Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Unhas Perpanjang MOU Pusat Studi ASEAN bersama Kementerian Luar Negeri

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN, menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Inter Kementerian yang berlangsung di Hotel Sheraton Mustika, Yogyakarta, Senin (16/12).  Pertemuan ini digelar dalam rangka Tindak Lanjut Kesepakatan ASEAN di Tingkat Nasional serta Konferensi Pusat Studi ASEAN (PSA).
 
Universitas Hasanuddin yang merupakan salah satu perintis Pusat Studi ASEAN turut berpartisipasi, yang diwakili oleh Ketua Departemen Hubungan Internasional, Darwis, Ph.D.  Pertemuan ini juga diisi dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) pendirian PSA baru di 10 perguruan tinggi, serta perpanjangan MOU dengan 11 perguruan tinggi yang telah lebih dahulu memiliki PSA.
 
Pusat Studi ASEAN Universitas Hasanuddin berdiri pada 25 Maret 2013, yang diperbaharui pada tanggal 16 Desember 2019 dalam Konferensi PSA di Yogyakarta.  PSA Unhas merupakan “generasi pertama” PSA yang didirikan atas prakarsa Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Pada tahap awal di tahun 2013, Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN menginisiasi pembentukan PSA di 12 perguruan tinggi negeri dan swasta seluruh Indonesia.
 
Pada Kongres Pusat Studi ASEAN yang berlangsung di Yogyakarta pada tanggal 16 Desember 2019 ini, Kementerian Luar Negeri kembali menandatangani MOU dengan 10 perguruan tinggi untuk pembentukan PSA.  Dengan demikian, saat ini telah terdapat 68 PSA yang tersebar pada berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.(*)
 
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia