Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

You have downloaded this file 0 times in the last 24 hours, limit is 5.
Your file downloads total 0 in the last 24 hours, limit is 5.

Pembuatan Snack Bar Kombinasi Tepung Pisang (Musa Paradisiaca) dan Tepung Kacang Hijau (Vigna radiata) Sebagai Alternatif Pangan Darurat
Download

Description:

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:'Table Normal'; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:''; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:'Calibri','sans-serif'; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:'Times New Roman'; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:'Times New Roman'; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

ABSTRAK

Indonesia merupakan salah satu negara dengan ancaman bencana alam yang cukup tinggi.. Bencana alam mengakibatkan rusaknya sarana pra sarana sosial seperti ketersediaan air bersih, makanan dan bahan bakar. Sehingga para korban kesusahan dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Kondisi ini meningkatkan kebutuhan produksi pangan darurat yang ready to eat.Salah satu jenis produk pangan darurat yang dapat diproduksi adalah Snack Bar. Snack Bar dapat diproduksi dengan menggunakan bahan pisang dengan kacang hijau dan kecambah kacang hijau.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi terbaik pembuatan Snack Bar dengan penggunaan tepung pisang, tepung kacang hijau dan tepung taoge dan untuk mengetahui kecukupan kandungan nutrisi Snack Bar dengan angka kecukupan gizi (AKG) perhari. Prosedur penelitian ini terdiri dari dua tahap,pertama yaitu penentuan tiga formulasi terbaik dari  lima formulasi yang telah dibuat, melalui pengujian organoleptik yang meliputi warna, aroma, rasa dan tekstur. Tahap kedua yaitu penentuan profil nutrisi dari hasil penelitian tahap I dengan parameter pengamatan yaitu kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak dan kadar karbohidrat, kadar serat dan perhitungan kalori. Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini adalah perbandingan tepung pisang dan Tepung kacang hijau (20:30),(25:25),(30:20),(35:25),(40:10). Berdasarkan hasil uji organoleptik, 3 perlakuan terbaik dari 5 perlakuan adalah perlakuan (30:20),(35:15) dan (40:10). Hasil pengujian profil nutrisi dari 3 perlakuan berturut-turut adalah yaitu kadar air (5,1%, 5,26%, 5,07%), kadar abu (2,53%, 2,59%, 2,69%), kadar protein (9,49%, 9,14%, 8,99%), kadar lemak (19,56%, 19,38%, 19,34%) kadar karbohidrat (63,33%, 63,62%, 63,92%), kadar serat (1,35%,1,44%,1,48%)  Sedangkan untuk hasil perhitungan kalori berturut-turut (707,99 kkal, 708,59 kkal dan 710,6 kkal).

Kata kunci: Snack Bar,Tepung Pisang, Tepung Kacang Hijau, Taoge Kering

 

Author (email):
Nandita Irsa’ulul Nurhisna (nanditairsaululnurhisna@gmail.com), Meta Mahendradatta Dan Amran Laga
Submitted On:
27 May 2019
File Size:
87.01 Kb
Downloads:
3