Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

You have downloaded this file 0 times in the last 24 hours, limit is 5.
Your file downloads total 0 in the last 24 hours, limit is 5.

Pengaruh Suhu Dan Lama Ekstraksi Metode Presipitasi Terhadap Karakteristik Tepung Nano Tulang Ikan Gabus (Channa striata)
Download

Description:

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:'Table Normal'; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:''; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:'Calibri','sans-serif'; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:'Times New Roman'; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

RINGKASAN

 Ikan gabus (Channa striata) adalah salah satu ikan yang banyak dibudidayakan di Sulawesi Selatan. Disusul banyaknya limbah tulang ikan, yang belum dimanfaatkan secara optimal. Tulang ikan gabus dapat digunakan sebagai sumber mineral alternatif yang mudah dicerna dalam bentuk ukuran nano. Hal ini dapat dilakukan dengan proses sintesis bahan nano demgan metode pendeketan bottom up, dengan metode presipitasi menggunakan pelarut asam dan basa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses ekstraksi kandungan mineral ikan gabus menggunakan metode presipitasi, untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama ekstraksi terhadap karakteristik nano dan untuk mengetahui karakteristik tepung nano setelah ekstraksi. Prosedur penelitian ini dibagi menjadi dua bagian, 1) untuk menghasilkan tepung tulang ikan snakehead, 2) untuk menghasilkan tepung nano dengan metode presipitasi. Desain penelitian ini menggunakan dua faktor dengan tiga level pada masing-masing faktor, suhu ekstraksi (70, 80, 90oC, dan lama ekstraksi (40,50,60 menit). Data diolah dengan RAL 2 Factorial menggunakan SPSS dan Uji Lanjut Duncan's Advance. Berdasarkan uji sidik ragam menunjukkan bahwa waktu ekstraksi tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar air dan abu pada level 5%, tetapi suhu dan lama ekstraksi secara signifikan mempengaruhi nilai protein, lemak, dan mineral Ca, Mg , P, derajat partikel putih, ukuran dan morfologi pada level 5%. Analisis proksimat menunjukkan bahwa sampel A3B3, memiliki kadar air (3,42%), kadar abu (72,98%), protein (12,76%) ), dan lemak (4,32%). Analisis mineral menunjukkan bahwa pada sampel A3B3 memiliki Ca dan P tertinggi, yaitu 22,48% dan 13,27%. Analisis fisik tepung nano tulang ikan gabus menunjukkan bahwa sampel dengan suhu ekstraksi 90oC dan lama ekstraksi 60 menit menghasilkan karakteristik tepung nano terbaik, dengan nilai derajat putih  87,80% dan ukuran partikel 167,2 nm serta morfologi partikel yang relatif kecil, tajam, tidak teratur dan partikel berpori.

 

Kata Kunci : ikan gabus (Channa striata), metode presipitasi, tepung nano, tulang ikan

 

Author (email):
Muhammad Iqbal Mustafa (iqbaleeemustafa@gmail.com), Abu Bakar Tawali, Adiansyah Syarifuddin
Submitted On:
12 Aug 2019
File Size:
672.97 Kb
Downloads:
1