Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Unhas Perkuat Kapasitas Satgas PPK melalui Workshop Psychological First Aid

Universitas Hasanuddin, melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK), menyelenggarakan Workshop Penguatan Kapasitas dengan fokus pada penerapan Psychological First Aid (PFA) sebagai upaya pemulihan awal bagi korban kekerasan di lingkungan kampus. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.30 Wita, di Aula Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Rabu (05/11).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Satgas PPK Unhas, Prof. Dr. Ir. Mardiana Ethrawaty Fachry, MS, mewakili Ketua Satgas. Dalam sambutannya, Prof. Mardiana menekankan bahwa penguasaan keterampilan PFA menjadi salah satu kompetensi utama dalam memberikan pertolongan awal berbasis psikologis kepada korban kekerasan. Pendekatan ini menitikberatkan pada respon cepat, empatik, dan berbasis bukti ilmiah terhadap kebutuhan psikososial korban.

“Pendekatan yang tepat dan cepat pada fase awal sangat menentukan proses pemulihan korban. Psychological First Aid menjadi metode penting untuk memberikan rasa aman dan dukungan psikologis secara berkelanjutan,” jelas Prof. Mardiana.

Menurut Prof. Mardiana, penguatan kapasitas anggota Satgas PPK merupakan bagian dari strategi institusional Universitas Hasanuddin dalam membangun ekosistem kampus yang aman, inklusif, dan bebas kekerasan, sejalan dengan kebijakan nasional mengenai zero tolerance terhadap kekerasan di perguruan tinggi.

Sebagai narasumber, hadir Mayenrisari Arifin A. Pasinringi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang memaparkan pendekatan ilmiah dan aplikatif dalam penerapan PFA. Materi mencakup pemahaman konsep dasar PFA, asesmen emosional, serta teknik komunikasi empatik dalam mendampingi korban. Ia menegaskan bahwa efektivitas penanganan kekerasan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada kesiapan dan sensitivitas individu dalam memberikan dukungan berbasis empati dan profesionalisme.

“Penanganan kekerasan membutuhkan kesiapan emosional dan pengetahuan teknis. Dengan memahami prinsip PFA, setiap anggota Satgas dapat berperan lebih adaptif dalam mendampingi korban secara manusiawi,” jelas Mayenrisari.

Workshop ini diikuti oleh anggota Satgas PPK Unhas dan Duta Pencegahan Kekerasan Unhas, yang selama ini berperan sebagai mitra strategis dalam edukasi dan advokasi isu kekerasan di kalangan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menjadi first responder dalam memberikan dukungan awal, sekaligus mengarahkan korban pada layanan pendampingan psikososial yang tepat.

Penyelenggaraan kegiatan ini memperkuat komitmen Unhas terhadap pembangunan ekosistem kampus yang sehat, aman, dan bermartabat, dengan mengedepankan pendekatan ilmiah, responsif, dan humanis dalam setiap tindakan pencegahan serta penanganan kekerasan. (*/aks/mir)

Editor : Ishaq Rahman

Unhas Perkuat Kapasitas Satgas PPK melalui Workshop Psychological First Aid
Unhas Perkuat Kapasitas Satgas PPK melalui Workshop Psychological First Aid

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia