Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

Hama dan Penyakit Tumbuhan (S2)


Alamat :
Gedung Fakultas Pertanian Lt.3, Kampus Unhas Tamalanrea, Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 10 Makassar 90245
Ketua Program Studi : Dr. Ir. Danial Rahim, M.Sc (Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. )


SEJARAH
Krisis ekonomi dan moneter yang terjadi sejak pertengahan tahun 1997 telah menunjukkan bahwa pertanian merupakan sektor penting dalam pembangunan nasional Indonesia. Oleh sebab itu, kemajuan dalam bidang IPTEK pertanian seharusnya mendapatkan prioritas dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.
Pelaku di bidang pertanian menghadapi tantangan yang maha berat karena disatu sisi harus tetap dapat meningkatkan produktifitas sumberdaya pertanian tetapi dipihak lain dituntut untuk dapat mempertahankan kelestarian lingkungan. Untuk mencapai tujuan tersebut, pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture) merupakan solusi terbaik yang telah terbukti dapat diterapkan dalam bidang IPTEK Pertanian. Pertanian berkelanjutan dalam bidang hama dan penyakit tumbuhan saat ini sangat popular istilah pengelolaan hama terpadu (Integrated Pest Management). Perlindungan Tumbuhan  menitik beratkan keputusan pengelolaan hama dan penyakit Tumbuhan  yang bertumpu pada aspek yaitu ekologi dan ekonomi. Salah satu hal yang sangat membanggakan, ternyata bahwa pelaku pendiri konsep  pengelolaan hama terpadu (PHT) di tanah air adalah Prof. Dr. Ir. H. Fachrudin dari Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddi.  Pada saat itu dikenal “trio” pelaku PHT, yaitu Prof. Dr. Ir. H. Fachrudin (UNHAS), Prof. Dr. Ir. Sumartono Sosromarsono (IPB) dan Prof. Dr. Ir. Kasumbogo Untung (UGM). Konsep PHT ini telah teruji oleh waktu dapat diterapkan untuk mendukung pertanian berkelanjutan.
Berdasarkan hal tersebut di atas untuk menerapkan konsep pengelolaan hama dan penyakit Tumbuhan  terpadu pada saat ini dan pengembangannya di masa yang akan datang dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan tangguh serta mendalami IPTEK Perlindungan Tumbuhan  yang terus berkembang seiring dengan kemajuan IPTEK pertanian. Untuk itu, Universitas Hasanuddin (UNHAS) sebagai lembaga pendidikan tinggi terpandang di kawasan Timur Indonesia dan sebagai salah satu institusi perintis IPTEK pengelolaan hama dan penyakit Tumbuhan  terpadu (perlindungan Tumbuhan ) di tanah air merasa terpanggil untuk membuka Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan  yang akan mendukung aktivitas perlindungan Tumbuhan . Fakta lain menunjukkan bahwa tidak lebih dari 10 % lulusan sarjana pertanian (S1) di Indonesia yang dapat memperoleh pendidikan jenjang yang lebih tinggi (S2), sedangkan saat ini UNHAS meluluskan sarjana pertanian (S1) setiap tahun sekitar 500 alumni per tahun.
Upaya pembukaan Prodi Magister Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan  juga sejalan dengan landasan dan latar belakang Tri Dharma Universitas Hasanuddin, dan diharapkan menghasilkan SDM yang handal dan mampu menerapkan IPTEK perlindungan Tumbuhan  dan ramah lingkungan guna meningkatkan kesejahteraan rakyat ke tingkat yang lebih memadai. Pertimbangan lain yang mendasari pembukaan Program Magister (S2) Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan , adalah bahwa UNHAS memiliki Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan  pada tingkatan S1 yang berdasarkan SK BAN No. 010/BAN-PT/Ak-X/S1/V/2007 tanggal 19 Mei 2007 pernah mendapat akreditasi “A”, walaupun saat ini telah diafiliasi ke dalam Prodi Agroteknologi. 
Pembukaan Prodi Magister Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan  diawali dengan terbentuknya tim kerja oleh Ketua Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan , Fakultas Pertanian berdasarkan SK No. 2211/H4.12.PP.24/2008, tanggal 16 September 2008. Berkat upaya keras tim kerja dan kerjasama dari seluruh staf pengajar Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan  dapat menyelesaikan semua dokumen penyiapan pendirian Prodi Magister. Kemudian, berdasarkan Surat Keputusan No. 73/D/O/2010, tanggal 9 Juni 2010 yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengesahkan pendirian dan izin operasional Prodi Magister Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan  serta penyelenggaraan program studi ini dimulai pada Agustus 2010.
Metode pembelajaran pada Prodi Magister Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan   dilakukan dengan SCL (Student Centered Learning) yang menuntut mahasiswa lebih aktif dalam proses pembelajaran. Penilaian hasil pembelajaran didasarkan pada keaktifan mahasiswa dalam proses pembelajaran di kelas, penyelesaian tugas-tugas individu dan kelompok, evaluasi tengah dan akhir semester.
Penyusunan kurikulum didasarkan pada Kepmendeknas No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Kepmendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum inti pendidikan tinggi dengan melibatkan staf Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan  dan mendapatkan informasi dari “stakeholder” lainnya. Kurikulum Prodi Magister Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan  terbagi atas kompetensi utama, kompetensi pendukung serta kompetensi lainnya. Selain itu, pengembangan kurikulum Prodi Magister Ilmu Hama dan Perlindungan Tumbuhan  tetap mengacu pada pencapaian visi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, dan visi Universitas Hasanuddin dan mengacu pada KKNI.

VISI :
Visi Program Studi Magister Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan menjadi Program Studi Magister terkemuka di Indonesia dalam pengembangan Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan yang ramah lingkungan berbasis sumber daya hayati untuk mendukung pertanian berkelanjutan (Sustainable Agriculture) dan mampu bersaing secara global.

MISI :
a. Mengembangkan  program  pendidikan  yang  berkualitas  dan  mampu berkompetisi dalam bidang Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan.
b. Mengembangkan penelitian dalam kajian IPTEK Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhanramah lingkungan yang berbasis   sumberdaya hayati.
c. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat melalui penerapan IPTEK  Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan ramah lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

TUJUAN :
Untuk mencapai misi tersebut, maka tujuan Program Magister Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan  adalah:
Menghasilkan  lulusan yang berkualitas  dan  berdaya saing tinggi  serta mampu mengembangkan dan menerapkan IPTEK Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan yangberbasis sumberdaya hayati.
Menghasilkan penelitian-penelitian yang dapat menjadi solusi dalam permasalahan Hama dan Penyakit Tumbuhan melalui inovasi IPTEK yang ramah  lingkungan untuk mendukung pembangunan pertanian nasionaL.
Menghasilkan program pengabdian masyarakat yang dapat menjadi acuan dalam pemecahan masalah dan dalam menghadapi tuntutan masyarakat ke arah perubahan global.

PROFIL LULUSAN
Sejak penyelenggaraan pendidikan Magister Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan  pada Agustus 2010, Prodi ini telah meluluskan 31 orang Magister Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan hingga periode wisuda Desember 2014. Saat ini, lulusan magister Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman tersebut tersebar di beberapa  institusi pendidikan tinggi, lembaga  penelitian dan instansi yang berkaitan dengan bidang pertanian di pemerintahan atau swasta. Diharapkan pada masa datang lulusan program studi ini akan lebih banyak berkiprah dan memberikan sumbangan pemikiran dalam pembangunan pertanian di Indonesia, baik di lembaga pendidikan dan penelitian, pemerintahan atau sektor pertanian lainnya.