Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

You have downloaded this file 0 times in the last 24 hours, limit is 5.
Your file downloads total 0 in the last 24 hours, limit is 5.

Pengembangan Biskuit Berbasis Tepung Pisang Kepok (Musa paradisiaca formatypica) dan Tepung Kentang (Solanum tuberosum L.) sebagai Produk Pangan Darurat
Download

Description:

Pangan darurat atau Emergency Food Product (EFP) adalah makanan yang memiliki energi dan densitas zat gizi yang tinggi untuk korban bencana alam yang dapat dikonsumsi segera pada keadaan darurat. Salah satu produk pangan darurat yang dikembangkan di Indonesia adalah biskuit. Biskuit adalah produk bakeri kering yang dibuat dari tepung terigu dengan atau tanpa subtitusinya, minyak/lemak, dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain dan bahan tambahan pangan yang diizinkan. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan formulasi pangan darurat dalam bentuk biskuit dengan bahan baku utama, yaitu tepung pisang dan tepung kentang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh formulasi terbaik biskuit berbasis tepung pisang dan tepung kentang yang memenuhi kriteria makronutrien produk pangan darurat dan untuk menguji daya terima formulasi biskuit berbasis tepung pisang dan tepung kentang yang memiliki nilai organoleptik produk pangan darurat terpilih. Metodologi dalam penelitian ini adalah pembuatan biskuit pangan darurat dengan formulasi perlakuan beserta parameter pengujian analisis proksimat berupa analisis kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, dan kadar karbohidrat, serta analisis nilai kalori, analisis tengat kekerasan, dan analisis organoleptik metode hedonik. Berdasarkan uji proksimat biskuit diperoleh nilai rata-rata kadar air F1 (6,14%), F2 (6,19%), dan F3 (5,03%). Kadar abu F1 (4,22%), F2 (4,41%), dan F3 (4,19%). Kadar protein F1 (11,06%), F2 (10,86%), dan F3 (10,14%). Kadar Lemak F1 (34,48%), F2 (33,73%), dan F3 (33,49%). Kadar karbohidrat F1 (44,10%), F2 (44,81%), dan F3 (47,15). Tingkat kekerasan F1 (3,28 N/mm2), F2 (2,15 N/mm2), dan F3 (2,03N/mm2). Total kalori F1 (546,81 kkal), F2 (541,95 kkal), dan F3 (546,36 kkal). Hasil uji organoleptik biskuit pangan darurat yang disukai oleh panelis serta formulasi terbaik berdasarkan nilai organoleptik, yaitu formulasi tepung pisang 10% : tepung kentang 22% dan formulasi tepung pisang 22% : tepung kentang 10%.

 

Kata kunci: Biskuit, Pangan Darurat, Tepung Kentang (Solanum tuberosum L.), Tepung Pisang Kepok (Musa paradisiaca formatypica)

Author (email):
Khadijah Diyah Kustini (khadijahdiyahkustini@gmail.com), Zainal dan Mulyati M. Tahir
Submitted On:
10 Jan 2020
File Size:
440.50 Kb
Downloads:
4