Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Ramah Tamah dan Reuni Alumni, sebagai rangkaian Dies Natalis ke-64. Acara tersebut berlangsung di Sandeq Ballroom, Hotel Claro, Makassar, Sabtu (25/01).
Turut hadir Rektor Unhas (Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA) beserta jajaran, Gubernur Sulsel (Prof. Dr. Nurdin Abdullah), Menteri Kesehatan RI Indonesia (Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K)), Dekan Fakultas Kedokteran Unhas (Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M (K)., M.MedEd) beserta jajaran, undangan, serta para alumni FK Unhas.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-64 FK Unhas, Dr. dr. Warsinggih, Sp.B-KBD., dalam laporannya menjelaskan rangkaian kegiatan dies natalis, yang diisi dengan pekan seni dan olahraga, simposium kesehatan, kegiatan temu alumni, dan rencananya akan ditutup dengan puncak acara yakni Seminar Kesehatan.
“Kami berterima kasih atas dukungan dari segala pihak, baik pihak fakultas, universitas, maupun pemerintah. Acara temu alumni diharapkan bisa mempererat hubungan alumni dengan almamater,” kata dr. Warsinggih.
Dalam sambutannya, Dekan FK Unhas, Prof. Budu menyampaikan rasa syukur dan bahagianya sebab salah satu rangkaian dies natalis tersebut dihadiri oleh banyak alumni FK Unhas. Sejak berdirinya, FK Unhas telah mengalami banyak transformasi dalam model pembelajaran, hingga dewasa ini telah mengadopsi digitalisasi.
“Saat ini kita memasuki era yang sangat maju, yakni era digital. Ini mendorong FK Unhas beradaptasi, sehingga kami membuat slogan ‘From Digital to Humanism’ agar menjadi pengingat kita semua tentang tugas dan tanggung jawab bidang keilmuan untuk kemashlahatan masyarakat,” jelas Prof Budu.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Unhas Prof. Dwia menyatakan kebanggaannya atas pencapaian FK Unhas pada usianya yang ke-64 tahun. Saat ini, FK Unhas tetap menjadi fakultas yang paling banyak diminati masyarakat. Selain itu, FK Unhas telah menghasilkan banyak terobosan yang menghasilkan ide, gagasan, dan inovasi baru untuk menjawab persoalan masyarakat.
“Alumni Unhas termasuk alumni FK saat ini berkiprah dalam berbagai bidang pengabdian. Saat ini icon Unhas adalah humaniversity, inspirasi awalnya itu dari Fakultas Kedokteran. Kami berkomitmen untuk peduli dan tanggap terhadap bencana, juga kita proaktif mengambil inovasi untuk menyelesaikan masalah masyarakat,” kata Prof Dwia.
Prof Dwia berharap Fakultas Kedokteran Unhas bisa semakin berkembang menjadi fakultas yang menghasilkan alumni yang sadar akan tugas dan tanggung jawabnya dalam memajukan kesehatan masyarakat Indonesia.
Gubernur Sulawesi Selatan yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan kebanggaan atas capaian FK Unhas, yang telah banyak berkontribusi untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Sulawesi Selatan.
“FK Unhas terlibat dalam percepatan pembangunan yang ada di Sulsel,” kata Prof Nurdin.
Diakhir acara pembukaan, Menteri Kesehatan RI, Dr. Terawan Agus Putranto, mengatakan bahwa sebagai alumni Unhas, dirinya senang bisa menghadiri kegiatan ini.
“Ini pertama kalinya saya menghadiri reuni. Sebagai alumni dan sekaligus sebagai Menteri Kesehatan, kami menantikan kontribusi alumni FK Unhas untuk bersama sama meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Indonesia,” kata dr. Terawan.
Acara malam ramah tamah selanjutnya diisi dengan persembahan berbagai pertunjukan dari para alumni berbagai angkatan. Kegiatan yang dihadiri sekitar 2.000 orang ini berlangsung hingga pukul 23.00 WITA.(*)
Editor : Ishaq Rahman, AMIPR




