpun Ilmu Terapan. Bidang ilmu ini mencakup antara lain Ilmu Agronomi, Ilmu Tanah, dan Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman. Terkait dengan bidang ilmu lain, perkembangan bidang kajian Agroteknologi ditunjang oleh bidang Ilmu Dasar, antara lain Ilmu Biologi, Kimia Organik, Farmasi, dan Ilmu statistik. Di sisi lain, program studi monodisiplin ini menunjang disiplin ilmu terapan lain, misalnya Agribisnis, Perencanaan Pengembangan Wilayah, Manajemen Sumber Daya Alam, dan Konservasi.

Visi
Menjadi pusat pendidikan, penelitian, pengembangan, dan penerapan ilmu yang kompeten, kompetitif dan profesional berbasis IPTEK bidang Agroteknologi dengan tetap    memperhatikan kelestarian lingkungan dan nilai-nilai budaya benua maritim Indonesia yang dapat menyelesaikan masalah dan mengembangkan pertanian dengan pendekatan berbasis kemandirian.

Misi

  1. Menyiapkan Magister pertanian bidang Agroteknologi yang handal, memiliki motivasi keilmuan tinggi, berkemampuan akademik dan profesional, berwawasan luas dan mempunyai kinerja tinggi;
  2. Meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan jalan membentuk dan membina lembaga kemasyarakatan dalam penerapan IPTEK bidang Agroteknologi secara berdaya guna dan berhasil guna;
  3. Memberikan bekal ilmu dan keterampilan IPTEK bidang Agroteknologi yang memadai terhadap luaran sehingga luaran tidak saja memiliki peluang untuk mengisi pasar kerja yang tersedia tetapi juga memiliki kemampuan mandiri dan memadai menjadi wiraswasta khususnya di bidang pertanian.

Profil Lulusan
Program studi mono disiplin Magister Agroteknologi menyiapkan sumber daya manusia yang handal, berwawasan luas, kritis, etis, mampu menganalisis dan memecahkan persoalan-persoalan ilmu dan teknologi pertanian dengan pemikiran yang strategis, serta mampu mengintegrasikan berbagai konsep ilmu, teknologi, dan manajemen untuk berkiprah dalam pembangunan pertanian berkelanjutan. Dalam mengelola sumber daya manusia dan meningkatkan daya saing bangsa maka dalam pengelolaannya diselaraskan dengan kelompok kompetensi peminat yaitu 1). Pelaku di bidang pertanian, 2). Manajer (planner, designer, organizer, evaluator, mediator), 3). Pengusaha (entrepreneur, initiator, adaptor, cooperator), 4). Peneliti, 5). Pendidik (fasilitator, motivator dan mediator).