Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

Laboratorium Bio-sains dan Bioteknologi Reproduksi Tanaman


Kepala Laboratorium : Ir. Rinaldi Sjahril, M.Agr., Ph.D.
Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


PROFIL 
Laboratorium Bio-sains dan Bioteknologi Reproduksi Tanaman yang berada dalam lingkup Jurusan Budidaya Pertanian  menunjang kegiatan pendidikan dan penelitian di bidang bio-sains dan bioteknologi tanaman. Laboratorium ini terdiri atas dua unit atau ruang laboratorium, yakni Ruang DNA yang berada di Jurusan Budidaya Pertanian (Ruang BG11.208) dan Ruang Kultur Jaringan yang berada di gedung Teaching Industry, Universitas Hasanuddin.

KEGIATAN LABORATORIUM
Ruang DNA merupakan unit penunjang penelitian yang meliputi: kegiatan persiapan sampel, ekstraksi, isolasi hingga analisis DNA bakteri, cendawan, virus dan tanaman serta kegiatan isolasi gen dan rekayasa genetika. Peralatan penunjang yang tersedia diantaranya: timbangan digital, timbangan analitik, oven, autoklaf, refrigerated centrifuge, water bath, electrophoresis, gel documentation system, PCR, Cyto-flow meter (PartecCyflow Space), mikroskop dan alat penunjang lainnya. Ruang DNA juga menunjang kegiatan perkuliahan yaitu sebagai tempat untuk pelaksanaan praktikum matakuliah Bioteknologi Tanaman dan Pengantar Bioteknologi Pertanian. Ruang Kultur Jaringan digunakan untuk kegiatan penelitian kultur sel dan jaringan tanaman, transformasi genetika tanaman serta analisis jaringan tanaman. Ruang Kultur jaringan berada di gedung Teaching Industry bekerjasama dengan Unit Perbenihan Teaching Industry dalam mendukung industry perbenihan tanaman Teaching Industry. Peralatan yang tersedia diantaranya: autoklaf, laminar air flow, UV-vis Nano Spectrophotometer, Microtome tissue slicer dan alat penunjang lainnya. Unit ini juga menerima kegiatan magang teknik kultur jaringan modern maupun skala rumah tangga (KJSRT) serta menjadi tempat pelaksanaan praktikum matakuliah Pembiakan In-Vitro dan Pengantar Bioteknologi Pertanian.

JENIS LAYANAN/ANALISA
Laboratorium Bio-sains dan Bioteknologi Reproduksi Tanaman memberikan layanan dan jasa konsultasi kepada instansi atau masyarakat yang membutuhkan. Ruang lingkup layanan berupa analisa DNA dan analisa jaringan tanaman untuk kebutuhan penelitian bioteknologi, isolasi dan identifikasi cendawan, baktetri dan virus dan kultur jaringan tanaman. Lingkup konsultasi meliputi produksi benih melalui teknik kultur jaringan, baik skala konvensional maupun skala rumah tangga. Juga melayani pelatihan kultur jaringan dan kerjasama produksi benih secara in vitro.

PENELITIAN YANG SEDANG BERLANGSUNG
Laboratorium ini sedang melaksanakan penelitian mekanisme penyebab VSD pada tanaman kakao melalui analisis DNA dan identifikasi cendawan. Selain itu juga sedang melaksanakan penelitian identifikasi gen virus ring spot potty virus.
Di bidang kultur jaringan tanaman dan rekayasa gen, laboratorium ini sedang melaksanakan perbanyakan anggrek hibrida bekerjasama dengan PT. Bunga Indah Malino dan penelitian kultur jaringan krisan yang akan dilanjutkan dengan transformasi genetika ketahanan penyakit.
Secara keseluruhan tema penelitian yang dapat dilaksanakan adalah:
-  AnalisisDNA, kromosom, sel dan jaringan tanaman,
-  Identifikasi cendawan, bakteri dan virus
-  Rekayasa genetika (transformasi genetika)
-  Teknologi Kultur Sel
-  Kultur Jaringan Tanaman
-  Kultur Jaringan Skala Rumah Tangga

PUBLIKASI

  1. Rahim, M.D., R. Nikmat, A. Nasaruddin, R. Sjahril, dan A. Asman. 2014. Nucleotide Sequences of Partial Nib Region of Three Indonesian Zucchini Yellow Mosaic Virus Isolates.  Journal of ISSAAS (submitted).
  2. Rahim, M.D., A. Nasaruddin, R. Sjahril, R. Nikmat, A. Patappari,dan Y. Dawy. 2014. Potyvirus associated to mosaic disease on Cucurbitamoschata. Archive Virology (submitted).
  3. Feranita Haring, Yunus Musa, EnnyL. Sengin, RinaldiSjahril, Muhammad Nasrun. 2014. Aseptic Culture of Apical Bud of Japanese Taro (C.esculenta var. Antiqourum) in Various Pesticides Concentration. International Journal Of Scientific & Technology Research. Vol.3(8).
  4. Riadi, M., R. Sjahril, N.R. Sennang dan N. Kasim, 2014. Aplikasi teknologi seed priming dengan beberapa jenis agen halopriming terhadap peningkatan toleransi tanaman padi pada cekaman salin. Penelitian Kompetensi Internal (BOPTN 2014).
  5. Farhanah, A., R. Sjahril, dan A. Mollah. 2014. Optimalisasi teknik isolasi dan purifikasi DNA menggunakan metode setiltrimetil ammonium bromide (CTAB) pada tanaman markisa (Passifloraspp.) dataran rendah Kabupaten Jeneponto. Skripsi. Jurusan Budidaya Pertanian, FakultasPertanian. Universitas Hasanuddin.
  6. Haeriyah, R. Sjahril, dan A. Ishak. 2014. Embryogenesis bawang merah (Allium ascalonicum) dengan menggunakan berbagai konsentrasi 2,4-D. 2014. Skripsi. Jurusan Budidaya Pertanian, FakultasPertanian. Universitas Hasanuddin.
  7. Nursyamsim B., Y. Musa, R. Sjahril. 2014. Induksi kalus anggrek tebu (Grammatophylumspeciosum Blume) secara in vitro pada berbagai konsentrasi 2,4-dichlorophenoxyacetic acid (2,4-D). Skripsi. Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian. Universitas Hasanuddin.
  8. Jamaluddin, I., R. Sjahril dan M. Riadi. 2012. Pertumbuhan planlet Phalaenopsis dan Dendrobium hibrida pada berbagai jenis bahan sebagai sumber senyawa organik kompleks secara in vitro. Skripsi. Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian. Universitas Hasanuddin.
  9. Isriani, Haring, F. dan A. Dachlan.  2014. Organogenesis tanaman krisan (Dendratemagrandisflora) melalui penambahan kombinasi zar pengatur tumbuh secara in vitro. Skripsi. Jurusan Budidaya Pertanian, FakultasPertanian. Universitas Hasanuddin.

KERJASAMA

  1. RIKEN NISHINA CENTER for Accelerator-based Science, Japan
  2. Graduate School of Agricultural Science, Tohoku University, Japan
  3. International Atomic Energy Agency (IAEA) Technical Cooperation Project INS5039, Vienna, Austria
  4. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Indonesia
  5. Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi, BATAN (PAIR, BATAN), Indonesia
  6. Australian Center for International Agriculture Research (ACIAR), Australia.

 DOSEN YANG TERLIBAT

  1. Ir. Rinaldi Sjahril, M.Agr., Ph.D.
  2. Dr. Ir. Muh. Danial Rahim, M.P.
  3. Ir. Nurlina Kasim, M.Si.
  4. Dr. Ir. Feranita Haring, M.P.
  5. Abdul Mollah, S.P., M.Si.
  6. Prof. Katsuya Osozawa (Faculty of Agriculture, Ehime University, Japan / Director of Asia Africa Center Ehime University, Japan)
  7. Prof. Kinya Toriyama (Graduate School of Agricultural Science, Tohoku University, Japan)
  8. Dr. Tadashi Sato (Postdoctoral Researcher at RIKEN NISHINA CENTER for Accelerator-based Science, Japan / Graduate School of Agricultural Science, Tohoku University, Japan)
  9. Dr. Peter McMahon (La Trobe University, Melbourne, Victoria, Australia)