Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

You have downloaded this file 0 times in the last 24 hours, limit is 5.
Your file downloads total 0 in the last 24 hours, limit is 5.

Studi Pembuatan Tepung Teripang (Sea Cucumber Flour) dari Bahan Baku Teripang Pasir (Holothuria scabra) dengan Perlakuan Perbedaan Konsentrasi Garam dan Perbedaan Lama Perebusan.
Download

Description:

800x600

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:'Table Normal'; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:''; mso-padding-alt:0mm 5.4pt 0mm 5.4pt; mso-para-margin:0mm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:'Times New Roman','serif';}

ABSTRAK

Teripang memiliki prospek menjadi salah satu sumber pangan yang penuh nutrisi karena memiliki kandungan gizi yang lengkap, antara lain karbohidrat,  beberapa jenis asam lemak dan  asam amino, beberapa komponen vitamin, sterol dan beberapa jenis mineral. Kandungan nutrisi yang tinggi menjadikan teripang memiliki potensi sebagai sumber pangan yang tinggi grow factor. Disamping itu kandungan yang dimiliki oleh teripang juga dipercayai berfungsi sebagai antioksidan, antibakteria, antifungi, dan antikoagulan. Di Indonesia, teripang masih belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Penelitian ini mempelajari bagaimana pengaruh dari pemberian garam dan perebusan terhadap mutu kandungan dan daya terima fisik tepung teripang oleh masyarakat. Pembuatan tepung teripang dengan metode perebusan dan penggaraman didasarkan pada kebiasaan masyarakat yang merebus atau menggarami teripangnya pada saat setelah teripang tersebut ditangkap. Konsentrasi garam yang diberikan pada penelitian ini adalah 10%, 15% dan 20%. Sedangkan perlakuan suhu dilakukan dengan perebusan teripang selama 10 menit, 20 menit dan 30 menit dengan suhu 70oC. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan nutrisi tepung teripang pada kelompok perebusan memiliki nilai rata-rata kadar air 18.20%, kadar abu 19.61%, protein 51.17%, lemak 3.76% dan karbohidrat 7.27%. Sedangkan kandungan nutrisi tepung teripang pada kelompok penggaraman memiliki nilai rata-rata kadar air 14.01%, kadar abu 14.49%, protein 57.24%, lemak 4.09% dan karbohidrat 10.17%. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa tepung teripang yang dihasilkan dari kelompok perebusan dan kelompok penggaraman tidak mempengaruhi secara nyata kandungan nutrisi dan parameter organoleptik tepung teripang. Kesimpulan yang didapatkan bahwa pembuatan tepung teripang baik dengan perlakuan perebusan ataupun penggaraman tergolong memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Sehingga sangat berpotensial untuk dikembangkan lebih luas lagi pada pembuatan produk pangan kaya nutrisi.

.

Kata Kunci : Teripang, Perebusan, Penggaraman, Tepung Teripang.

 

 

Author (email):
SYAMSUL ALANG (syamsulalank92@gmail.com),RINDAM LATIEF dan AMRAN LAGA
Submitted On:
06 Nov 2017
File Size:
13.28 Kb
Downloads:
4