Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

FKM Unhas Hadirkan Guest Lecturer Internasional, Bahas Masa Depan Medical Decision Science

MAKASSAR — Perkembangan kecerdasan buatan dan teknologi digital terus membawa perubahan dalam dunia kesehatan. Bukan hanya dalam pelayanan pasien, tetapi juga dalam bagaimana keputusan medis dan pengelolaan rumah sakit diambil secara lebih akurat dan berbasis data.

Melihat perkembangan tersebut, Program Studi Administrasi Rumah Sakit Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, menghadirkan guest lecturer internasional bertajuk “Frontiers of Medical Decision Science: Research Trends in Digital Twins and World Models”, Rabu, 26 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di FKM Unhas ini menghadirkan Prof. Dr. Chi-Chang Chang dari School of Medical Informatics, Chung Shan Medical University, Taiwan. Ia juga merupakan Presiden Society for Asia Medical Decision Science atau SAMDS.

Tak sendiri, diskusi turut menghadirkan Prof. Hsi-Chieh Lee dari National Quemoy University, Associate Prof. Ting-Ying Chien dari Yuan Ze University, serta Mr. Heng-Jui Liu.

Dekan FKM Universitas Hasanuddin, Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D. dalam sambutanya mengatakan Kehadiran para akademisi dari berbagai institusi ini menjadi bagian dari upaya MARS FKM Unhas memperluas wawasan mahasiswa dan sivitas akademika terhadap perkembangan terbaru dalam pengambilan keputusan di bidang kesehatan.

“Ini tentu akan menjadi peluang bagi kita untuk melakukan berbagai bentuk kerja sama dengan universitas di Taiwan. Hal ini juga memudahkan kita dalam mengadaptasi perkembangan keilmuan yang akan kita realisasikan dalam pengembangan program studi,” ungkap Ansariadi.

Presiden Society for Asia Medical Decision Science (SAMDS) dan Smart Healthcare Committee, Chung Shan Medical University Hospital, Taiwan. Prof. Dr. Chi-Chang Chang Dalam kuliah umumnya membahas medical decision science, khususnya pemanfaatan digital twins dan world models. Teknologi tersebut membuka peluang untuk melakukan analisis dan simulasi berbagai kondisi sebelum sebuah keputusan diterapkan dalam situasi nyata. Pendekatan ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya pemanfaatan data kesehatan, kecerdasan buatan, dan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan.

“Perkembangan digital twins dan world models membuka peluang baru dalam medical decision science. Teknologi ini memungkinkan kita memahami berbagai kemungkinan kondisi kesehatan melalui simulasi dan analisis berbasis data, sehingga keputusan dapat dibuat secara lebih terukur dan tepat.”Ujarnya

Lebih lanjut Prof Chi-Chang mengatakan, kemajuan teknologi juga menghadirkan tantangan. Menurutnya pemanfaatan teknologi digital di bidang kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan kecanggihan sistem.

Kualitas data, validitas model, keamanan informasi, aspek etika, hingga kesiapan organisasi dan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar teknologi benar-benar dapat memberikan manfaat bagi pelayanan kesehatan.

Bagi mahasiswa Administrasi Rumah Sakit FKM Unhas, forum ini adalah ruang untuk melihat transformasi digital kesehatan dari perspektif yang lebih luas. Tidak hanya berbicara mengenai teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat mendukung pelayanan, pengelolaan, dan pengambilan keputusan di rumah sakit.

Melalui guest lecture ini, Administrasi Rumah Sakit FKM Unhas juga memperkuat atmosfer akademik sekaligus membuka ruang bagi pengembangan jejaring dan kolaborasi internasional.

Ke depan, perkembangan medical decision science, smart healthcare, dan transformasi digital kesehatan diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang semakin adaptif, berbasis data, dan mampu menjawab kebutuhan masa depan. (*/ams)

Editor : Ishaq Rahman

Medical Decision Science

Medical Decision Science

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia