Dalam rangka memberikan bantuan nyata atas kelangkaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan kasus terkait Covid-19, Tims Satgas Covid-19 Unhas melakukan penggalangan dana. Kegiatan yang awalnya ditujukan untuk sivitas akademika Unhas ini ternyata memperoleh kepercayaan yang tinggi dari masyarakat.
Senin, 23/3, Tim Satgas Covid-19 Unhas kembali menerima bantuan sebesar Rp. 500 juta rupiah, yang diserahkan langsung oleh pemilik PT. Sinar Galesong Pratama, Rizal Tandiawan. Bantuan diterima oleh Prof. Dr. dr. Andi Asadul Islam, Sp.BS, yang mewakili Tim Satgas Covid-19 Unhas, didampingi oleh pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar.
Prof. Andi Asadul yang merupakan mantan Dekan Fakultas Kedokteran Unhas ini menjelaskan bahwa Rizal Tandiawan merupakan sosok yang selalu terpanggil untuk membantu persoalan-persoalan sosial yang dihadapi oleh masyarakat.
“Saya telah mengenal beliau cukup lama. Beliau biasa memberi bantuan tanpa pamrih apapun. Betul-betul murni karena alasan kemanusiaan,” kata Prof. Andi Asadul.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas perhatian dari Rizal Tandiawan. Sebagai pengusaha yang memiliki beragam bidang usaha, Rizal Tandiawan memiliki perhatian yang luar biasa terhadap lingkungan sekitarnya.
“Saya berharap ada banyak sosok seperti beliau. Kini saatnya setiap pihak terlibat untuk mengatasi wabah yang telah dinyatakan sebagai bencana non alam oleh pemerintah,” kata Prof. Dwia.
Unhas sendiri melakukan beberapa langkah dan tindakan untuk merespon wabah Covid-19. Selain melakukan upaya memutus mata rantai penyebaran, Unhas juga menjawab masalah nyata yang dihadapi oleh para petugas kesehatan di garis depan. Untuk itu, Unhas mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama turun tangan.
“Tim Satgas Covid-19 Unhas dapat menjadi salah satu wadah untuk menyalurkan bantuan. Kami mengelola bantuan dengan hati-hati dan transparan. Saya instruksikan tim komunikasi untuk secara rutin menyampaikan laporan kepada masyarakat, baik melalui media maupun sosial media kami. Tujuan untuk menjaga kepercayaan publik,” kata Prof. Dwia.
Tim Satgas Covid-19 Unhas membuka penerimaan bantuan masyarakat, terutama untuk mendukung pengadaan kelangkaan Alat Pelindung Diri (APD). Bantuan dapat diberikan dalam bentuk uang tunai, atau dalam bentuk barang.
“Kami memiliki posko induk yang menampung bantuan, yang secara rutin disalurkan kepada RS rujukan sesuai permintaan dan analisis kebutuhan,” kata Direktur Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah.(*)
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR




