Seri Brunch Talk Edisi #20 kembali dihadirkan oleh Direktorat Komunikasi Universitas Hasanuddin. Untuk edisi ini tema yang diangkat adalah “Menjadi Dentist? Siapa Takut?! (Seputar Fakultas Kedokteran Gigi Unhas) ”.
Kegiatan ditayangkan secara live melalui Instagram Unhas @hasanuddin_univ, pukul 09.30 Wita, Jumat (04/09).
Hadir sebagai narasumber adalah Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp. BM (K). Pada kesempatan tersebut beliau memaparkan secara detail mengenai sejarah terbentuknya FKG Unhas sampai pada prospek pengembangan karir lulusan kedokteran gigi.
Fakultas Kedokteran Gigi Unhas terus melakukan upaya peningkatan kualitas mutu pendidikan dengan menghadirkan program studi yang sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan gigi saat ini.
“Saat ini kita mengelola 8 program studi. 2 prodi untuk tingkat pengembangan akademik atau S1. Setelah menyelesaikan S1 kemudian melanjutkan pada tahap profesi. Untuk spesialis, ada lima prodi. Kami tengah mempersiapkan pembukaan prodi spesialis Kedokteran Gigi Anak,” jelas drg Ruslin.
Dari sisi program internasionalisasi, FKG Unhas aktif melakukan kolaborasi dengan banyak mitra. Kolaborasi tersebut ditunjukkan melalui kuliah umum dan pertukaran mahasiswa melalui program Odapus untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi mahasiswa.
Diakhir sesi, drg. Ruslin berpesan kepada calon mahasiswa yang berminat untuk bergabung agar terlebih dahulu menyukai dunia kedokteran gigi. Agar kedepannya proses pendidikan yang mereka lakukan bisa berjalan dengan baik. Selain itu, beliau juga mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan ditengah pandemi Covid-19.
Seri Brunch Talk yang dihadirkan oleh Direktorat Komunikasi Unhas akan berfokus pada pengenalan setiap fakultas secara bergantian. Dengan harapan, calon mahasiswa baru yang ingin mendaftarkan diri di fakultas impian mereka bisa mengetahui secara mendalam informasi fakultas tersebut.
Kegiatan yang dipandu oleh Andre Robinson Teko (Student Volunteer Unhas) diikuti kurang lebih 100 peserta. Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.30 Wita.(*/mir)
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR




