Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

You have downloaded this file 0 times in the last 24 hours, limit is 5.
Your file downloads total 0 in the last 24 hours, limit is 5.

Pemanfaatan Sari Beras Hitam (Oryza sativa L. indica ) dalam Pembuatan Sarabba Instan Sebagai Minuman Fungsional
Download

Description:

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:'Table Normal'; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:''; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:'Calibri','sans-serif'; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:'Times New Roman'; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:'Times New Roman'; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Beras hitam merupakan salah satu jenis beras yang berasal dari varietas lokal yang mengandung pigmen yang paling baik dibandingkan dengan beras lainnya dan bermanfaat bagi kesehatan. Pigmen yang terdapat pada beras hitam termasuk dalam kelompok flavonoid yang disebut antosianin. salah satu pemanfaatan dari beras hitam yaitu sari berasnya yang berpotensi dijadikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan sarabba instant. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan terbaik pada pemanfaatan sari beras hitam dalam pembuatan sarraba instant, perlakuan tersebut terdiri dari A1= beras 50% + air 50%, A2= beras 30% + air 70%), A3 = beras 70% + air 30%. Perlakuan terbaik yang diperoleh kemudian  dilakukan pengeringan dengan waktu yang berbeda yaitu B1= 1 jam, B2= 1.5 jam, B3= 2 jam untuk mengetahui pengaruh lama pengeringan  terhadap kandungan analisa proksimat, antosianin, tiamin (vitamin B1) dan tingkat kelarutan. Hasil organoleptik dan tingkat kelarutan yang diperoleh diolah dengan deskriptif kuantitatif dengan tiga kali ulangan. Hasil pengujian organoleptik berdasarkan parameter warna, rasa, aroma dan tekstur terdapat pada perlakuan A3=  beras 70% + air 30%. Hasil analisis yang diperoleh diolah dengan menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL), 3 kali ulangan dengan aplikasi SPSS, jika perlakuan berpengaruh nyata terhadap parameter maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisis kandungan gizi menunjukkan bahwa  kadar air,  karbohidrat dan tingkat kelarutan terbaik pada perlakuan lama pengeringan 2 jam yaitu 1.67%, 0.11% dan 20 detik. Kadar abu, antosianin, thiamin (vitamin B1) dan kadar lemak terbaik pada perlakuan lama pengeringan 1 jam yaitu 2.3%, 11.83%, 0.056 % dan 0.03%.  Kadar protein yang terbaik pada perlakuan  1.5 jam yaitu 4.78%.

 

Kata kunci :  beras hitam , Sarabba instant, Antosianin

Author (email):
Ulfa muthmainna alri (ulfamuth@gmail.com),Meta Mahendradatta dan Mariyati Bilang
Submitted On:
04 Jul 2017
File Size:
87.65 Kb
Downloads:
3