Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Manfaatkan Ayam Alope, Fapet Unhas Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas melalui Urban Farming

MAKASSAR — Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Fapet Unhas) mendorong pemberdayaan penyandang disabilitas melalui program urban farming terintegrasi, dengan memanfaatkan Ayam Alope Unhas-1. Program ini menyediakan aktivitas rutin yang produktif dan dapat disesuaikan dengan kemampuan penyandang disabilitas.

Selain menghasilkan pangan dan menambah nilai ekonomi, aktivitas seperti memberi pakan dan minum ayam, mengamati kondisi ternak, merawat tanaman, menyiram, serta menjaga kebersihan area farming diperkenalkan sebagai aktivitas harian bagi penyandang disabilitas.

Perwakilan Tim Low Carbon Development Initiative-Innovation and Technology Fund (LCDI-ITF) Fakultas Peternakan (Fapet) Unhas, Dr. Ir. Zulkharnaim, S.Pt., M.Si., IPM, mengatakan aktivitas tersebut dapat membantu melatih konsentrasi, koordinasi, rasa tanggung jawab, dan kemandirian peserta.

“Bagi penyandang disabilitas, farming menyediakan aktivitas rutin yang produktif dan dapat disesuaikan dengan kemampuan. Bagi pendamping, hasil dari aktivitas farming dapat dikelola untuk mendukung keberlanjutan program serta menciptakan nilai ekonomi dari produk yang dihasilkan,” jelas Zulkharnaim.

Ayam Alope Unhas-1 dipilih karena memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap lingkungan tropis dan sesuai untuk dikembangkan dalam sistem urban farming dengan ruang terbatas.

“Ibaratnya, kita memelihara ayam broiler yang efisien pemeliharaannya, tetapi dengan rasa ayam kampung. Ayam Alope juga merupakan hasil gabungan genetik ayam asli di Sulawesi, sehingga ketahanannya terhadap lingkungan, khususnya saat panas, tidak diragukan lagi,” ujar Zulkharnaim.

Konsep terintegrasi menggabungkan pemeliharaan ayam dan tanaman dalam satu rangkaian aktivitas. Pendekatan ini memungkinkan pemanfaatan ruang dan sumber daya secara efisien sekaligus membuka peluang pengelolaan hasil samping dan limbah organik.

Program tersebut juga menempatkan penyandang disabilitas sebagai pihak yang terlibat dalam aktivitas produksi, pembelajaran, dan interaksi dengan lingkungan. Mereka bukan obyek penerima manfaat, tetapi aktor otonom yang mandiri.

Kegiatan ini secara langsung mendukung pencapaian SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui penguatan inklusi dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Sosialisasi program Urban Farming Terintegrasi Ayam Alope Unhas-1 diselenggarakan Tim LCDI-ITF Fapet Unhas pada Jumat (11 September 2026) di Sentra Wijaya Makassar.*/fapet/aya)

Editor : Ishaq Rahman

Manfaatkan Ayam Alope, Fapet Unhas Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas melalui Urban Farming

Manfaatkan Ayam Alope, Fapet Unhas Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas melalui Urban Farming

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia