Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Menyambut Dies Natalis ke-59, FIB Unhas Gelar Aksi Sosial di Desa Nelayan Untia

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin merayakan Dies Natalis ke-59 dengan mengadakan kegiatan Revitalisasi Taman Baca dan Penanaman 10.000 Mangrove. Kegiatan yang bertajuk "Peran Fakultas Ilmu Budaya dalam Meningkatkan Solidaritas Sosiokultural bagi Kemanusiaan dan Lingkungan" diadakan di Pelabuhan Perikanan Untia, Makassar, pada Minggu (1/12).
 
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. drg. Arsunan Arsin, M. Kes., dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. Dr. Akin Duli, M.A., beserta jajarannya.  Turut hadir, Camat Biringkanaya, Komandi Rayon Militer (Koramil) Biringkanaya, Wakil dari Komando Pangkalan Angkatan Laut (Lantamal) Makassar, Lurah serta masyarakat Kampung Nelayan Untia.
 
Humas FIB Unhas, Burhanuddin, mengatakan bahwa ada dua hal yang menjadi konsentrasi kegiatan Dies Natalis ke-59 FIB tahun ini.  Pertama, penguatan sumber daya manusia melalui literasi.
 
“Untuk mendorong program ini, kami mendukung pengadaan lima ribu judul buku untuk perpusakaan dan taman baca Kelurahan Untia,” kata Burhanuddin. 
 
Dari dukungan terhadap perpustakaan dan taman baca, FIB berharap nantinya akan ada wadah positif masyarakat dalam mengisi waktu luangnya dengan membaca. Membaca hanyalah sebuah pemantik, tapi proses kehidupan sosial yang lebih baik akan terjadi kedepannya di Untia lewat Taman Baca ini. 
 
 
Selain itu, hal kedua yang menjadi fokus kegiatan FIB adalah ikut serta dalam menjaga keberlangsungan bumi, dalam hal ini lingkungan yang bersih dan sehat.  Implementasinya adalah dengan turut serta dalam penghijauan melalui penanaman mangrove.  Tanaman ini dipilih karena mangrove merupakan pagar pertahanan saat ada perubahan gerakan air laut yang berpotensi bencana. 
 
“Mangrove pula adalah penjaga keberlasungan ekosistem mahluk hidup di laut. Selain itu, mangrove membuat asri dan hijau kawasan pelabuhan perikanan Untia,” kata Burhanuddin.
 
Penghijauan di Kawasan Pelabuhan akan menambah keindahan tempat ini dan tentunya harapannya memacu pertumbuhan ekonomi di Pelabuhan Perikanan Untia.
 
Prof. Arsunan dalam sambutannya menyebutkan bahwa penguatan literasi sangat perlu dan penting untuk membangun masyarakat yang lebih berperadaban. Unhas kedepannya akan mengarahkan proses tridarma Perguruan Tinggi ke Kampung Nelayan Untia ini. 
 
“Ternyata ada tempat yang indah dan kompleks kehidupan sosial bermasyarakatnya, meski agak terpencil atau jauh dari pusat kota. Kelurahan Untia di Kecamatan Biringkanaya ini sangat menarik,” kata Prof. Arsunan sebelum membuka kegiatan secara resmi.(*)
 
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia