Pendidikan

Kelas Internasional

Kuliah berbahasa Inggris di Unhas, dengan pengalaman belajar di perguruan tinggi mitra di luar negeri.

Kelas Internasional diselenggarakan terpisah dari kelas reguler, dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Lulusannya dibekali pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan berbahasa asing untuk bersaing di tingkat global.

Program studi dan fakultas

Semua fakultas

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

  • Manajemen
  • Akuntansi

Fakultas Hukum

  • Ilmu Hukum

Fakultas Kedokteran

  • Pendidikan Dokter

Fakultas Teknik

  • Teknik Sipil
  • Teknik Informatika
  • Arsitektur
  • Teknik Geologi

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

  • Ilmu Hubungan Internasional
  • Ilmu Komunikasi
  • Administrasi Publik

Fakultas Kedokteran Gigi

  • Pendidikan Dokter Gigi

Fakultas Kesehatan Masyarakat

  • Kesehatan Masyarakat
  • Ilmu Gizi

Fakultas Keperawatan

  • Ilmu Keperawatan

Pengalaman internasional

Setiap mahasiswa kelas internasional menjalani satu kegiatan pengalaman internasional di perguruan tinggi atau lembaga mitra di luar negeri — gelar ganda, gelar gabungan, sit-in, magang, atau bentuk lain. Beberapa contoh dari Unhas:

Gelar ganda

Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional dapat meraih dua gelar: Sarjana Ilmu Politik dari Unhas dan Bachelor of Arts dari The University of Queensland, Australia. Lulusan pertamanya diwisuda pada Juli 2024.

Raih Gelar Ganda, Mahasiswa Unhas Berhasil Wisuda di The Queensland University Australia melalui program Double Degree

Sit-in

Mahasiswa kelas internasional Pendidikan Dokter Gigi belajar tiga minggu di Fakultas Kedokteran Gigi Universiti Kebangsaan Malaysia di bawah supervisi profesor dan dosen setempat.

Program Sit-In FKG di Malaysia

Program internasional singkat

Lewat Blended International Programme di Hanze University of Applied Sciences, Groningen, Belanda, mahasiswa Fakultas Keperawatan belajar kesehatan planeter bersama peserta dari berbagai negara — empat pekan daring, lalu di kampus Groningen pada 2–6 Februari 2026.

image

Dosen tamu dari luar negeri

Kelas internasional Kedokteran Gigi menghadirkan pengajar dari Universiti Malaya dan University of Melbourne untuk kuliah tamu daring.

Program gelar ganda dan gelar gabungan

Gelar ganda (double degree) memberi dua gelar dari dua perguruan tinggi yang kurikulumnya beririsan 40–60 persen, sedangkan gelar gabungan (joint degree) memberi gelar bersama dari dua perguruan tinggi yang kurikulumnya lebih dari 75 persen sama. Hingga Oktober 2025, Unhas menjalankan delapan program kerja sama bergelar dengan mitra di Australia, Tiongkok, Jepang, Selandia Baru, dan Malaysia, dikelola Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran bersama fakultas.

S1 Hubungan Internasional — The University of Queensland, Australia

Gelar ganda 2,5 + 1,5 tahun: dua setengah tahun di Unhas dan satu setengah tahun di UQ, dengan gelar Sarjana Ilmu Politik dan Bachelor of Arts. Berjalan sejak 2022; lulusan pertamanya diwisuda Juli 2024.

S1 Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok — Nanchang University, Tiongkok

Gelar gabungan 2 + 2 tahun, dengan beasiswa bagi mahasiswa yang mencapai HSK level 4 dan nilai minimal B selama empat semester pertama. Sebanyak 20 mahasiswa diwisuda Juni 2025, dan 14 mahasiswa angkatan 2024 berangkat ke Nanchang pada Agustus 2026.

S2 Arsitektur dan S2 Perencanaan Wilayah dan Kota — Toyohashi University of Technology, Jepang

Gelar gabungan 1 + 1 tahun: setahun di Unhas dan setahun di Toyohashi. Kedua program sudah berjalan per Oktober 2025.

S2 Administrasi Publik — Victoria University of Wellington, Selandia Baru

Gelar ganda 1 + 1 tahun yang diluncurkan Oktober 2025. Kedua universitas menyepakati kerja sama ini sejak 2019.

S2 Administrasi Publik — Rikkyo University, Jepang

Magister Administrasi Publik Unhas dan Master of Social Development and Administration Rikkyo University menandatangani perjanjian gelar ganda dan gelar gabungan pada 21 Oktober 2025, dengan masa studi setahun di masing-masing universitas. Pada Juli 2026, pengelola program memantau pelaksanaannya di Tokyo.

S1 Pendidikan Dokter — Management and Science University, Malaysia

Gelar gabungan yang disepakati 28 Juli 2025 dan dimulai pada 2025/2026. Mahasiswa menempuh semester pertama di Unhas, semester kedua hingga keempat di MSU, lalu kembali ke Unhas hingga pendidikan profesi, dan lulus dengan gelar Sarjana Kedokteran dari Unhas, Bachelor of Medical Science (Hons.) dari MSU, serta gelar dokter dari Unhas.

S1 Akuntansi — Management and Science University, Malaysia

Gelar gabungan 3 + 1 tahun yang diluncurkan Oktober 2025.

Kelas Internasional - Universitas Hasanuddin,Kelas Internasional

Etalase global Unhas

Rektor Jamaluddin Jompa menyebut kelas internasional sebagai etalase global Unhas dan bagian penting dari langkah menuju universitas kelas dunia. Unhas menyusun panduan pengelolaan kelas internasional agar tata kelola, proses pembelajaran, dan kurikulumnya berjalan dengan standar yang sama di setiap program studi.

Mahasiswa dari 51 negara

Per Oktober 2026, 567 mahasiswa internasional dari 51 negara belajar di Unhas, di program bergelar dan nongelar. Film dari Kantor Urusan Internasional ini merekam kegiatan mereka.

Kabar kelas internasional

Semua kabar kelas internasional

20 Mahasiswa Unhas Wisuda Joint Degree di Nanchang University, Tiongkok

20 mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya diwisuda di Nanchang University

Lewat program gelar gabungan 2+2, mereka kuliah dua tahun di Unhas dan dua tahun di Tiongkok, lalu meraih gelar Bachelor of Arts pada Juni 2025.

14 mahasiswa berangkat ke Nanchang

Angkatan 2024 Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok melanjutkan program 2+2, Agustus 2026.

Audience standing in auditorium during formal event

Kuliah tamu Universiti Malaya

Kelas internasional Kedokteran Gigi membahas otak dan tekanan darah bersama Prof. Cheng Hwee Ming, Juni 2026.

International guest lecture poster with Malaysian professor

Mutu kelas internasional diperkuat

Workshop LPMPP menghimpun ketua program studi untuk menyamakan standar kelas internasional, Mei 2026.

Pembicara menyampaikan materi di workshop pendidikan internasional