Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

You have downloaded this file 0 times in the last 24 hours, limit is 5.
Your file downloads total 0 in the last 24 hours, limit is 5.

Modifikasi Pati Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Untuk Menghasilkan Pati Resisten Tipe 3 Menggunakan Siklus Metode Pemanasan Gelombang Mikro dan Pendinginan
Download

Description:

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:'Table Normal'; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:''; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:'Calibri',sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:'Times New Roman'; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

ABSTRAK

Pati resisten merupakan pati yang bersifat resisten terhadap enzim pencernaan pada usus kecil yang selanjutnya difermentasi oleh mikrobiota pada usus besar.  Pati resisten terdiri dari 5 tipe, yaitu tipe 1, 2, 3, 4, dan 5. Pati resisten terdapat secara alami dan dapat diproduksi melalui proses fisik, kimiawi atau enzimatis. Proses fisik seperti pemanasan gelombang mikro dan pendinginan dapat digunakan untuk memodifikasi pati alami menjadi pati resisten tipe 3. Penelitian terdiri dari 2 tahap, yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Pada penelitian pendahuluan digunakan perlakuan besar daya oven microwave (frekuensi 2.450 MHz) yaitu 420, 560 dan 700 W. Pada penelitian utama digunakan 2 faktor perlakuan, yaitu jumlah siklus pemanasan gelombang mikro-pendinginan (1, 2, dan 3 siklus) dan suhu pendinginan (5, 10 dan 15 °C). Parameter pengamatan adalah kadar air, amilosa, pati resisten dan pola difraksi sinar X. Hasil terbaik dari penelitian pendahuluan berdasarkan besar kandungan amilosa adalah perlakuan besar daya 700 W dengan kadar amilosa 28,73%. Hasil penelitian utama menunjukkan sampel yang diberi perlakuan 1 siklus pemanasan gelombang mikro-pendinginan dan suhu pendinginan 15 °C (A1B3) memiliki kandungan amilosa tertinggi sebesar 42,32% (bk). Sampel yang diberi perlakuan 2 siklus pemanasan gelombang mikro-pendinginan dan suhu pendinginan 5 °C (A2B1) memiliki kadar pati resisten tertinggi sebesar 42,68% (bk). Pola difraksi sinar X menunjukkan perubahan pola kristal pati alami ubi jalar dan pati yang diberi perlakuan pemanasan gelombang mikro-pendinginan dari tipe A menjadi tipe B.

Kata kunci       : amilosa, pati resisten, pemanasang mikro, pendinginan


 

Author (email):
Nurmayanti (Nurmayanti11@gmail.com), Zainal dan Abu Bakar Tawali
Submitted On:
11 May 2019
File Size:
41.50 Kb
Downloads:
3