Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

You have downloaded this file 0 times in the last 24 hours, limit is 5.
Your file downloads total 0 in the last 24 hours, limit is 5.

Optimalisasi Kombinasi Kemasan Cerdas dan Aktif dalam Mengevaluasi dan Mempertahankan Kualitas Fillet Ikan Tuna (Thunnus Sp.)
Download

Description:

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:'Table Normal'; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:''; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:'Calibri','sans-serif'; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:'Times New Roman'; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:'Times New Roman'; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

ABSTRAK

Kombinasi kemasan cerdas dan aktif merupakan suatu inovasi teknologi kemasan  yang dirancang khusus untuk memberikan informasi mengenai kualitas produk yang dikemas sekaligus meningkatkan kemampuan kemasan dalam mempertahankan kualitas produk. Kemasan ini dapat diaplikasikan pada pangan segar yang cenderung sulit dibedakan dengan produk yang telah mengalami kerusakan, salah satunya adalah fillet ikan tuna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan warna label indikator cerdas, untuk mengetahui efektivitas edible coating (penambahan minyak sereh konsentrasi 0%; 0,5%; dan 1%) pada fillet ikan tuna yang dikemas dan disimpan pada suhu dingin (4°C), serta untuk mengetahui tingkat korelasi label indikator cerdas dan edible coating terhadap berbagai parameter uji kebusukan fillet ikan tuna. Penelitian ini terbagi atas dua tahap, yaitu tahap pendahuluan untuk menentukan larutan indikator terbaik yang akan diaplikasikan dalam pembuatan label indikator dan tahap penelitian utama yang bertujuan mengevaluasi perubahan mutu ikan tuna selama penyimpanan melalui pengujan Total Volatil Bases Nitrogen (TVBN), Total Plate Count (TPC), pH, dan analisa sensori. Pengujian tersebut dilakukan setiap 3 hari selama masa simpan 18 hari. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu label indikator cerdas (Bromothymol blue + Methyl Red (1:1) pH 2,55) berubah warna dari merah ke kuning ketika fillet ikan rusak. Edible coating dengan penambahan minyak sereh 0,5% merupakan perlakuan terbaik karena  efektif dalam mempertahankan mutu  fillet ikan selanjutnya dikuti oleh konsentrasi 0% dan 1%. Tingkat korelasi antara nilai analisis warna indikator cerdas dan efektivitas edible coating terhadap berbagai parameter uji kebusukan ikan menunjukkan korelasi yang positif pada perlakuan tanpa penggunaan edible coating (kontrol), penambahan minyak sereh konsentrasi 0,5% dan 1% yang memperlihatkan pola kecenderungan yang sama dalam mendeteksi tingkat kebusukan fillet ikan tuna.

 

Kata kunci : edible coating,  minyak sereh, kemasan, ikan tuna (Thunnus sp.)

 

Author (email):
Indah Suci Ramadhani (isr122495@gmail.com), Andi Dirpan dan Meta Mahendradatta
Submitted On:
14 Oct 2019
File Size:
184.24 Kb
Downloads:
6