Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Unhas Gelar Expo Pengabdian Masyarakat di Selayar, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

SELAYAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkuat kontribusinya dalam pembangunan masyarakat melalui Program Pengabdian Masyarakat terpadu di Kabupaten Kepulauan Selayar. Tahun 2026, dari 103 judul kegiatan pengabdian yang dilaksanakan Unhas, sebanyak 42 judul atau sekitar 41 persen di antaranya berlangsung di Kabupaten Kepulauan Selayar dengan total dukungan anggaran mencapai Rp660 juta.

Komitmen tersebut diperkuat melalui Pameran/Expo Pengabdian Masyarakat Unhas (PPMU) yang digelar di Aula Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (1/9). Kegiatan ini menampilkan berbagai produk hasil pengembangan dan pendampingan masyarakat melalui program pengabdian Unhas.

Expo dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, M.M., yang mewakili Bupati. Dalam sambutannya, Muhtar menyampaikan apresiasi kepada Unhas melalui yang memilih Selayar sebagai lokasi pelaksanaan expo.

“Kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam memperkenalkan sekaligus mempromosikan berbagai potensi produk lokal Selayar,” kata Muhtar.

Dirinya berharap, kolaborasi Unhas dan Pemda Selayar terus diperkuat agar program pengabdian dapat selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Kami sangat mengapresiasi Unhas yang terus memberikan perhatian kepada Selayar. Kami berharap kolaborasi ini dapat ditingkatkan sehingga program-program Unhas dapat semakin mendukung agenda pembangunan daerah,” jelas Muhtar.

Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat LPPM Unhas, Prof. Ir. Muhammad Arsyad, SP., M.Si., Ph.D., yang mewakili Rektor menjelaskan bahwa expo merupakan bagian dari upaya Unhas mensinergikan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan kebutuhan masyarakat, pemerintah daerah, serta dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kegiatan pengabdian diarahkan untuk mengidentifikasi potensi lokal yang memiliki peluang dikembangkan secara berkelanjutan, khususnya produk UMKM berbasis sumber daya lokal.

“Pengembangan produk lokal seharusnya tidak berhenti pada pemanfaatan bahan baku. Perlu pPendampingan untuk memperkuat kapasitas masyarakat, sehingga potensi daerah dapat berkembang menuju sektor usaha dan industri yang berkelanjutan, dan membuka ruang pengembangan produk lokal yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” kata Prof. Arsyad.

Keberlanjutan usaha masyarakat diharapkan memberikan dampak berantai terhadap peningkatan pendapatan, perbaikan lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi daerah. Aktivitas ekonomi yang tumbuh dari penguatan usaha masyarakat juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.

Kontribusi Unhas di Selayar turut diarahkan pada penguatan kapasitas sumber daya manusia. Peran tersebut dilakukan melalui pelatihan, penyuluhan, edukasi politik dan hukum, serta kegiatan peningkatan kapasitas lain yang melibatkan berbagai fakultas, termasuk Sekolah Vokasi Unhas yang berbasis di Selayar.

“Unhas merencanakan sejumlah desa potensial untuk dikembangkan sebagai Desa Binaan melalui skema multiyears. Pendekatan ini kami harapkan memungkinkan dampak pendampingan dapat diukur secara lebih jelas dari waktu ke waktu,” kata Prof. Arsyad.

Kegiatan Pameran/Expo Pengabdian Masyarakat Unhas di Selayar merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-70 Unhas. Sebelumnya, pada Senin (31/8), Unhas juga melakukan kegiatan serupa, dengan menghadirkan 50 program Pengabdian di Kabupaten Bulukumba.

Berbagai program tersebut mencakup sektor pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan sumber daya manusia. Pameran menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil riset, teknologi, dan kepakaran Unhas yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan dan potensi daerah.(*/asy/mir)

Editor : Ishaq Rahman

Unhas Gelar Expo Pengabdian Masyarakat di Selayar, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Unhas Gelar Expo Pengabdian Masyarakat di Selayar, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Unhas Gelar Expo Pengabdian Masyarakat di Selayar, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia