Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Unhas Dukung Program TUNAS Kemdiktisaintek, Fasilitasi Tes Wilayah Sulawesi

MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) turut mendukung Program Talenta Unggul Nasional (TUNAS) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan menyediakan fasilitas sebagai lokasi pelaksanaan tes IQ TUNAS untuk wilayah Sulawesi.

Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Dr. Ir. Suhasman, S.Hut., M.Si., IPM., menjelaskan, Unhas dalam program tersebut berperan sebagai tuan rumah pelaksanaan tes. Sementara proses pemilihan dan pemanggilan alumni sepenuhnya dilakukan oleh Kemdiktisaintek.

“Tidak ada prosedur khusus yang disiapkan Unhas untuk menentukan alumni yang mengikuti program ini. Kita tidak mendesain atau merekomendasikan alumni tertentu. Proses seleksi dan pemanggilan sepenuhnya dilakukan oleh Kemdiktisaintek, sementara Unhas berperan memfasilitasi pelaksanaan tes,” jelas Prof. Suhasman dalam wawancara, Senin (21/09).

Penyelenggara TUNAS menggunakan data lulusan dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) untuk melakukan kurasi. Alumni yang terpilih kemudian dihubungi secara langsung melalui alamat email yang tersedia dalam basis data.

Untuk wilayah Sulawesi, sasaran program berasal dari alumni Unhas dan Universitas Sam Ratulangi. Secara nasional, Database Talenta Unggul menghimpun 51.128 lulusan terbaik dalam lima tahun terakhir dari 50 program studi prioritas pada perguruan tinggi yang telah ditentukan.

Prof. Suhasman mengajak alumni yang menerima undangan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Ia menilai program TUNAS sejalan dengan upaya perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan yang unggul dan berdaya saing.

“Ketika ada peluang seperti TUNAS, tentu ini sangat baik bagi alumni karena membuka jalur menuju perusahaan-perusahaan yang memiliki reputasi dan membutuhkan talenta unggul,” ujar Prof. Suhasman.

TUNAS dirancang sebagai mekanisme pemetaan talenta untuk membentuk talent pool sumber daya manusia strategis nasional. Prosesnya diawali dengan undangan personal, kuesioner pemetaan minat dan rekam jejak, kemudian dilanjutkan dengan tes IQ serta Tes Spirit & Grit.

Talenta yang terpetakan selanjutnya dipadankan dengan kebutuhan sumber daya manusia pada delapan bidang strategis nasional, yakni pangan, kesehatan, energi, hilirisasi dan industrialisasi, AI dan semikonduktor, material dan manufaktur maju, pertahanan, serta maritim.

Rangkaian program berlangsung sepanjang September–Oktober 2026. Setelah kurasi basis data dan undangan personal, peserta saat ini mengikuti kuesioner pemetaan. Tahap berikutnya meliputi pemetaan kluster, tes IQ, Tes Spirit & Grit, hingga masuk ke Database Talenta Unggul Nasional.

Untuk pelaksanaan tes, TUNAS membagi peserta ke dalam 15 kluster wilayah. Unhas merupakan lokasi untuk kluster Sulawesi. Peserta tidak diwajibkan kembali ke perguruan tinggi asal, tetapi dapat mengikuti tes di lokasi kluster terdekat berdasarkan domisili aktual.

Bagi Unhas, keterlibatan dalam TUNAS merupakan bagian dari dukungan terhadap pengembangan talenta lulusan sekaligus membuka peluang bagi alumni untuk terhubung dengan kebutuhan dunia kerja dan sektor-sektor strategis nasional.(*/mir)

Editor : Ishaq Rahman

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia