Berita Terbaru

UNIVERSITAS HASANUDDIN

Milad BKMT Unhas ke-24, Menguatkan Dakwah dan Aksi Sosial di Kampus

Milad ke-24 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Universitas Hasanuddin (Unhas) tidak sekedar menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum strategis menegaskan kembali peran majelis taklim dalam menjawab tantangan sosial dan spiritual di lingkungan kampus.

Mengusung tema “Berdayakan Umat, Membangun Negeri”, peringatan ini menunjukkan bagaimana ruang-ruang keagamaan di perguruan tinggi dapat bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Selama 24 tahun pengabdian, BKMT Unhas konsisten menjadi wadah pembinaan keagamaan yang tidak hanya berfokus pada aktivitas kajian, tetapi juga melahirkan berbagai program sosial yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Momentum milad ini sekaligus menjadi ruang refleksi dan evaluasi atas kontribusi organisasi dalam membangun kesadaran kolektif sivitas akademika terhadap nilai-nilai keislaman yang inklusif dan transformatif.

Ketua Panitia, Kumalasari Adi Maulana, dalam laporannya menyampaikan, perjalanan panjang BKMT telah melahirkan beragam kolaborasi yang menggerakkan kepedulian sosial di lingkungan kampus. Menurutnya, BKMT hadir sebagai pilar pemberdayaan umat yang secara konsisten merespons kebutuhan masyarakat.

“Komitmen kami tidak hanya terletak pada kesinambungan kegiatan, tetapi juga pada kualitas dampak yang dihasilkan. Dari majelis ini, kami berharap lahir kontribusi nyata bagi umat,” jelas Kumalasari.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua BKMT Unhas, Hj. Eminita Muskarini Sumbangan Baja menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan dakwah di tengah dinamika kehidupan akademik. Dirinya menggambarkan BKMT sebagai oase spiritual yang memberi keseimbangan bagi sivitas akademika.

“Majelis taklim tidak boleh hanya berhenti di ruang kajian. Kita harus melangkah lebih jauh, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Eminita juga menambahkan bahwa pemberdayaan umat harus dimulai dari penguatan kualitas individu. Pembentukan pribadi yang cerdas, tangguh, dan berakhlak karimah dinilai menjadi fondasi utama dalam mendorong perubahan sosial yang berkelanjutan.

Momentum milad ke-24 ini dimaknai sebagai titik tolak untuk meningkatkan produktivitas organisasi. BKMT diharapkan mampu menghadirkan program yang lebih inovatif, adaptif, serta relevan dengan kebutuhan umat di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan resmi dibuka oleh Sekretaris Unhas, Prof. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil., Ph.D., yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai pondasi kebersamaan. Prof Sumbangan menegaskan, esensi utama kegiatan ini adalah membangun kualitas manusia sekaligus menjaga keutuhan keluarga besar kampus.

“Silaturahmi harus terus dijaga, tetapi yang paling utama adalah bagaimana kita membangun manusia dan menjaga keutuhan keluarga besar Unhas,” jelas Prof Sumbangan.

Sebagai penutup, ceramah yang disampaikan oleh Ustaz H. Muchsin Ramlan, S.Pd.I., M.M., yang mengingatkan setiap individu memiliki ujian masing-masing dalam kehidupannya. Dirinya menyoroti kecenderungan manusia yang kerap sibuk mencari kekurangan orang lain sebagai kelemahan yang perlu dihindari.

“Setiap orang memiliki ujian masing-masing. Kelemahan kita adalah seringkali sibuk mencari kekurangan orang lain, padahal yang perlu diperbaiki adalah diri sendiri,” pesannya.

Kegiatan ini berlangsung di Aula LPPM, Kampus Unhas Tamalanrea, Selasa (05/05). Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Hj. Hartati Tamti Jamaluddin Jompa yang juga merupakan penasehat BKMT Unhas, sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan peran BKMT dalam memperkuat nilai keagamaan dan sosial di lingkungan kampus. (*/mir)

Editor : Ishaq Rahman

Perayaan Milad ke-24 BKMT Universitas Hasanuddin

Pria berjas berbicara di podium resmi
Kelompok perempuan berhijab putih di aula resmi
Tim Shalawat BKMT Unhas tampil di panggung

Berita terkait :

Share berita :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

This post is also available in: Indonesia