Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

You have downloaded this file 0 times in the last 24 hours, limit is 5.
Your file downloads total 0 in the last 24 hours, limit is 5.

Pengaruh Suhu Dan Waktu Penyangraian Terhadap Kadar Antioksidan Pada Bubuk Kakao (Theobroma Cacao L).
Download

Description:

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:'Table Normal'; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:''; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:'Calibri','sans-serif'; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:'Times New Roman'; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:'Times New Roman'; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

RINGKASAN

Bubuk kakao adalah salah satu bahan pangan yang memiliki kandungan flavonoid sebagai bagian dari senyawa polifenol. Keduanya merupakan antioksidan alami. Antioksidan merupakan zat yang berfungsi untuk menangkal efek buruk dari radikal bebas. Pembuatan bubuk kakao dapat dilakukan melalui tahapan penyangraian, pengupasan kulit dan penggilingan keping biji, pengepresan dan pengayakan sehingga diperoleh bubuk kakao. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan, kadar air dan  sifat fisikokimia serta tingkat penerimaan (uji organoleptik) terhadap bubuk kakao. Adapun hasil analisa yang dilakukan yaitu kadar aktivitas antioksidan, kadar air dan uji organoleptik meliputi warna, aroma, rasa. Hasil yang diperoleh yaitu kombinasi suhu dan waktu penyangraian biji kakao berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan yang dihasilkan berkisar antara 14,964943 – 24,5113% dan kadar air yang dihasilkan berkisar antara 4,32% - 5,55% serta tingkat penerimaan (uji organoleptik) terbaik terdapat pada sampel S3T2 dengan perlakuan suhu 100oC selama 50 menit.

 

Kata kunci : Bubuk kakao, aktivitas antioksidan, organoleptik

 

Author (email):
Angga Samudra (angga.samoza263@gmail.com), Jumriah Langkong dan Jalil Genisa
Submitted On:
07 Aug 2019
File Size:
519.35 Kb
Downloads:
1