You are hereProfil Anggota

Profil Anggota


  • Rancangbangun alat penangkapan ikan harus dirancang di mana hanya mengeksploitasi jenis-jenis ikan pada ukuran layak tangkap saja dan meloloskan ikan-ikan yang tidak layak tangkap.
    Prof.Dr.Ir.Najamuddin, Sipl.FGT, M.Sc. dalam orasi penerimaan jabatan Guru Besar Tetap dalam bidang Rancangbangun Alat Penangkapan Ikan pada Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas, Kamis (16/2) mengatakan, paradigma teknologi penangkapan ikan harus diubah dari mengambil ikan sebanyak-banyaknya menjadi mengambil secara efektif.  

  • Penerapan metode dan teknologi pertanian guna menghasilkan produksi pangan dan pertanian secara berkelanjutan dapat dilakukan dengan beberapa prinsip. Salah satu di antaranya adalah penerapan kearifan pengetahuan lokal dan pengembangan teknologi yang sesuai dengan konteks lokal.

  • Tanggal 1 Desember, sangat istimewa bagi pasangan Prof.Dr.Ir.Andi Niartiningsih, MP- Prof.Dr.Sjamsuddin Garancang.M.Agr.Sc. Pasalnya, pada tanggal itu tahun 2011 ini, keduanya ‘menikah’ untuk kedua kalinya, Mengapa harus menikah lagi, padahal keduanya sudah punya anak tiga. Maksudnya,  pasangan ini  sepakat ‘bersanding’ menyampaikan orasi penerimaan jabatan Guru Besar di Universitas Hasanuddin.  Tidak hanya itu, awal Desember ini sangat istimewa lagi buat Andi Niartiningsih. Sebab, pada hari itu mahaguru kelahiran Sinjai ini  genap setengah abad.

  • Dokter David Handojo Muljono, Sp.PD, FINASIM, Ph.D, yang saat ini menjabat Kepala Unit Penelitian Hepatitis Lembaga Biologi Molekul Eijkman Jakarta, Rabu (29/11) diangkat sebagai  Dosen Tidak Tetap dengan Tugas Setara Guru Besar dalam pelaksanaan kegiatan Penelitian, Pendidikan, dan Pengabdian Masyarakat Universitas Hasanuddin. Prosesi pengangkatan tersebut digelar melalui upacara penerimaan ‘Academy Professorship Indonesia’ dalam bidang ‘Lige Sciences’ oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) dan Royal Netherlands Academy of Arts and Sciences (KNAW) disertai penyerahan surat keputusan, dalam Rapat Senat Guru Besar Unhas, di Ruang Senat Unhas Kampus Tamalanrea.    

  • Salah satu faktor penyebab merosotnya penggunaan bahasa ibu (bahasa daerah, BD) adalah tidak adanya pentransmisian bahasa daerah itu dari generasi tua ke generasi muda, seperti hal yang terjadi bagi kebanyakan orang/keluarga di Kota Makassar dan juga daerah-daerah lain.

  • Belajar bahasa ialah belajar tentang kaidah-kaidah bahasa yang meliputi kaidah ejaan, kaidah diksi (pilihan kata), penyusunan kalimat efektif , paragraph, bibliografi, tata kutip, sampai ke kaidah penulisan.

  • Tanaman mangrove (bakau) selain bermanfaat besar bagi ekosistem, ternyata sangat rawan dari pengaruh kerusakan akibat degradasi lingkungan secara alami maupun antrophogenik. Degradasi lingkungan secara alami terjadi akibat pengaruh bencana alam seperti angin topan, tsunami, longsor, dan sedimentasi.

  • Peranan Ikhtiologi  (ilmu yang mempelajari tentang ikan dengan segala aspek kehidupannya), khususnya  biolofi reproduksi, sangat menentukan dalam memberikan dukungan terhadap peningkatan produksi ikan kerapu yang berkelanjutan di masa mendatang.

  • Pria yang satu ini, termasuk orang kedua dari Jepang yang menerima ‘Sultan Hasanuddin Award’ dari Universitas Hasanuddin bertepatan dengan Dies Natalis ke-55 Unhas, 10 September 2011.
    Prof.Katsuya Osozawa memang kerap ditemui di Sulawesi Selatan, khususnya di Unhas jika ada tamu dari Jepang. Dialah yang kian mempertautkan hubungan Unhas dengan Ehime University Jepang hingga 13 orang mahasiswa Jepang datang ber-KKN selama beberapa hari di Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan.

  • Tiga puluhan sudah lelaki ini berkiprah sebagai peneliti di Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan. Pada tahun 1980-an, dia berkenalan dengan Sulawesi Selatan ketika mendiang Prof.Dr.Mattulada pernah menjadi profesor tamu di universitasnya, Kyoto University, Jepang. Ketika itu, Mattulada bertenalan dengan Prof.Tachimoto. Tachimoto inilah yang kemudian merekrut Prof.Koji Tanaka hingga datang ke Indonesia.Pada perkembangan berikutnya, Tanaka berkomunikasi dengan Prof.Dr.Dadang Ahmad Suriamiharja, M.Eng, yang juga alumni Jepang.

  • Di negara-negara sedang berkembang, administrasi negara lebih berfokus pada usaha dan proses pembangunan, maka biasa disebut administrasi pembangunan. Selama lebih dari dua dekade terakhir, hampir semua negara di dunia telah terinkorporasi ke dalam sistem ekonomi-politik dunia, terutama setelah keruntuhan tembok sosialisme di Eropa Timur.
    ‘’Dalam waktu yang sama administrasi negara dihadapkan kepada peluang dan tantangan globalisasi untuk menyejahterakan rakyat di setiap negara,’’ demikian Prof.Deddy T.Tikson, Ph.D, dalam orasinya berjudul ‘’Tantangan Administrasi Negara menghadapi Ketimpangan Global’’ pada pidato penerimaan jabatan guru besar Bidang Ilmu Administrasi Pembangunan pada Program Studi Ilmu Administrasi Fisipol Unhas, Selasa (12/7).

  • Pendekatan keadilan restoratif diasumsikan sebagai pergeseran paling mutakhir dari berbagai model dan mekanisme yang bekerja dalam sistem peradilan pidana dalam menangani perkara-perkara pidana saat ini. PBB melalui basic principles (prinsip-prinsip dasar dasar) seperti Undang-undang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) dalam penyelesaian konflik pelanggaran HAM di Timor Leste, telah menegaskan penilaiannya bahwa pendekatan keadilan restoratif adalah pendekatan yang dapat dipakai dalam sistem peradilan pidana yang nasional.

  • Kamis (5/5), merupakan hari yang sangat istimewa bagi keluarga Prof.Dr.H.M.Laica Marzuki, S.H., mantan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi RI.  Selain pada hari itu, 70 tahun silam dia dilahirkan di Tekolambe, Sinjai, Sulawesi Selatan, juga batas awal memasuki masa purna bakti. Sudah lima puluh satu tahun suami Hj Nurbaya ini mengabdikan diri sebagai abinegara. Berbagai posisi dan jabatan pernah dilaluinya.

  • Harifin A.Tumpa, Kamis (14/4) menerima penganugerahan gelar doktor kehormatan (honoris causa) dari Universitas Hasanuddin dalam bidang Hak Asasi Manusia dan Peradilan. Di depan Sidang Terbuka Luar Biasa Senat Unhas yang dipimpin Rektor Unhas Prof.Dr.dr.Idrus A Paturusi, pria kelahiran Soppeng 23 Februari 1942 itu, menyampaikan orasi ilmiah bertajuk ‘’Transparansi Merupakan Pintu Keadilan dan Kebenaran’’.

  • Smile di Wajah dan Dadanya

    Oleh M.Dahlan Abubakar
    Dosen Fakultas Ilmu Budaya Unhas

    Menjelang tutup tahun 2009, Universitas Hasanuddin menggelar Rapat Kerja di Kabupaten Toraja Utara, tepatnya di Hotel Missiliana. Ini raker kedua Unhas di kabupaten pariwisata tersebut setelah yang pertama pada paruh tahun 70-an . Saya masih ingat benar, hari itu tanggal 19 Desember 2009. Data di foto yang saya jepret menunjukkan pukul 09.12 Wita. Di dalam frame ada seorang berbaju kaos putih. Dia memang dalam hidup kesehariannya selalu seperti yang tertulis pada bagian depan baju kaos putih yang dikenakannya hari itu. Di bawah gambar mupet bermulut setengah lingkaran tanpa hidung dengan dua biji matanya yang mungil, tertulis smile (senyum).