Fakultas Pertanian Unhas

Fakultas Pertanian

 

Universitas Hasanuddin

You have downloaded this file 0 times in the last 24 hours, limit is 5.
Your file downloads total 0 in the last 24 hours, limit is 5.

Studi Penambahan Tepung Bayam Merah (Blitum rubrum) Terhadap Sifat Fisik, Kimia, dan Sensoris Mie Basah Yang Dihasilkan
Download

Description:

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:'Table Normal'; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:''; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:'Calibri','sans-serif'; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:'Times New Roman'; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:'Times New Roman'; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

RINGKASAN

 

Bayam merah (Blitum rubrum) adalah salah satu jenis sayur-sayuran yang mengandung banyak khasiat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan tepung bayam merah dan perebusan terhadap sifat fisik, kimia, dan sensoris mie. Penelitian ini terbagi menjadi dua faktor yaitu faktor pertama; perlakuan penggunaan tepung bayam merah pada pembuatan mie basah yang terdiri dari perlakuan penambahan tepung daun bayam merah 2%, 3%, dan 4%. Faktor kedua adalah perlakuan pengujian produk mie basah dengan dua perlakuan yaitu mie basah sebelum direbus dan mie basah setelah direbus. Pengolahan data menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, dengan 3 kali ulangan. Analisa yang dilakukan meliputi kandungan antioksidan, kadar air, kadar abu, daya serap air, serat kasar, daya putus, dan uji organoleptik (meliputi rasa, aroma, tekstur, dan warna). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pada pengujian kandungan antioksidan mie basah sebelum direbus 170,95-316,99 µg/ml, setelah direbus 9543,75-18551,25 µg/ml. Pengujian kadar air mie basah sebelum direbus 30,89-33,15%, setelah direbus 57,95-68,92%. Pengujian kadar abu mie basah sebelum direbus 2,5-2,19%, setelah direbus 0,79-0,47%. Pada pengujian daya serap air yang terbaik secara berturut, yakni pada perlakuan daun bayam merah 2%, 3%, dan kemudian 4%. Pengujian daya putus mie yang terbaik secara berturut, yakni pada perlakuan daun bayam merah 2%, 4%, dan kemudian 3%. Sedangkan pengujian sensori metode hedonik, perlakuan daun bayam merah 2% yang terbaik, dimana penilaian warna (skor 3,38), aroma (skor 2,11), rasa
(skor 2,73), dan tekstur (skor 2,98), kemudian oleh perlakuan 3%, dan 4%.

 

Kata Kunci : Mie Basah, Bayam Merah, Tepung, Perebusan Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

Author (email):
HENRI KARTONO (kartono.hendry@gmail.com), A. Nur Faidah Rahman dan Jalil Genisa.
Submitted On:
10 Jan 2018
File Size:
86.70 Kb
Downloads:
28