Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

You have downloaded this file 0 times in the last 24 hours, limit is 5.
Your file downloads total 0 in the last 24 hours, limit is 5.

Pengaruh berbagai Jenis Metode Proses Pengolahan pada Pembuatan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Asin Kering
Download

Description:

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:'Table Normal'; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:''; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:'Calibri','sans-serif'; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:'Times New Roman'; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Ringkasan

Ikan nila adalah jenis ikan air tawar yang dapat diolah berbagai macam produk perikanan seperti ikan asin. Ikan asin adalah hasil olahan dari perikanan berupa bahan makanan yang terbuat dari daging ikan yang diawetkan menggunakan garam yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas ikan asin. Garam merupakan produk industri sekaligus bahan baku untuk memperbaiki cita rasa dan penampilan. Pada penelitian ini dibuat beberapa perlakuan penelitian untuk mengetahui pengaruh jenis perlakuan pada proses pembuatan ikan asin berdasarkan analisa kimia, uji total mikroba dan organoleptik. Perlakuan tersebut terdiri dari A1= perendaman (garam 1:1 berat ikan), A2= metode blanching (garam 3:1 berat ikan), A3=perendaman (garam 3:1 berat ikan) dan A4= penggaraman kering (garam 2:1 berat ikan). Setelah memperoleh hasil maka data kemudian dideskripsikan dengan metode  deskriptif kuantitatif dengan dua kali ulangan. Jika hasil analisa yang diujikan berbeda nyata maka dilanjut dengan uji Duncan. Hasil pengujian berdasarkan uji sensori menunjukkan bahwa parameter warna dan tekstur terbaik terdapat pada perlakuan A2 (metobe blanching) sedangkan aroma pada perlakuan A1 (perendaman garam). Hasil analisis kandungan gizi menunjukkan bahwa kadar air dan kadar garam terbaik pada perlakuan A2 (metode blanching ) yaitu 19,51% dan 14,01%.  Kadar abu dan kadar protein terbaik diperoleh oleh perlakuan A1 (perendaman 3:1) yaitu 0,12% dan 55,59%. Sedangkan perlakuan yang memenuhi syarat mutu uji total mikroba adalah perlakuan A4 yaitu 1 x 105 koloni/gram.

 

Kata kunci : ikan nila, ikan asin, Garam

 

Author (email):
IRDHAN WAHYUDI (G31113014), Rindam Latief dan Andi Dirpan
Submitted On:
05 Apr 2017
File Size:
87.34 Kb
Downloads:
12