Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir mengatakan, anggaran kementeriannya mengalami penurunan sejak tahun 2014 yang mencapai Rp 46,5 triliun. Tahun berikutnya (2015) menjadi Rp 40 triliun, tahun 2016 turun lagi menjadi Rp 39 triliun.
‘’Tahun 2017 ini Rp 38 triliun. Untuk menyelesaikan pembangunan gedung yang mangkrak dengan nilai Rp 86,6 triliun terpaksa diselesaikan menggunakan Instruksi Presiden (Inpres),’’ kata Muh.Nasir kepada wartawan di Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Senin (16/1).
Meski anggaran kementeriannya kian menipis, Muh,Nasir tetap memperhatikan porsi beasiswa, khususnya Beasiswa Bidikmisi yang sebelumnya dialokasikan 60.000 orang, dinaikkan menjadi 80.000 orang seluruh Indonesia. Besarannya pun meningkat, dari Rp 600.000 per bulan menjadi Rp 650.000 per bulan.Biaya operasional di PTN dianggarkan, termasuk untuk pembayaran gaji dan peningkatan kinerja di PTN. Bagi PTN BH ada satu mandat anggaran khusus untuk publikasi sesuai kinerja. (*)




