Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Seorang Lulusan Unhas Mengikuti Wisuda dari Red Zone Covid-19 di Maluku Utara

Wisuda Unhas Periode III dan IV Tahun Akademik 2019/2020 berlangsung penuh suasana haru.  Lebih 2.000 wisudawan mengikuti jalannya prosesi wisuda dari tempat masing-masing dan kota yang berbeda.  Bahkan, sebanyak 19 lulusan Unhas mengikuti jalannya wisuda dari beberapa kota di Malaysia.
 
Jalannya wisuda berlangsung sebagai lazimnya wisuda biasa, namun dengan beberapa penyesuaian.  Panitia pelaksana menyiapkan strategi khusus untuk memberi kesempatan kepada para wisudawan yang berada di rumah masing-masing dapat merasakan suasana wisuda.
 
Di sela-sela jalannya wisuda, Panitia Pelaksana menyempatkan diri menyapa para alumni dan wisudawan yang berada di tempat berbeda, dari Sumatera hingga Papua.  Sebagian besar wisudawan berada di dampingi oleh keluarganya dan kerabat. Mereka turut merasakan suasana haru dan bahagia dapat mengikuti proses yang bersejarah ini.
 
Salah seorang wisudawan, Jikrun Jaata, bahkan mengikuti jalannya wisuda dari Rumah Sakit Darurat Covid-19 di salah satu hotel yang terletak di Ternate, Maluku Utara.  Alumni program Magister Fakultas Keperawatan Unhas ini, seharusnya mengikuti Wisuda pada Maret 2020 lalu. Namun, akibat pandemi Covid-19, yang berdampak pada penundaan wisuda, Jikrun memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya.
 
Ketika mengetahui bahwa Wisuda yang tertunda akan dilaksanakan kembali, Jikrun memutuskan untuk mendaftar.  Apalagi, wisuda itu akan dilaksanakan secara daring.  Namun demikian, karena dirinya berada di tengah Red Zone (daerah merah) yang harus menangani pasien-pasien Covid-19, Jikrun mengikuti wisuda dalam keadaan mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
 
Direktur Komunikasi Unhas, Ir. Suharman Hamzah, Ph.D yang memandu jalannya sesi Menyapa Wisudawan Nusantara ini menyebutkan bahwa Unhas ingin menimbulkan ikatan dengan para wisudawan.
 
“Kami tidak menyangka bahwa seorang lulusan ternyata berada di tengah medan pengabdian, menjalankan misi kemanusiaan dalam penanganan wabah Covid-19,” kata Suharman.
 
Jikrun Jaata menyampaikan terima kasih kepada Unhas yang telah menerimanya menuntut ilmu.  Dirinya berharap Unhas dapat terus menjadi kampus kebanggaan.  Dirinya juga berkomitmen untuk selalu menajaga nama baik Unhas, diberbagai medan pengabdian sebagai tenaga kesehatan.
 
Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, berkesempatan menyapa dan memberi semangat kepada Jikrun dan rekan-rekan tenaga kesehatan di tempat tugas.  Prof. Dwia menyatakan kebanggaan dengan kipran para alumni.
 
“Tetap semangat Jikrun dan teman-teman. Kami bangga memiliki alumni seperti Anda.  Kami juga turut mendoakan agar Jikrun selalu dalam keadaan sehat,” kata Prof. Dwia.(*/ir)
 
Editor :Ishaq Rahman, AMIPR

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia