Sembilan mahasiswa Universitas Kobe, Jepang akan home stay’ (tinggal) beberapa hari di Desa Tongketongke Kabupaten Sinjai guna menyelidiki hutan bakau dan merasakan hidup bersama masyarakat setempat hingga menjelang kembali ke Jepang 7 September 2016.
Para mahasiswa yang dipimpin Dr.Tashifumi Minamoto dari Graduate School of Human Development and Enviroment Kobe University, Jepang tersebut, ketika pertama menginjakkan kakinya di Sulsel 31 Agustus 2016, langsung mengunjungi Pulau Kodingarengkeke, guna bersosialisasi dan melihat kehidupan masyarakat di pulau tersebut dalam kegiatan yang diberi nama Global Challenge Program..
Kepala Kantor Internasional Unhas, Dr.Andi Amri yang menerima mereka di Rektorat Unhas, Kamis (1/9) menyampaikan selamat datang dan berharap senang tinggal di Sulawesi Selatan dalam lawatan enam harinya itu.
‘’Mereka akan ke Tongketongke dan merasakan hidup dengan masyarakat setempat selama beberapa hari,’’ ujar Andi Amri.
Dr.Fumiko Furukawa dari Kobe University yang sudah bisa berbahasa Indonesia saat ini sedang melakukan penelitian di Desa Tongketongke Sinjai, khususnya tentang ekosistem mangrove (bakau) di desa itu.
Salah seorang mahasiswa asal Kobe University itu mengatakan kagum dengan Indonesia yang penuh dengan keindahan alamnya yang berbeda dengan di Jepang.
‘’Saya pertama kali ke Indonesia dan sangat senang berada di sini,’’ ujarnya ketika memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris.
Para mahasiswa itu didampingi oleh sembilan mahasiswa Unhas di antaranya dari Program Studi Bahasa Jepang Fakultas Ilmu Budaya, Perikanan, dan Pertanian. (*)




