Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

FMIPA Unhas Gelar Kuliah Umum Bahas Peran Lebah Pahlawan Bagi Manusia dan Kesehatan Alam

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin kerja sama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan kuliah tamu dengan tema “Lebah (Hymenoptera; Apoidea-Anthophila) Pahlawan Bagi Manusia dan Kesehatan Alam”.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber Prof. Rosichon Ubaidillah, M.Phil.,Ph.D., (Pusat Riset Biosistematik dan Evolusi – BRIN Cibinong) yang terhubung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting pada pukul pukul 09.00 Wita, Jumat (14/10).

Mengawali kegiatan, Dekan FMIPA Unhas Dr. Eng Amiruddin, M.Si., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih serta apresiasi atas kesediaan waktu oleh narasumber untuk hadir memberikan pengalaman dan pengetahuan dalam bidang keilmuannya bersama sivitas akademika Unhas. Dirinya mengatakan, kegiatan seperti ini selain menjadi sarana pengembangan wawasan ilmu pengetahuan dan informasi, juga sebagai salah satu strategi peningkatan kerja sama dan membuka akses jaringan yang meluas.

“Pelaksanaan kuliah umum menjadi salah satu kegiatan dalam mendukung program pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Hasanuddin, yakni salah sataunya implementasi perluasan kerja sama FMIPA dalam melakukan kolaborasi bersama mitra perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Sehingga diharapkan juga dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas mutu penelitian dosen dan mahasiswa Unhas,” jelas Dekan FMIPA Unhas.

Kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan (Prof. Subehan, S.Si., M.Pharm., Sc., Ph.D., Apt.). Dalam sambutannya Prof. Subehan menuturkan bahwa tema yang dipilih sangat menarik dengan menghadirkan narasumber ahli dibidangnya, Menurutnya, kuliah tamu ini menjadi salah satu strategi dan solusi dalam memberikan ruang diskusi bagi dosen dan mahasiswa dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan menciptakan model kolaborasi penelitian.

Setelah sambutan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber, Pada kesempatan tersebut, Prof. Rosichon Ubaidillah, M.Phil.,Ph.D., menjelaskan bahwa Lebah (Apoidea-Anthophila) adalah Peterygota yang memiliki kekerabatan dengan tawon & semut dan dikenal karena perannya sebagai penyerbuk serta dapat menghasilkan madu, royal jelly, propolis, dan lilin lebah.

Lebah adalah kelompok monofiletik dalam Apoidea yang saat ini disebut sebagai Anthophila yang terdiri dari 20.400 spesies dalam 7-9 famili. Lebah ini juga memiliki proboscis panjang untuk mengisap nectar bunga dengan kekuatan antena yang terdiri dari 13 segmen pada lebah jantan dan 12 segmen pada lebah betina disertai kaki belakang yang memiliki pollen basket.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa lebah disebut sebagai pahlawan bagi manusia dan kesehatan alam karena lebah memiliki sejumlah manfaat melalui dikembangkan dan diolah menjadi madu dan produk lainnya yang berkhasiat sebagai obat, dan peran lebah sebagai penyerbuk untuk persediaan makanan dan regenerasi tumbuhan.

“Banyak nilai yang dihasilkan lebah bagi makanan dan nutrisi, pakan ternak, bahan untuk industri dan penyerbukan. Ini membuktian peran lebah sebagai penyedia pangan dan nutrisi, dan lebah penyerbuk sebagai bagian dari jejaring ekosistem, yakni sangat penting baik di ekosistem pertanian maupun dalam ekosistem kehutanan,” jelas Prof. Rosichon.

Lebih lanjut, Prof. Rosichon menjelaskan bahwa interaksi antara tanaman dan serangga penyerbuk dan perubahan iklim adalah jaringan yang sangat kompleks dan masih belum dipahami. Sehingga dalam proses pengembangannya sangat diperlukan adanya berbagai penelitian terkait untuk dapat meningkatkan jumlah produksi dalam menghasilkan kebermanfaatan bagi kehidupan manusia dan alam.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama kurang lebih 150 peserta yang hadir secara hybrid. Kuliah umum berlangsung lancar dengan dipandu oleh Dr. Eddyman W. Ferial, S.Si., M.Si., selaku moderator. (*/dhs)

Editor : Supratman

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia

Skip to content