Abdi Ardiansyah, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, terpilih sebagai delegasi pemuda mewakili Indonesia dalam Youth Democracy Network (YDN) Regional Meeting yang berlangsung pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2025 di Tokyo, Jepang.
Pertemuan tingkat Asia-Pasifik ini menghadirkan pemuda dari lebih dari 18 negara, termasuk aktivis demokrasi, pemimpin muda, jurnalis, dan mahasiswa dari berbagai universitas terkemuka dunia. Forum ini bertujuan memperkuat ketahanan demokrasi melalui kolaborasi lintas negara serta pengembangan kapasitas kepemimpinan generasi muda.
Sejumlah agenda utama dalam kegiatan ini meliputi:
- Sambutan pembukaan oleh H.E. Tsutsumi Naohiro, Duta Besar untuk Hak Asasi Manusia dan Perdamaian Internasional, Kementerian Luar Negeri Jepang, yang menyoroti pentingnya ketahanan demokrasi di kawasan Asia.
- Pelatihan kepemimpinan interaktif bersama Jaco Roets dari Accountability Lab, mencakup komunikasi strategis, pemetaan pemangku kepentingan, dan strategi penggalangan dana.
- Dialog bersama Dr. Mantas Adomėnas, Sekretaris Jenderal Community of Democracies.
- Peluncuran program sertifikasi internasional “Democratic Dialogues & Civic Skill-Building” hasil kolaborasi Cornell University untuk anggota YDN.
- Sambutan penutup oleh H.E. Paweł Milewski, Duta Besar Polandia untuk Jepang, mewakili presidensi Community of Democracies.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari peluncuran perdana YDN yang digelar di Panama City pada Desember 2024, dengan dukungan dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (U.S. Department of State).
Abdi menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam forum internasional ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Ia berharap partisipasinya dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan kepemimpinan di bidang hukum dan demokrasi, serta membawa manfaat bagi Indonesia, Universitas Hasanuddin, dan masyarakat luas. (*/mir)