Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Berlangsung 5 Minggu, Diklat Perencana Kerja Sama Unhas – Bappenas Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama 5 minggu, Pendidikan dan Pelatihan Penjenjangan Perencana (DFPP) Muda Angkatan ke-22 resmi ditutup.  Diklat ini terselenggara atas kerjasama Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan (P2KP) Unhas dengan Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Bappenas. Acara penutupan berlangsung di Ruang Teknokratik Prof. Dr. HM. Sjukur Abdullah, Gedung P2KP Unhas, Jumat (20/09).
 
Turut hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Infrastruktur (Prof. Dr. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil), dan Ketua P2KP Unhas (Prof. Dr. Sangkala, M.Si). Turut hadir pula melalui video conference adalah Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Jabatan Fungsional Perencana Bappenas (Rita Miranda, S.Sos, MPA). 
 
Kegiatan yang berlangsung sejak dari 19 Agustus hingga 20 September ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai kementerian dan lembaga berbagai daerah di Indonesia. Dalam laporannya, Ketua P2KP Unhas, Prof. Dr. Sangkala menyatakan bahwa sangat bangga bisa dipercayakan kembali oleh Pusbindiklatren sebagai penyelenggara kegiatan. 
 
“Bappenas melalui Pusbindiklatren telah menyelenggarakan Diklat fungsional muda selama 22 kali. Itulah sebabnya Diklat kali ini disebut angkatan ke-22. Ini menunjukkan kepercayaan yang tinggi kepada Unhas dalam melaksanakan kegiatan ini,” kata Sangkala.
 
Selama kegiatan berlangsung, peserta diminta untuk menyelesaikan sejumlah studi kasus. Selain itu, peserta melakukan kunjungan lapangan. Ini merupakan salah satu faktor penilaian.  Pada akhir acara diumumkan lima besar peserta terbaik selama mengikuti Diklat. 
 
Mewakili Kepala Pusdiklatren Bappenas, Rita Miranda dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Unhas yang telah bersedia menjadi lokasi penyelenggara. Rita menjelaskan bahwa proses seleksi peserta Diklat lebih diperketat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. 
 
Hal ini dilatarbelakangi oleh jumlah peserta yang telah mengikuti Diklat belum bisa diangkat oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD), karena belum ada permintaan dari instansi terkait. Rita juga menghimbau kepada seluruh peserta untuk segera mengurus berkas pengangkatan jabatan fungsional perencana, maksimal 6 bulan setelah diklat berlangsung. 
 
“Jumlah alumni Diklat selama beberapa tahun terakhir telah mencapai angka 5.000 orang, namun jumlah yang telah mendapatkan SK pengangkatan masih berkisar 1.000 orang saja. Setelah evaluasi, kami memutuskan untuk lebih selektif lagi dalam menyeleksi peserta baru. Tentunya kami berharap peserta kegiatan ini untuk lebih aktif, buat laporan apa saja yang telah dilakukan selama diklat di Makassar. Lengkapi dokumen dan laporannya agar segera diangkat sebagai perencana fungsional,” kata Rita.
 
Sebelum menutup kegiatan yang telah berlangsung selama kurang lebih 5 minggu ini, Prof. Dr. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil, kembali mengapresiasi Bappenas yang kembali mempercayakan Unhas sebagai penyelenggara diklat. Ia berharap selama mengikuti Diklat di Makassar, peserta dapat mengimplementasikan materi yang telah didapatkan di instansi masing-masing.
 
“Mudah-mudahan dengan ilmu yang telah didapatkan melalui diklat ini bisa bermanfaat bagi instansi saudara masing-masing-masing. Saya ucapkan selamat mengabdi kembali di tempat tugas masing-masing,” kata Sumbangan.(*)
 
 
Editor : Ishaq Rahman

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia