Delivered-To: rhiza@unhas.ac.id X-Spam-Status: No, hits=-2.0 required=1.0 X-Antivirus-MYDOMAIN-Mail-From: udur-1@telkom.net via ns.unhas.ac.id X-Antivirus-MYDOMAIN: 1.24-st-qms (Clear:RC:0(125.160.6.251):SA:0(-2.0/1.0):. Processed in 15.960454 secs Process 30041) DomainKey-Signature: a=rsa-sha1; q=dns; c=nofws; s=katrina; d=telkom.net; b=qi0o/T09CW0Qzr0+F2+AoQlq6SWdjcCdvkHCWjXiTa+chvYwbixZsXYBY7sXR/KTcge7BClxQJ/GDkAxc2XfQg==; From: "Ida Sitompul" To: "Rhiza S. Sadjad" Subject: Re: Sekolah Date: Fri, 6 Jul 2007 20:46:27 +0700 X-Mailer: Microsoft Outlook Express 6.00.2900.2180 Rhiz, sekolahnya Nani dekat rumah, within walking distance, kecil, baru mulai, tidak ada asramanya. Coba Nani dan Syamsul diajak menyediakan asrama juga buat anak yang sekolah disitu. Fatima juga mungkin asuk kesitu. Aku gak terlibat kok, Bogie yang kadang-kadang diminta memberi pelatihan. Vava memang diminta bantuin mata pelajaran b Ing untuk conversationnya. Aku sebal dengan sikon pendidikan sekarang. Dan kami tidka mau menjalani sistem penerimaan yang sekarang ebrlangsung. No way hosey! SMP negeri sudah sejak kapan-kapan dicoret dari calon sekolah untuk anak-anak.Gak percaya anakku bisa happy disana dan mendapat didikan yang baik. Jadi kami relatif tenang saja karena kebetulan Nani bikin SMP dekat rumah dengan metode alternatif dari sekolah negeri. Pokoknya gak mau jadi pusing urusan cari sekolah. Sistem penerimaan yang sekrang demeaning for the children....:( A lot should be changed. Aku berharap PKS menang pilkada di Bandung, supaya bisa titip perbaikan pendidikan. BTW Rhiz, aku email Ninok nanyain. Katanya dia belum nikah kok dan tetap muslim. Memang ada rencana mungkin tidak lama lagi dan calonnya memang nonmuslim. Lolly juga sudah ngecek lagi dan emmang benar dia belum nikah. Selamat mencair sekolah buat si bungsu. Salam, ida ----- Original Message ----- From: "Rhiza S. Sadjad" To: "Ida Sitompul" Sent: Friday, July 06, 2007 9:22 AM Subject: Sekolah Assalamu'alaikum wr.wb. Da, pekan lalu saya ketemu Ongke' (Syamsul Aliyah, LEN) di Bandung. Dia cerita sekarang punya sekolah. Ida juga terlibat dalam sekolah itu, bahkan Fafa katanya mengajar Bahasa Inggris di situ. Ongke' ndak sempat cerita lebih banyak. Saya jadi tertarik untuk mendapat info lebih lanjut, nih, soalnya si bungsu Muti"terancam" ndak dapat SMP di Makassar. Dia ndak bisa mendaftar ke SMP yang diinginkannya karena NEM rata-ratanya 7.97, mintanya tuh SMP 8.00, kurang 0.03 point! Lalu ndaftar ke SMP lain di dekat rumah, ternyata tadi pagi diumumkan, dia ndak lulus test. Masih ada satu lagi kesempatan besok, test di SMP yang agak jauhan dari rumah. Saya khawatir dia sudah "frustrasi"........, kalo' ndak lulus lagi, ndak tahu mau sekolah di mana nih .......Kasihan, ya, anak-anak sekecil itu harus sudah ikutan stress nyari sekolah. Tolong, ya, Da, kalo' sekolah-mu boarding school, barangkali bisa ta'kirim aja Muti ke Bandung deh. Thanks sebelomnya. Wassalam, Rhiza rhiza@unhas.ac.id http://www.unhas.ac.id/~rhiza/ -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.476 / Virus Database: 269.9.14/885 - Release Date: 7/3/2007 10:02 AM -- No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.476 / Virus Database: 269.10.0/887 - Release Date: 7/5/2007 1:55 PM